Apakah nilai Tes Kemampuan Akademik atau TKA menjadi syarat Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2027? Pertanyaan ini mulai banyak diajukan siswa kelas XII yang ingin masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi.
Hingga akhir Agustus 2026, ketentuan resmi SNBP 2027 belum diumumkan oleh panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB). Oleh karena itu, belum dapat dipastikan apakah seluruh aturan SNBP 2026 akan diterapkan kembali tanpa perubahan pada seleksi tahun berikutnya.
Meski demikian, arah kebijakan yang berlaku menunjukkan bahwa nilai TKA memiliki peran penting dalam SNBP. Dalam ketentuan SNBP 2026, siswa yang mendaftar diwajibkan mempunyai nilai TKA dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Kemendikdasmen juga menjelaskan bahwa hasil TKA siswa SMA, MA, dan SMK dapat digunakan sebagai bahan untuk memvalidasi nilai rapor dalam SNBP. Dengan demikian, siswa yang berencana mengikuti SNBP 2027 sangat disarankan mengikuti TKA 2026 sambil menunggu ketentuan resmi terbaru.
Apakah Nilai TKA Wajib untuk SNBP 2027?
Jawaban singkatnya, belum ada ketentuan resmi SNBP 2027 yang menyatakan nilai TKA sebagai syarat wajib. Panitia SNPMB masih menampilkan informasi dan jadwal seleksi tahun 2026 di laman resminya.
Namun, pada SNBP 2026, salah satu ketentuan umum bagi peserta adalah mempunyai nilai TKA Kemendikdasmen. Persyaratan tersebut tercantum dalam laman resmi SNPMB.
Jika ketentuan yang sama dilanjutkan pada SNBP 2027, siswa yang tidak mengikuti TKA 2026 berpotensi tidak memenuhi salah satu persyaratan pendaftaran. Karena itu, mengikuti TKA menjadi langkah yang paling aman bagi siswa yang menargetkan jalur SNBP 2027.
Kepastian mengenai persyaratan, jadwal, kuota sekolah, dan mekanisme penilaian tetap harus menunggu peluncuran resmi SNPMB 2027.
Apa Fungsi Nilai TKA dalam SNBP?
Nilai TKA berfungsi sebagai validator atau pembanding nilai rapor siswa. Tes ini menyediakan hasil pengukuran akademik yang terstandar secara nasional di tengah perbedaan standar penilaian antarsekolah.
Menurut Kemendikdasmen, TKA diselenggarakan untuk memberikan gambaran capaian akademik siswa secara objektif dan terstandar. Hasilnya dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam seleksi menuju jenjang pendidikan berikutnya, termasuk SNBP.
Meski demikian, TKA tidak menggantikan nilai rapor. SNBP tetap merupakan jalur penerimaan mahasiswa berdasarkan penelusuran prestasi akademik dan nonakademik siswa.
Dalam ketentuan SNBP 2026, sedikitnya 50 persen komponen seleksi berasal dari nilai rapor seluruh mata pelajaran. Komponen lainnya berasal dari nilai maksimal dua mata pelajaran pendukung program studi, portofolio, dan/atau prestasi. Komposisi akhirnya ditentukan oleh masing-masing perguruan tinggi negeri.
Baca: 10 Universitas Terbaik Dunia untuk Jurusan Data Science dan AI Versi QS 2026, Ada Indonesia?
Apakah Nilai TKA Menentukan Kelulusan SNBP?
Nilai TKA bukan satu-satunya penentu kelulusan SNBP. Tes tersebut digunakan untuk membantu memvalidasi capaian akademik yang tercantum dalam rapor siswa.
Hingga kini, belum terdapat ketentuan resmi yang menetapkan nilai minimum TKA untuk mendaftar atau dinyatakan lulus SNBP 2027. Bobot khusus nilai TKA dalam proses seleksi tahun tersebut juga belum diumumkan.
Peluang siswa diterima tetap dipengaruhi oleh nilai rapor, prestasi, mata pelajaran pendukung program studi, portofolio untuk bidang tertentu, daya tampung, serta tingkat persaingan di program studi tujuan.
Artinya, memperoleh nilai TKA tinggi tidak otomatis membuat siswa diterima melalui SNBP. Sebaliknya, hasil TKA dapat menjadi salah satu informasi yang digunakan untuk menilai konsistensi capaian akademik siswa.
TKA Bersifat Tidak Wajib, Mengapa Dibutuhkan untuk SNBP?
Secara umum, TKA bersifat tidak wajib bagi seluruh siswa. Hasil TKA juga tidak menentukan kelulusan dari SMA, MA, atau SMK. Kelulusan tetap ditentukan oleh masing-masing satuan pendidikan.
