Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk siswa SMA/MA/SMK dan sederajat masih dibuka hingga 27 September 2026. Bagi siswa kelas akhir yang berencana mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), pemilihan dua mata pelajaran TKA tidak sebaiknya dilakukan sembarangan.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meminta siswa yang ingin mengikuti SNBP mencocokkan mata pelajaran pilihan TKA dengan program studi yang dituju. Acuannya adalah Keputusan Mendikdasmen Nomor 102/M/2025 tentang Mata Pelajaran Pendukung Program Studi dalam SNBP.
Aturan tersebut penting bagi siswa yang membidik program studi populer seperti Akuntansi, Informatika, Bisnis, hingga Farmasi. Setiap kelompok program studi memiliki mata pelajaran pendukung yang berbeda.
Untuk siswa dengan Kurikulum Merdeka, misalnya, Ekonomi menjadi mata pelajaran pendukung Akuntansi, sedangkan kelompok Komputer atau Informatika menggunakan Matematika Tingkat Lanjut. Farmasi memiliki pilihan Biologi dan/atau Kimia.
Namun, mapel yang sesuai dengan program studi bukan satu-satunya pertimbangan. Kemendikdasmen menekankan bahwa siswa sebaiknya memilih mata pelajaran yang pernah dipelajari dan tercatat dalam rapor, karena hasil TKA digunakan sebagai validator capaian rapor dalam SNBP.
Mapel TKA untuk Akuntansi, Informatika, Bisnis, dan Farmasi
Berikut mata pelajaran pendukung untuk empat kelompok program studi tersebut berdasarkan Kepmendikdasmen Nomor 102/M/2025, khususnya untuk siswa Kurikulum Merdeka.
| Program Studi Tujuan | Mata Pelajaran Pendukung | Mapel TKA yang Perlu Dipertimbangkan |
|---|---|---|
| Akuntansi | Ekonomi | Ekonomi |
| Informatika/Komputer | Matematika Tingkat Lanjut | Matematika Lanjutan |
| Bisnis/Administrasi Bisnis | Ekonomi | Ekonomi |
| Farmasi | Biologi dan/atau Kimia | Biologi dan/atau Kimia |
Sumber: Kepmendikdasmen Nomor 102/M/2025 dan Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen.
Catatan penting, siswa SMA/MA dan sederajat mengikuti TKA dengan tiga mata pelajaran utama, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris, ditambah dua mata pelajaran pilihan.
Karena itu, tabel di atas tidak berarti siswa hanya mengikuti satu mata pelajaran tersebut. Jika program studi tujuan hanya memiliki satu mata pelajaran pendukung, Kemendikdasmen menyebut siswa perlu memilih mapel tersebut dan kemudian menambahkan satu mata pelajaran lain dari daftar pilihan TKA.
Mau Masuk Akuntansi? Pertimbangkan Ekonomi
Bagi siswa yang ingin memilih Akuntansi, mata pelajaran yang perlu diperhatikan adalah Ekonomi. Dalam Kepmendikdasmen Nomor 102/M/2025, kelompok program studi Ilmu atau Sains Akuntansi menggunakan Ekonomi sebagai mata pelajaran pendukung untuk siswa Kurikulum Merdeka.
Artinya, calon mahasiswa Akuntansi yang mengikuti TKA dapat mempertimbangkan Ekonomi sebagai salah satu dari dua mata pelajaran pilihan. Namun, karena TKA meminta dua mapel pilihan, siswa tetap perlu menentukan satu mata pelajaran lainnya.
Kemendikdasmen memberikan prinsip bahwa jika sebuah program studi hanya mencantumkan satu mata pelajaran pendukung, siswa mengambil mata pelajaran tersebut kemudian menambahkan satu mapel lain dari daftar 19 mata pelajaran pilihan TKA.
Pemilihannya tidak sebaiknya sekadar mencari mata pelajaran yang dianggap mudah. Pemerintah menyarankan siswa mempertimbangkan mapel yang pernah dipelajari, tercantum dalam rapor, dan paling dikuasai.
Informatika Bukan Mapel Pilihan TKA
Kondisinya sedikit berbeda bagi siswa yang ingin mengambil Informatika atau bidang Komputer. Meski nama program studinya Informatika, Informatika justru tidak termasuk dalam daftar mata pelajaran pilihan TKA untuk SMA/MA/sederajat.
Kepmendikdasmen Nomor 102/M/2025 menempatkan kelompok program studi Komputer dengan mata pelajaran pendukung Matematika Tingkat Lanjut pada Kurikulum Merdeka. Pusat Informasi Kemendikdasmen juga menegaskan bahwa Informatika bukan mata pelajaran pilihan dalam TKA.
