Dataloka.id – Posisi universitas dalam Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2027 tidak berarti kampus tersebut unggul pada seluruh bidang. Perbandingan lima pilar justru memperlihatkan setiap perguruan tinggi Indonesia memiliki kekuatan dan titik relatif terendah yang berbeda.
Universitas Indonesia (UI), misalnya, paling kuat pada International Outlook dengan skor 69,2, tetapi memiliki skor terendah pada Research Environment sebesar 27,2. UIN Sunan Kalijaga memperlihatkan kesenjangan lebih lebar karena Research Quality mencapai 82,8, sedangkan Research Environment hanya 16,4.
Istilah kelemahan dalam artikel ini merujuk pada skor terendah di dalam profil masing-masing kampus. Sebutan itu tidak berarti sebuah universitas buruk secara keseluruhan atau lebih lemah daripada semua kampus lain pada pilar yang sama.
Kekuatan dan Titik Terendah Kampus
Tabel berikut mengikuti sepuluh nama pertama dalam data Indonesia THE WUR 2027. Kampus yang berada pada kelompok peringkat sama tidak memiliki posisi presisi karena THE menampilkan hasilnya dalam rentang.
| No. | Perguruan tinggi | Skor tertinggi | Pilar terkuat | Skor terendah | Pilar terendah |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Universitas Indonesia (UI) | 69,2 | International Outlook | 27,2 | Research Environment |
| 2 | UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta | 82,8 | Research Quality | 16,4 | Research Environment |
| 3 | Universitas Gadjah Mada (UGM) | 58,5 | Industry | 33,1 | Research Environment |
| 4 | Universitas Padjadjaran (Unpad) | 56,5 | International Outlook | 15,4 | Research Environment |
| 5 | Universitas Sebelas Maret (UNS) | 51,8 | Industry | 28,1 | Teaching |
| 6 | Universitas Airlangga (Unair) | 69,7 | International Outlook | 18,6 | Research Environment |
| 7 | UIN Maulana Malik Ibrahim Malang | 60,2 | Research Quality | 11,6 | Research Environment |
| 8 | BINUS University | 54,7 | Industry | 23,4 | Teaching |
| 9 | Universitas Diponegoro (Undip) | 49,0 | Industry | 22,0 | Research Environment |
| 10 | Institut Teknologi Bandung (ITB) | 60,5 | Industry | 23,2 | Research Environment |
Research Environment menjadi skor terendah pada delapan dari sepuluh kampus tersebut. Hanya UNS dan BINUS yang mempunyai titik relatif terendah pada Teaching.
Pada sisi lain, Industry menjadi pilar terkuat bagi lima kampus, yakni UGM, UNS, BINUS, Undip, dan ITB. International Outlook memimpin profil UI, Unpad, dan Unair, sedangkan dua UIN memiliki kekuatan terbesar pada Research Quality.
Mengapa Profil Kampus Bisa Timpang?
Kelima pilar mengukur bidang yang berbeda dan mempunyai bobot yang tidak sama. Research Quality berbobot 30 persen, Teaching 29,5 persen, Research Environment 29 persen, International Outlook 7,5 persen, dan Industry 4 persen.
Akibatnya, satu skor tinggi belum cukup untuk menentukan posisi keseluruhan. Sebuah kampus juga dapat memiliki dampak riset besar, tetapi belum ditopang pendapatan, reputasi, atau produktivitas riset yang setara dalam pilar Research Environment.
Bagi calon mahasiswa, profil ini membantu memperjelas pertanyaan sebelum memilih universitas. Minat pada riset, pengalaman internasional, atau hubungan industri perlu diteruskan dengan pemeriksaan pada tingkat program studi karena skor THE berlaku untuk institusi secara keseluruhan.
Metodologi THE WUR 2027
THE WUR 2027 menggunakan 17 indikator yang dikelompokkan ke dalam Teaching (29,5 persen), Research Environment (29 persen), Research Quality (30 persen), International Outlook (7,5 persen), dan Industry (4 persen). Artikel ini mengolah kampus Indonesia berstatus ranked, sedangkan perguruan tinggi berstatus reporter dikeluarkan karena tidak mempunyai skor pilar dan kelompok peringkat.
Skor tertinggi dan terendah ditentukan melalui perbandingan internal pada masing-masing kampus. Hasilnya tidak dimaksudkan sebagai penilaian mutu program studi maupun urutan baru di luar pemeringkatan THE. (RK/D-1)
10 Kampus Indonesia dengan Skor THE WUR 2027 Paling Seimbang, Unsri Teratas
