• Hubungi Kami
  • Iklan
  • Karier
  • Pedoman Pemberitaan
  • Sample Page
  • Tentang Kami
  • Tim Kami
  • Visualizer Demo Page
Dataloka.id
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Dataloka.id
No Result
View All Result
Home Humaniora

10 Kampus Kuda Hitam di THE WUR 2027, Unggul pada Indikator Tertentu

Sejumlah kampus Indonesia yang berada di kelompok peringkat bawah mampu menembus sepuluh besar nasional pada pilar tertentu dalam THE WUR 2027. UMS, UMY, Universitas Mataram, hingga Trisakti menjadi beberapa contohnya.

Raka Maheswara by Raka Maheswara
21 October 2026
in Humaniora
0
10 Kampus Kuda Hitam di THE WUR 2027, Unggul pada Indikator Tertentu

Peringkat keseluruhan yang lebih rendah tidak menghalangi sejumlah kampus Indonesia unggul pada salah satu pilar THE WUR 2027. (Sumber: UMS)

729
SHARES
4.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dataloka.id – Peringkat keseluruhan tidak selalu menggambarkan seluruh kekuatan sebuah universitas. Dalam Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2027, sejumlah kampus Indonesia dari kelompok 1.401–1.600 hingga 2.001+ justru masuk sepuluh besar nasional pada pilar tertentu.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), misalnya, berada pada kelompok 1.401–1.600 dunia. Namun, skor Research Quality sebesar 57,3 menempatkannya di urutan ketiga nasional, hanya di bawah UIN Sunan Kalijaga dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Pola serupa terlihat pada Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Kampus yang berada di kelompok 1.801–2.000 itu menempati posisi keempat nasional pada International Outlook dengan skor 56,3.

Kampus yang Menonjol pada Satu Pilar

Istilah kuda hitam dalam artikel ini digunakan untuk kampus yang posisi keseluruhannya berada pada kelompok 1.401–1.600 atau lebih rendah, tetapi masuk sepuluh besar Indonesia pada setidaknya satu pilar. Posisi nasional pada tabel dihitung dari 42 kampus ranked yang memiliki skor lengkap.

No. Perguruan tinggi THE WUR 2027 Pilar menonjol Skor Posisi nasional
1 Institut Teknologi Bandung (ITB) 1.401–1.600 Industry 60,5 2
2 Universitas Muhammadiyah Surakarta 1.401–1.600 Research Quality 57,3 3
3 BINUS University 1.401–1.600 Research Environment 27,2 3
4 Universitas Mataram 1.601–1.800 Research Quality 54,4 4
5 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta 1.801–2.000 International Outlook 56,3 4
6 Universitas Ahmad Dahlan 1.601–1.800 Research Quality 49,8 5
7 Telkom University 1.601–1.800 International Outlook 55,9 5
8 Institut Teknologi Sepuluh Nopember 1.401–1.600 International Outlook 53,0 6
9 Universitas Andalas 1.801–2.000 Industry 46,5 7
10 Universitas Trisakti 2.001+ Teaching 27,3 9

ITB menghadirkan kontras paling tajam pada Industry. Meski berada dalam kelompok 1.401–1.600 secara keseluruhan, skor 60,5 menempatkannya di posisi kedua nasional, hanya di bawah UI.

Universitas Trisakti menjadi contoh dari kelompok paling bawah dalam daftar ranked. Skor Teaching sebesar 27,3 membuatnya berbagi posisi kesembilan nasional dengan Universitas Brawijaya, jauh lebih tinggi daripada kelompok peringkat keseluruhannya.

Mengapa Satu Pilar Bisa Berbeda Jauh?

Peringkat keseluruhan terbentuk dari lima pilar dengan bobot berbeda. Keunggulan pada Industry yang berbobot 4 persen atau International Outlook sebesar 7,5 persen belum tentu mampu mengimbangi skor rendah pada tiga pilar utama.

Daftar ini juga tidak dimaksudkan untuk menyusun peringkat baru. Tujuannya memperlihatkan bahwa kampus yang tertinggal secara keseluruhan dapat menawarkan kekuatan khusus yang relevan bagi kebutuhan mahasiswa, peneliti, atau mitra industri.