Dengan demikian, siswa yang ingin masuk program studi seperti Informatika atau Ilmu Komputer perlu mempertimbangkan Matematika Lanjutan, bukan mencari pilihan TKA bernama Informatika.
Jika Matematika Tingkat Lanjut menjadi satu-satunya mata pelajaran pendukung program studi tujuan, siswa tetap harus memilih satu mata pelajaran TKA lainnya.
Mau Masuk Bisnis? Ekonomi Jadi Mapel Pendukung
Ekonomi juga relevan bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan pada bidang Bisnis atau Administrasi Bisnis. Dalam pemetaan Kepmendikdasmen Nomor 102/M/2025, kelompok Administrasi Bisnis menggunakan Ekonomi sebagai mata pelajaran pendukung untuk Kurikulum Merdeka.
Pemetaan yang sama juga menempatkan Ekonomi sebagai mapel pendukung kelompok Akuntansi dan Manajemen.
Karena itu, calon mahasiswa yang membidik bidang bisnis perlu mempertimbangkan Ekonomi ketika menentukan pilihan TKA.
Meski demikian, siswa tetap perlu mencermati nama dan kelompok program studi yang sebenarnya dipilih.
Program bernama Bisnis Digital, misalnya, belum tentu otomatis diperlakukan identik dengan Administrasi Bisnis oleh setiap PTN. Calon peserta perlu mencocokkan program studi tujuan dengan kelompok program studi dalam ketentuan resmi serta persyaratan yang dicantumkan perguruan tinggi.
Farmasi Bisa Biologi atau Kimia
Pilihan lebih fleksibel tersedia bagi calon mahasiswa Farmasi. Kepmendikdasmen menetapkan Biologi dan/atau Kimia sebagai mata pelajaran pendukung program studi Farmasi pada Kurikulum Merdeka. Artinya, Biologi maupun Kimia relevan dengan program studi tersebut.
Jika kedua mata pelajaran tersebut pernah dipelajari dan tercantum dalam rapor, siswa yang menargetkan Farmasi dapat mempertimbangkan kombinasi Biologi dan Kimia sebagai dua mapel pilihan TKA.
Pilihan itu juga sesuai dengan penjelasan Kemendikdasmen bahwa pemilihan mapel TKA perlu diselaraskan dengan program studi tujuan dan riwayat pembelajaran siswa di sekolah.
Sebaliknya, calon mahasiswa Farmasi yang tidak memiliki Biologi maupun Kimia dalam rapornya perlu lebih berhati-hati.
Kemendikdasmen memberi contoh bahwa TKA akan lebih bermakna sebagai validator jika mata pelajaran yang diujikan memiliki keterkaitan dengan capaian yang memang tercatat dalam rapor.
Jangan Pilih Mapel yang Tidak Ada di Rapor
Ini menjadi salah satu ketentuan terpenting. Siswa memang memiliki kebebasan menentukan dua mata pelajaran pilihan TKA. Pilihan tersebut juga boleh lintas rumpun.
Misalnya, seorang siswa dapat memilih Fisika dan Ekonomi jika keduanya memang pernah dipelajari dan relevan dengan program studi tujuan.
Namun, Kemendikdasmen tidak menyarankan siswa mengambil mata pelajaran yang tidak pernah dipelajari di sekolah. Alasannya, hasil TKA digunakan untuk membantu memvalidasi nilai rapor.
Jika mata pelajaran tersebut tidak ada dalam rapor, tidak tersedia capaian pembelajaran yang dapat dibandingkan dengan hasil TKA.
Karena itu, pemerintah memberikan empat langkah dalam memilih mapel TKA bagi calon peserta SNBP.
- Pertama, cek rapor dan prioritaskan mata pelajaran yang memang pernah ditempuh.
- Kedua, cocokkan dengan program studi tujuan menggunakan Kepmendikdasmen Nomor 102/M/2025.
- Ketiga, pertimbangkan mata pelajaran yang paling dikuasai.
- Keempat, jika belum yakin dengan prodi tujuan, pilih mapel yang kuat dalam rapor dan dapat mendukung lebih banyak alternatif program studi.
Ada 19 Mata Pelajaran Pilihan TKA
Untuk siswa SMA/MA/Paket C dan sederajat, Kemendikdasmen menyediakan 19 mata pelajaran pilihan TKA.
