Dataloka.id — Banyaknya perguruan tinggi di suatu provinsi tidak selalu berbanding lurus dengan jumlah mahasiswa baru yang diterima. Jawa Barat, misalnya, memiliki kampus terbanyak di Indonesia pada 2025, tetapi jumlah mahasiswa barunya masih berada di bawah Banten dan Jawa Timur.
Berdasarkan Statistik Pendidikan Tinggi 2025 yang diterbitkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, terdapat 4.303 perguruan tinggi di Indonesia. Seluruh perguruan tinggi tersebut menerima 2.158.826 mahasiswa baru selama tahun tersebut.
Jawa Barat berada di posisi pertama dengan 596 perguruan tinggi atau setara 13,85% dari jumlah nasional. Namun, provinsi ini menempati posisi ketiga dalam jumlah mahasiswa baru, yakni sebanyak 238.786 orang.
Jawa Timur menyusul dengan 567 perguruan tinggi dan 269.698 mahasiswa baru. Posisi ketiga dan keempat berdasarkan jumlah kampus ditempati DKI Jakarta dan Jawa Tengah, masing-masing sebanyak 342 dan 339 lembaga.
Sementara itu, Banten hanya memiliki 148 perguruan tinggi atau berada di peringkat ketujuh. Meski demikian, jumlah mahasiswa barunya menjadi yang terbesar di Indonesia, yakni mencapai 340.300 orang atau 15,76% dari jumlah nasional.
| Peringkat Kampus | Provinsi | Jumlah Kampus | Mahasiswa Baru | Peringkat Mahasiswa Baru |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Jawa Barat | 596 | 238.786 | 3 |
| 2 | Jawa Timur | 567 | 269.698 | 2 |
| 3 | DKI Jakarta | 342 | 184.748 | 4 |
| 4 | Jawa Tengah | 339 | 184.164 | 5 |
| 5 | Sumatera Utara | 294 | 106.406 | 6 |
| 6 | Sulawesi Selatan | 221 | 99.027 | 7 |
| 7 | Banten | 148 | 340.300 | 1 |
| 8 | DI Yogyakarta | 132 | 98.610 | 8 |
| 9 | Aceh | 123 | 49.001 | 10 |
| 10 | Sumatera Selatan | 117 | 40.980 | 13 |
Kampus Banyak Belum Tentu Menarik Lebih Banyak Mahasiswa
Perbedaan peringkat tersebut menunjukkan bahwa jumlah lembaga tidak dapat digunakan sendirian untuk mengukur daya tarik suatu provinsi sebagai tujuan kuliah. Skala perguruan tinggi, daya tampung, program studi, model pembelajaran, dan jangkauan penerimaan mahasiswa dapat berbeda antara satu lembaga dan lembaga lainnya.
Banten menjadi contoh paling menonjol. Dengan jumlah kampus sekitar seperempat dari Jawa Barat, provinsi tersebut menerima mahasiswa baru sekitar 42,52% lebih banyak dibandingkan Jawa Barat.
DI Yogyakarta juga memperlihatkan pola serupa. Jumlah kampusnya hanya berada di posisi kedelapan, tetapi jumlah mahasiswa barunya tetap masuk delapan besar nasional dengan 98.610 orang.
Sebaliknya, Sumatera Selatan berada di posisi kesepuluh berdasarkan jumlah kampus, tetapi hanya menempati peringkat ke-13 dalam jumlah mahasiswa baru. Perbedaan ini memperlihatkan bahwa pertumbuhan lembaga perlu dibaca bersama dengan skala dan daya tarik masing-masing perguruan tinggi. (NKR/D-1)
Baca: Jurusan Paling Diminati SNBT 2026, Kampusnya Punya Peringkat Dunia Berapa?














Comments 1