• Hubungi Kami
  • Iklan
  • Karier
  • Pedoman Pemberitaan
  • Sample Page
  • Tentang Kami
  • Tim Kami
  • Visualizer Demo Page
Dataloka.id
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Dataloka.id
No Result
View All Result
Home Humaniora

512 Santri Sidoarjo Diduga Keracunan MBG, Jawa Tengah Punya Porsi Terbesar

BGN menyebut 512 santri terdampak dugaan keracunan MBG di Sidoarjo. Berdasarkan pemantauan JPPI hingga awal Agustus 2026, Jawa Tengah menyumbang 34% korban nasional.

Raka Maheswara by Raka Maheswara
2 September 2026
in Humaniora
0
512 Santri Sidoarjo Diduga Keracunan MBG, Jawa Tengah Punya Porsi Terbesar

Berdasarkan pemantauan JPPI hingga awal Agustus 2026, Jawa Tengah menyumbang 34% korban nasional. (Sumber: BGN)

592
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kasus dugaan keracunan yang berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi. Badan Gizi Nasional (BGN) menyebut sebanyak 512 santri terdampak insiden keamanan pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Talang Angin, Kalitengah, Sidoarjo, Jawa Timur.

Berdasarkan perkembangan yang disampaikan BGN pada Rabu, 2 September 2026, sebanyak 80 korban masih menjalani perawatan. Sementara itu, 312 orang telah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan meninggalkan rumah sakit, sedangkan 120 lainnya masih dalam observasi.

BGN kemudian menjatuhkan suspensi berat selama 30 hari terhadap SPPG Talang Angin. Lembaga tersebut juga mengusulkan pencopotan dan penggantian kepala SPPG sembari menyelidiki penyebab insiden bersama dinas kesehatan.

Kasus Sidoarjo menambah panjang rangkaian dugaan keracunan dalam pelaksanaan MBG. Berdasarkan pemantauan Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), jumlah korban mencapai 40.759 orang sejak program berjalan pada 2025 hingga awal Agustus 2026.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 28.103 korban terjadi sepanjang 2025. Adapun korban yang dihimpun selama Januari hingga awal Agustus 2026 mencapai 12.656 orang. Keseluruhan kasus tersebut tersebar di 36 provinsi.

Jawa Tengah Punya Porsi Terbesar

Jawa Tengah menjadi provinsi dengan porsi korban dugaan keracunan MBG terbesar. Wilayah tersebut menyumbang sekitar 34% dari keseluruhan korban yang dipantau JPPI.

Posisi berikutnya ditempati Jawa Timur dengan porsi 18%, disusul Jawa Barat sebesar 9%. Ketiga provinsi di Pulau Jawa tersebut secara kumulatif menyumbang 61% korban nasional.

“Secara kumulatif, ketiga provinsi ini mencakup 61 persen dari seluruh kasus nasional, yang menunjukkan perlunya pengawasan ekstra ketat di wilayah padat penduduk tersebut,” kata Koordinator Nasional JPPI Ubaid Matraji dalam keterangannya pada 13 Agustus 2026.

Di luar ketiga wilayah tersebut, Kalimantan Barat dan Lampung masing-masing menyumbang 5% korban. DKI Jakarta berada di posisi selanjutnya dengan porsi sebesar 4%.

Sementara itu, gabungan provinsi lainnya menyumbang sekitar 25% korban. JPPI menyebut banyak provinsi dalam kelompok tersebut memiliki porsi di bawah 3%.

Rincian terbaru yang dipublikasikan JPPI hanya menyebutkan persentase enam provinsi dengan porsi terbesar. Lembaga tersebut tidak membuka jumlah korban secara terperinci untuk setiap provinsi.

Berdasarkan Pemantauan JPPI

Sebagai catatan, data tersebut bukan rekap resmi pemerintah, melainkan hasil pemantauan JPPI terhadap berbagai laporan dugaan keracunan yang berkaitan dengan pelaksanaan MBG.

Dalam penjelasan metodologinya, JPPI menyebut data bersumber dari laporan medis yang diverifikasi melalui catatan puskesmas, rumah sakit umum daerah, dan keterangan resmi dinas kesehatan di wilayah terdampak.