Daftarnya meliputi:
- Matematika Lanjutan
- Bahasa Indonesia Lanjutan
- Bahasa Inggris Lanjutan
- Fisika
- Kimia
- Biologi
- Ekonomi
- Sosiologi
- Geografi
- Sejarah
- Antropologi
- PPKn/Pendidikan Pancasila
- Bahasa Arab
- Bahasa Jerman
- Bahasa Prancis
- Bahasa Jepang
- Bahasa Korea
- Bahasa Mandarin
- Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan
Siswa memilih dua mata pelajaran dari daftar tersebut sesuai ketentuan TKA.
TKA SMA/MA/SMK dan sederajat 2026 dijadwalkan berlangsung dalam dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung 26–29 Oktober 2026, sedangkan gelombang kedua pada 2–5 November 2026.
Bagaimana TKA Digunakan dalam SNBP?
TKA tidak menggantikan nilai rapor. Kemendikdasmen menjelaskan bahwa hasil TKA digunakan sebagai validator rapor dalam SNBP, antara lain untuk memberikan ukuran capaian akademik yang lebih terstandar antarsekolah.
Dalam ketentuan SNBP 2026, siswa yang mendaftar juga diwajibkan memiliki nilai TKA Kemendikdasmen. Sementara itu, mekanisme SNBP tetap memberikan bobot sedikitnya 50 persen pada rata-rata nilai rapor seluruh mata pelajaran.
Komponen kedua dapat menggunakan nilai rapor dari paling banyak dua mata pelajaran pendukung program studi, prestasi, dan/atau portofolio dengan bobot maksimal 50 persen. Besaran akhirnya ditentukan masing-masing PTN.
Per 24 September 2026, laman resmi SNPMB masih menampilkan ketentuan rinci untuk siklus 2026. Karena itu, calon peserta SNBP 2027 tetap perlu mencermati pengumuman resmi SNPMB berikutnya apabila terdapat perubahan ketentuan.
Namun, untuk pemilihan mapel TKA 2026, Kemendikdasmen saat ini masih mengarahkan siswa pada Kepmendikdasmen Nomor 102/M/2025 sebagai rujukan program studi dan mata pelajaran pendukungnya.
Ringkasannya, Pilih Mapel TKA Apa?
Bagi siswa Kurikulum Merdeka yang membidik empat bidang tersebut, gambaran sederhananya sebagai berikut:
- Akuntansi → Ekonomi
- Informatika/Komputer → Matematika Lanjutan
- Bisnis/Administrasi Bisnis → Ekonomi
- Farmasi → Biologi dan/atau Kimia
Namun, pemilihan akhirnya harus mempertimbangkan mapel yang tercatat di rapor, program studi tujuan, serta mata pelajaran yang paling dikuasai siswa.
Dengan demikian, memilih mapel TKA bukan sekadar menentukan mata pelajaran ujian, tetapi juga perlu diselaraskan sejak awal dengan pilihan program studi dalam SNBP. (IMR/D-1)
FAQ
Mapel TKA apa untuk masuk Akuntansi?
Untuk siswa Kurikulum Merdeka, Ekonomi menjadi mata pelajaran pendukung kelompok program studi Akuntansi berdasarkan Kepmendikdasmen Nomor 102/M/2025.
Mapel TKA apa untuk Informatika?
Program studi kelompok Komputer atau Informatika menggunakan Matematika Tingkat Lanjut sebagai mata pelajaran pendukung pada Kurikulum Merdeka. Informatika sendiri tidak termasuk dalam daftar mapel pilihan TKA.
Mapel TKA apa untuk Bisnis?
Untuk kelompok Administrasi Bisnis pada Kurikulum Merdeka, mata pelajaran pendukungnya adalah Ekonomi.
Mapel TKA apa untuk Farmasi?
Farmasi memiliki mata pelajaran pendukung Biologi dan/atau Kimia. Jika keduanya terdapat dalam rapor dan sesuai dengan rencana studi, keduanya dapat dipertimbangkan sebagai dua mapel pilihan TKA.
Apakah peserta TKA harus memilih dua mapel?
Ya. Siswa SMA/MA dan sederajat mengikuti Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, serta dua mata pelajaran pilihan.
Apakah mapel TKA harus sama dengan pelajaran di rapor?
Bagi siswa yang ingin mengikuti SNBP, Kemendikdasmen menyarankan memilih mata pelajaran yang pernah ditempuh dan tercantum di rapor karena hasil TKA digunakan sebagai validator nilai rapor.
Kapan pendaftaran TKA 2026 ditutup?
Pendaftaran TKA 2026 untuk jenjang SMA/SMK/MA dan sederajat berlangsung hingga 27 September 2026. Pelaksanaan utama dijadwalkan mulai 26 Oktober 2026.
Baca: Pendaftaran TKA 2026 Tutup 27 September, Jangan Salah Pilih 2 Mapel untuk SNBP