Namun, sifat tidak wajib tersebut berlaku dalam konteks kelulusan sekolah dan keikutsertaan seluruh siswa. Jalur seleksi tertentu dapat menetapkan kepemilikan nilai TKA sebagai salah satu persyaratan.
Karena SNBP 2026 mensyaratkan siswa mempunyai nilai TKA, tes tersebut pada praktiknya perlu diikuti oleh siswa yang ingin mendaftar melalui jalur SNBP. Kondisi serupa berpeluang berlaku pada SNBP 2027, meskipun kepastiannya masih menunggu pengumuman resmi.
Baca: 7 Universitas Terbaik di Indonesia untuk Jurusan Kedokteran Versi QS 2026, UI Teratas
Siapa yang Perlu Mengikuti TKA 2026?
TKA 2026 jenjang pendidikan menengah dapat diikuti oleh siswa SMA, MA, dan sederajat kelas XII. Siswa SMK atau MAK kelas XII serta kelas XIII untuk program empat tahun juga dapat mengikuti tes tersebut.
Siswa yang menargetkan SNBP 2027 menjadi kelompok yang paling perlu mempertimbangkan keikutsertaan dalam TKA 2026. Hasil tes juga dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam seleksi mandiri PTN atau penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi swasta, tergantung kebijakan masing-masing kampus.
TKA SMA dan sederajat mengujikan lima mata pelajaran, yakni:
- Bahasa Indonesia;
- Matematika;
- Bahasa Inggris; dan
- Dua mata pelajaran pilihan.
Siswa yang ingin mengikuti SNBP disarankan memilih mata pelajaran TKA yang relevan dengan program studi tujuan. Kemendikdasmen menyediakan 19 mata pelajaran pilihan, antara lain Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Sosiologi, Geografi, Sejarah, serta sejumlah bahasa asing.
Jadwal TKA SMA dan SMK 2026
Berikut jadwal TKA 2026 untuk siswa SMA, MA, SMK, dan sederajat berdasarkan informasi Rumah Pendidikan Kemendikdasmen:
- Pendaftaran: 27 Juli–27 September 2026
- Simulasi: 21–27 September 2026
- Gladi bersih: 5–18 Oktober 2026
- Pelaksanaan utama: 26 Oktober–8 November 2026
- Pelaksanaan susulan: 16–29 November 2026
- Pengumuman hasil: 23 Desember 2026
Pendaftaran peserta TKA dilakukan melalui satuan pendidikan. Siswa perlu berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk memastikan data peserta, mata pelajaran pilihan, dan jadwal pelaksanaan telah sesuai.
Kesimpulan
Ketentuan resmi mengenai penggunaan nilai TKA dalam SNBP 2027 belum diumumkan. Namun, nilai TKA menjadi salah satu persyaratan dalam SNBP 2026 dan digunakan sebagai bahan untuk memvalidasi nilai rapor.
Oleh karena itu, siswa kelas XII yang ingin mendaftar SNBP 2027 sebaiknya mengikuti TKA 2026. Langkah tersebut dapat mencegah siswa kehilangan kesempatan mengikuti jalur prestasi apabila nilai TKA kembali ditetapkan sebagai syarat.
Siswa dan sekolah tetap perlu memantau pengumuman terbaru melalui laman resmi SNPMB dan Kemendikdasmen karena ketentuan seleksi dapat mengalami perubahan. (RK/D-1)
Baca: 10 Kampus Indonesia dengan Reputasi Terbaik di Mata Perusahaan Versi QS 2027, UI Teratas
Pertanyaan Umum tentang TKA dan SNBP 2027
Apakah TKA wajib bagi semua siswa?
Tidak. TKA bersifat tidak wajib dan tidak menentukan kelulusan sekolah. Namun, nilai TKA dapat dipersyaratkan untuk mengikuti jalur seleksi tertentu, termasuk SNBP.
Apakah siswa bisa mendaftar SNBP 2027 tanpa nilai TKA?
Belum dapat dipastikan karena ketentuan SNBP 2027 belum diumumkan. Pada SNBP 2026, siswa diwajibkan mempunyai nilai TKA.
Apakah nilai TKA menggantikan nilai rapor?
Tidak. Nilai TKA berfungsi sebagai validator, sedangkan rapor tetap menjadi komponen utama dalam seleksi SNBP.
Apakah TKA sama dengan UTBK?
Tidak. TKA digunakan untuk mengukur capaian akademik siswa dan dapat mendukung seleksi berbasis prestasi. Sementara itu, UTBK merupakan ujian yang digunakan dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes atau SNBT.
Baca:Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027, UI Peringkat Pertama