Pembaca tetap perlu memahami arti setiap indikator sebelum memilih kampus. Skor Industry, misalnya, mengukur pendapatan riset dari industri dan paten yang mengutip penelitian universitas, bukan tingkat penyerapan kerja lulusan.

Metodologi THE WUR 2027

THE WUR 2027 menggunakan 17 indikator yang dikelompokkan ke dalam Teaching (29,5 persen), Research Environment (29 persen), Research Quality (30 persen), International Outlook (7,5 persen), dan Industry (4 persen). Artikel ini mengolah 42 kampus Indonesia berstatus ranked, sedangkan perguruan tinggi berstatus reporter dikeluarkan karena tidak mempunyai skor pilar dan kelompok peringkat.

Sebutan kuda hitam dan posisi nasional per pilar merupakan hasil pengolahan Dataloka. Keduanya dipakai untuk menunjukkan kontras antara kelompok peringkat keseluruhan dan satu skor yang menonjol, bukan kategori resmi dari THE. (RK/D-1)

Baca: Kampus Swasta yang Mengalahkan PTN dalam Reputasi Perusahaan di Jurusan Tertentu, Ada BINUS

Source: THE WUR
Tags: AkademikIndonesiaIndustriKampusPendidikanPengajaranPeringkatRiset
Previous Post

Daftar Gaji Guru Swasta di Indonesia 2026, Kabupaten Bekasi Teratas

Next Post

10 Kampus Swasta Paling Internasional Versi THE WUR 2027, UMY Teratas

Raka Maheswara

Raka Maheswara

Editor di Dataloka.id - Bergabung sejak 21 Agustus 2024. Pencinta jurnalisme data yang senang mengolah angka menjadi narasi bermakna.

Next Post
10 Kampus Swasta Paling Internasional Versi THE WUR 2027, UMY Teratas

10 Kampus Swasta Paling Internasional Versi THE WUR 2027, UMY Teratas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Kekuatan dan Kelemahan 10 Kampus Terbaik Indonesia di THE WUR 2027
  • 10 Kampus Indonesia dengan Skor THE WUR 2027 Paling Seimbang, Unsri Teratas
  • Unair vs UI, Siapa Kampus Paling Internasional Versi THE WUR 2027?
  • TKA 2026 Mulai 26 Oktober, Durasi Matematika Naik Jadi 75 Menit
  • Daftar Gaji Data Analyst di Indonesia 2026, Jakarta Timur Tertinggi

Recent Comments

  1. Inflasi Sulut Tembus 7,59 Persen, Tertinggi se-Indonesia; Cabai, Tomat, dan Ikan Tude Jadi Pemicu - LENSA-INDO.COM on Inflasi Sulawesi Utara Tertinggi di Indonesia pada September 2026, Capai 7,59%
  2. UI dan UIN Sunan Kalijaga, Beda Kekuatan di THE WUR 2027 – Dataloka.id on 10 Kampus Indonesia dengan Skor Industri Tertinggi THE WUR 2027, UI Teratas
  3. Di 11 Provinsi, Rata-Rata Kuliah S1 Memakan Waktu 4,5 Tahun atau Lebih – Dataloka.id on 10 Provinsi dengan Kampus Terbanyak 2025, Jawa Barat Teratas tetapi Banten Pimpin Mahasiswa Baru
  4. Satu dari Tiga Lulusan Perguruan Tinggi 2025 Berasal dari PPG – Dataloka.id on Sekolah Tinggi Hampir Separuh Kampus Indonesia, tetapi Hanya Tampung 8,69% Mahasiswa
  5. Sekolah Tinggi Hampir Separuh Kampus Indonesia, tetapi Hanya Tampung 8,69% Mahasiswa – Dataloka.id on Jumlah Mahasiswa Baru Indonesia Capai 2,16 Juta pada 2025, Banten Terbanyak

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • FinTech
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Infografik
  • Politik
  • Uncategorized
  • Hubungi Kami
  • Iklan
  • Karier
  • Pedoman Pemberitaan
  • Sample Page
  • Tentang Kami
  • Tim Kami
  • Visualizer Demo Page

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Hubungi Kami
  • Iklan
  • Karier
  • Pedoman Pemberitaan
  • Sample Page
  • Tentang Kami
  • Tim Kami
  • Visualizer Demo Page

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.