Pemain tertua di Piala Dunia sepanjang masa menjadi bukti usia bukan penghalang untuk tampil di panggung sepak bola tertinggi dunia. Meski sebagian besar pensiun sebelum memasuki usia 40 tahun, sejumlah pemain mampu memperpanjang karier mereka dan tetap dipercaya tampil di Piala Dunia.
Mayoritas nama dalam daftar ini berasal dari posisi penjaga gawang. Pengalaman, kemampuan membaca permainan, dan konsistensi performa menjadi faktor penting yang memungkinkan mereka tetap bersaing di level elite.
Essam El Hadary menempati posisi teratas dalam daftar pemain tertua di Piala Dunia sepanjang masa. Kiper Mesir itu tampil saat menghadapi Arab Saudi pada 25 Juni 2018 dalam usia 45 tahun 161 hari.
Di posisi kedua, Kiper Kolombia Faryd Mondragón mencatat sejarah saat tampil melawan Jepang pada fase grup Piala Dunia 2014. Ketika masuk sebagai pemain pengganti, usianya telah mencapai 43 tahun 3 hari.
Lalu, ada Roger Milla di posisi ketiga. Penyerang Kamerun tersebut tampil melawan Rusia pada Piala Dunia 1994 saat berusia 42 tahun 39 hari.
Sementara itu, Legenda Irlandia Utara Pat Jennings tampil melawan Brasil pada Piala Dunia 1986 tepat saat berulang tahun ke-41. Diikuti Peter Shilton yang mengakhiri karier internasionalnya pada Piala Dunia 1990. Dalam laga perebutan tempat ketiga melawan Italia, usianya mencapai 40 tahun 292 hari.
Selanjutnyam, Dino Zoff mencatatkan salah satu kisah paling ikonik dalam sejarah Piala Dunia. Saat Italia menghadapi Jerman Barat pada final Piala Dunia 1982, usianya telah mencapai 40 tahun 133 hari.
Kemudian, ada pula nama terbaru dalam daftar ini, Manuel Neuer. Kiper Jerman tersebut tampil melawan Curaçao pada Piala Dunia 2026 dalam usia 40 tahun 79 hari.
Neuer dikenal sebagai pelopor konsep “sweeper keeper” modern yang mengubah cara bermain penjaga gawang. Meski telah memasuki usia 40 tahun, ia masih menjadi bagian penting skuad Jerman.
Adapun di tempat kedelapan, Ali Boumnijel tampil untuk Tunisia saat menghadapi Ukraina pada Piala Dunia 2006 dalam usia 40 tahun 71 hari. Ia menjadi salah satu simbol konsistensi sepak bola Tunisia.
Kemudian, Kiper Tanjung Verde, Vozinha, juga masuk ke dalam daftar pemain tertua sepanjang sejarah setelah tampil melawan Spanyol pada Piala Dunia 2026 dalam usia 40 tahun 12 hari.
Kehadirannya menjadi bukti perkembangan sepak bola Tanjung Verde yang untuk pertama kalinya mampu bersaing di panggung terbesar dunia. Pengalaman Vozinha menjadi aset penting bagi tim yang berstatus debutan.
Di posisi terakhir, ada Jim Leighton yang tampil untuk Skotlandia melawan Maroko pada Piala Dunia 1998 saat berusia 39 tahun 334 hari. Leighton juga merupakan salah satu kiper terbaik yang pernah dimiliki Skotlandia. (RK/D-1)
Baca: Stadion Terbesar di Piala Dunia 2026, Mexico City dan New York New Jersey Pimpin Daftar