JPPI juga menggunakan tim pemantau di berbagai provinsi serta memasukkan pemberitaan media yang telah diverifikasi. Karena itu, angka tersebut menggambarkan kasus yang berhasil dihimpun melalui pemantauan, bukan keseluruhan kejadian yang mungkin berlangsung di lapangan.

Insiden yang menimpa santri di Sidoarjo belum termasuk dalam pemetaan tersebut karena terjadi pada 1 September 2026. Penambahan angka Sidoarjo secara langsung ke data JPPI juga berpotensi menghasilkan perbandingan yang tidak sepadan karena berbeda periode dan metode pembaruan. (RK/D-1)

Baca: Survei IPO: Hampir Seluruh Responden Mengenal Program MBG, Mayoritas Menyatakan Belum Puas

Source: JPPI
Tags: BGNMakan Bergizi GratisMBGPendidikan
Previous Post

7 Universitas dengan Jurusan Ilmu Komputer Terbaik di Indonesia Versi QS 2026, UI Nomor Satu

Next Post

9 Universitas dengan Jurusan Ekonomi Terbaik di Indonesia Versi QS 2026, UI Peringkat 180 Dunia

Raka Maheswara

Raka Maheswara

Editor di Dataloka.id - Bergabung sejak 21 Agustus 2024. Pencinta jurnalisme data yang senang mengolah angka menjadi narasi bermakna.

Next Post
9 Universitas dengan Jurusan Ekonomi Terbaik di Indonesia Versi QS 2026, UI Peringkat 180 Dunia

9 Universitas dengan Jurusan Ekonomi Terbaik di Indonesia Versi QS 2026, UI Peringkat 180 Dunia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Kekuatan dan Kelemahan 10 Kampus Terbaik Indonesia di THE WUR 2027
  • 10 Kampus Indonesia dengan Skor THE WUR 2027 Paling Seimbang, Unsri Teratas
  • Unair vs UI, Siapa Kampus Paling Internasional Versi THE WUR 2027?
  • TKA 2026 Mulai 26 Oktober, Durasi Matematika Naik Jadi 75 Menit
  • Daftar Gaji Data Analyst di Indonesia 2026, Jakarta Timur Tertinggi

Recent Comments

  1. Inflasi Sulut Tembus 7,59 Persen, Tertinggi se-Indonesia; Cabai, Tomat, dan Ikan Tude Jadi Pemicu - LENSA-INDO.COM on Inflasi Sulawesi Utara Tertinggi di Indonesia pada September 2026, Capai 7,59%
  2. UI dan UIN Sunan Kalijaga, Beda Kekuatan di THE WUR 2027 – Dataloka.id on 10 Kampus Indonesia dengan Skor Industri Tertinggi THE WUR 2027, UI Teratas
  3. Di 11 Provinsi, Rata-Rata Kuliah S1 Memakan Waktu 4,5 Tahun atau Lebih – Dataloka.id on 10 Provinsi dengan Kampus Terbanyak 2025, Jawa Barat Teratas tetapi Banten Pimpin Mahasiswa Baru
  4. Satu dari Tiga Lulusan Perguruan Tinggi 2025 Berasal dari PPG – Dataloka.id on Sekolah Tinggi Hampir Separuh Kampus Indonesia, tetapi Hanya Tampung 8,69% Mahasiswa
  5. Sekolah Tinggi Hampir Separuh Kampus Indonesia, tetapi Hanya Tampung 8,69% Mahasiswa – Dataloka.id on Jumlah Mahasiswa Baru Indonesia Capai 2,16 Juta pada 2025, Banten Terbanyak

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • FinTech
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Infografik
  • Politik
  • Uncategorized
  • Hubungi Kami
  • Iklan
  • Karier
  • Pedoman Pemberitaan
  • Sample Page
  • Tentang Kami
  • Tim Kami
  • Visualizer Demo Page

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Hubungi Kami
  • Iklan
  • Karier
  • Pedoman Pemberitaan
  • Sample Page
  • Tentang Kami
  • Tim Kami
  • Visualizer Demo Page

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.