Spanyol naik dalam daftar negara dengan gelar Piala Dunia terbanyak setelah menjuarai Piala Dunia 2026. La Roja kini mengoleksi dua trofi, menyamai pencapaian Prancis dan Uruguay.
Gelar kedua tersebut diraih setelah Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 pada pertandingan final di New York/New Jersey Stadium, Senin (20/7). Ferran Torres menjadi penentu kemenangan melalui gol pada menit ke-106 atau babak kedua perpanjangan waktu.
Keberhasilan itu mengakhiri penantian Spanyol selama 16 tahun. Sebelumnya, La Roja pertama kali menjadi juara dunia pada 2010 setelah menundukkan Belanda dengan skor serupa di Stadion Soccer City, Johannesburg, Afrika Selatan.
Kedua gelar Spanyol memiliki pola yang hampir sama. Trofi pada 2010 dipastikan melalui gol Andrés Iniesta pada menit ke-116. Adapun gelar 2026 ditentukan Ferran Torres ketika pertandingan kembali harus diselesaikan melalui perpanjangan waktu.
Meski Spanyol naik dalam daftar juara, Brasil masih menjadi negara dengan gelar Piala Dunia terbanyak. Tim Samba telah mengangkat trofi dalam lima edisi, yakni pada 1958, 1962, 1970, 1994, dan 2002.
Jerman dan Italia berada tepat di bawah Brasil dengan masing-masing empat gelar. Jerman menjadi juara pada 1954, 1974, 1990, dan 2014, sedangkan Italia meraih trofi pada 1934, 1938, 1982, serta 2006.
Argentina menempati posisi berikutnya dengan tiga gelar. La Albiceleste menjadi juara pada 1978, 1986, dan 2022. Kesempatan menambah koleksi trofi pada 2026 tertahan setelah dikalahkan Spanyol dalam pertandingan final.
Spanyol kemudian berada di posisi kelima bersama Uruguay dan Prancis. Ketiganya sama-sama mengoleksi dua trofi Piala Dunia. Uruguay menjadi juara pada 1930 dan 1950, sedangkan Prancis memenangi turnamen pada 1998 dan 2018.
Inggris melengkapi daftar negara yang pernah menjadi juara dunia. The Three Lions baru sekali mengangkat trofi, yakni ketika menjadi tuan rumah pada 1966.
Spanyol Dominan Sepanjang Piala Dunia 2026
Gelar kedua Spanyol tidak hanya menempatkan mereka sejajar dengan Prancis dan Uruguay. Kesuksesan tersebut juga menandai berlanjutnya pencapaian generasi juara 2010 oleh generasi baru La Roja.
Spanyol menyelesaikan delapan pertandingan Piala Dunia 2026 dengan tujuh kemenangan dan satu hasil imbang. Mereka hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen serta mencatatkan tujuh pertandingan tanpa kebobolan.
Kemenangan atas Argentina juga memperpanjang rekor Spanyol menjadi 38 pertandingan tanpa kekalahan sejak 2024. Rekor tersebut melampaui catatan Italia yang pernah tidak terkalahkan dalam 37 pertandingan pada periode 2018–2021.
Dominasi Spanyol turut tercermin dari penghargaan individu. Rodri memperoleh Bola Emas sebagai pemain terbaik turnamen, sedangkan Unai Simón meraih Sarung Tangan Emas setelah mencatatkan tujuh laga tanpa kebobolan.
Pau Cubarsí juga dinobatkan sebagai pemain muda terbaik. Adapun Sepatu Emas menjadi milik penyerang Prancis, Kylian Mbappé, yang mencetak 10 gol sepanjang turnamen.
Rangkaian pencapaian tersebut membawa Spanyol kembali ke jajaran utama sepak bola dunia. Setelah menunggu 16 tahun, La Roja kini berdiri sejajar dengan Prancis dan Uruguay dalam daftar negara dengan dua gelar Piala Dunia. (RK/D-1)
Baca: Daftar Top Skor Piala Dunia 2026, Mbappe Raih Sepatu Emas dengan 10 Gol













