Universitas Indonesia (UI) menempati kelompok peringkat 651–700 dunia dalam Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2027. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berada di kelompok 801–1000, tetapi urutan tersebut belum menceritakan seluruh perbedaan kinerja kedua kampus.
Pada indikator kualitas riset atau research quality, UIN Sunan Kalijaga memperoleh skor 82,8, melampaui UI yang memiliki skor 44,7. Sebaliknya, UI berada di atas UIN pada lingkungan pengajaran, lingkungan riset, hubungan industri, dan wawasan internasional.
Perbandingan ini memperlihatkan bahwa kampus dengan peringkat keseluruhan lebih tinggi dapat memiliki skor lebih rendah pada bidang penilaian tertentu. Bagi calon mahasiswa, rincian indikator memberi konteks yang lebih berguna daripada sekadar membaca posisi kampus dalam daftar dunia.
Kualitas Riset Menjadi Pembeda
Dalam publikasi resminya pada 30 September 2026, UIN Sunan Kalijaga menyebut kualitas riset sebagai kekuatan utama dalam pemeringkatan tersebut. Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Sunan Kalijaga Abdul Qoyum mengaitkannya dengan kinerja publikasi ilmiah para dosen.
Selisih skor kualitas riset kedua kampus mencapai 38,1 poin berdasarkan penghitungan atas angka yang dipublikasikan. Meski demikian, selisih itu tidak dapat diterjemahkan menjadi pernyataan bahwa riset UIN hampir dua kali lebih baik karena skor pemeringkatan merupakan hasil pengolahan sejumlah ukuran.
Menurut metodologi THE, kualitas riset menggabungkan dampak sitasi, kekuatan riset, keunggulan riset, dan pengaruh riset. Penilaiannya juga memperhitungkan perbedaan pola sitasi antarbidang ilmu, sehingga ukuran ini perlu dibaca sesuai ruang lingkupnya.
| Indikator | Bobot | UI | UIN Sunan Kalijaga |
|---|---|---|---|
| Lingkungan pengajaran (Teaching) | 29,5% | 45,3 | 16,7 |
| Lingkungan riset (Research environment) | 29% | 27,2 | 16,4 |
| Kualitas riset (Research quality) | 30% | 44,7 | 82,8 |
| Wawasan internasional (International outlook) | 7,5% | 69,2 | 45,3 |
| Industri (Industry) | 4% | 63,7 | 18,3 |
Sumber tabel: publikasi resmi UI dan UIN Sunan Kalijaga; bobot mengacu pada metodologi THE WUR 2027. Skor indikator menggunakan skala 0–100.
UI Lebih Tinggi di Empat Indikator
Pada indikator industri, UI memperoleh 63,7, sedangkan UIN Sunan Kalijaga 18,3. Selisih 45,4 poin tersebut menjadi jarak terbesar antara kedua kampus dalam lima indikator yang dibandingkan.
Namun, indikator industri mengukur pendapatan riset dari industri dan paten yang mengutip penelitian universitas. Skornya tidak langsung menunjukkan persentase alumni yang diterima bekerja, sehingga pembaca membutuhkan tracer study untuk menilai hasil lulusan.
UI juga memiliki skor wawasan internasional 69,2, dibandingkan dengan UIN Sunan Kalijaga 45,3. Bidang ini menilai keterlibatan mahasiswa dan staf internasional serta kolaborasi penelitian lintas negara.
Perbedaan lain terlihat pada lingkungan pengajaran dan lingkungan riset. UI memperoleh masing-masing 45,3 dan 27,2, sementara UIN Sunan Kalijaga memiliki skor 16,7 dan 16,4 pada dua bidang yang sama.
Mengapa Peringkat Keseluruhan Berbeda?
Kelima indikator tidak memiliki bobot yang sama dalam penilaian akhir. Lingkungan pengajaran berbobot 29,5 persen, lingkungan riset 29 persen, kualitas riset 30 persen, wawasan internasional 7,5 persen, serta industri 4 persen.
Dengan susunan itu, keunggulan pada satu indikator belum menentukan posisi keseluruhan. Dalam perbandingan kedua kampus, keunggulan UIN pada kualitas riset berjalan bersama keunggulan UI pada empat bidang lainnya.
THE juga menyajikan posisi kedua universitas dalam rentang peringkat. Oleh karena itu, kelompok 651–700 tidak berarti UI memiliki posisi pasti ke-651, sebagaimana kelompok 801–1000 tidak menunjukkan satu nomor tunggal bagi UIN Sunan Kalijaga.
Membaca Peringkat sebelum Memilih Kampus
Bagi calon mahasiswa, data ini dapat menjadi pintu masuk untuk memeriksa kesempatan belajar dan riset yang tersedia. Pertanyaan lanjutannya ialah apakah kekuatan pada tingkat universitas tersebut juga terlihat pada program studi yang akan dipilih.
Mahasiswa yang tertarik pada penelitian dapat menelusuri tema riset dosen, laboratorium, dan kesempatan terlibat dalam proyek. Mereka yang ingin memperoleh pengalaman internasional dapat memeriksa program pertukaran dan persyaratan pesertanya, karena skor universitas tidak otomatis menjamin akses yang sama bagi setiap mahasiswa.
Pilihan akhirnya tetap perlu mempertemukan data pemeringkatan dengan kurikulum, akreditasi program studi, serta biaya pendidikan. Pada titik itu, perbedaan UI dan UIN Sunan Kalijaga menjadi informasi untuk menyusun pertanyaan yang lebih tepat tentang pengalaman kuliah yang dicari.(NKR/D-1)
Baca : 10 Kampus Indonesia dengan Skor Industri Tertinggi THE WUR 2027, UI Teratas
Ikuti Channel WhatsApp Dataloka.id untuk mendapatkan informasi berbasis data, statistik terbaru, dan insight mengenai berbagai isu di Indonesia.
Bergabung di sini:
https://whatsapp.com/channel/0029VaplAbq1noz8ZsizkH2R













