Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Dampak Ekonomi Piala Dunia 2026 di Indonesia Tembus Rp5,03 Triliun

Dampak ekonomi Piala Dunia 2026 di Indonesia diperkirakan mencapai Rp5,03 triliun. Perputaran uang berasal dari iklan, kegiatan komersial, sektor hotel dan restoran, nobar, hingga belanja masyarakat dan UMKM.

by Raka Maheswara
21 July 2026
in Ekonomi, Sports
Dampak Ekonomi Piala Dunia 2026 di Indonesia Tembus Rp5,03 Triliun

Dampak ekonomi Piala Dunia 2026 di Indonesia mencapai Rp5,03 triliun, ditopang iklan, sektor hotel dan restoran, kegiatan nobar, hingga belanja masyarakat dan UMKM. (Sumber: FIFA)

Share on FacebookShare on Twitter

Dampak ekonomi Piala Dunia 2026 di Indonesia diperkirakan mencapai Rp5,03 triliun. Nilai tersebut berasal dari berbagai aktivitas masyarakat dan pelaku usaha, baik melalui kegiatan penyiaran maupun kegiatan komersial selama turnamen berlangsung.

Kamar Dagang dan Industri atau Kadin Indonesia menyebut perhitungan tersebut mencakup aktivitas ekonomi langsung dan tidak langsung sejak masa persiapan hingga pelaksanaan Piala Dunia 2026.

READ ALSO

Lebih dari 85% Manajer Kopdes Merah Putih Siap Ditempatkan, Jawa Timur Terbanyak, Ini Rinciannya

PHK Januari–Agustus 2026 Capai 53.490 Pekerja, Jawa Barat Terbanyak

Aktivitas itu meliputi penyiaran, belanja iklan, sponsorship, promosi produk, penjualan perangkat elektronik, serta merchandise. Perputaran ekonomi juga ditopang oleh kegiatan nonton bareng, transaksi hotel, restoran dan kafe, serta penjualan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pemberdayaan Ekonomi Daerah Kukrit Suryo mengatakan manfaat ekonomi Piala Dunia tidak hanya dirasakan perusahaan besar dan pemilik merek nasional. Dampaknya juga mengalir kepada hotel, restoran, kafe, pedagang makanan, pelaku industri kreatif, dan penyedia jasa di berbagai daerah.

Berdasarkan perhitungan Kadin, aktivitas promosi produk melalui iklan yang disiarkan selama Piala Dunia menghasilkan nilai ekonomi sekitar Rp1,76 triliun. Sementara itu, kegiatan komersial di luar siaran menyumbang sekitar Rp850 miliar.

Kontribusi terbesar berasal dari sektor hotel, restoran, dan kafe yang mencapai sekitar Rp2,4 triliun. Selebihnya berasal dari berbagai kegiatan masyarakat, termasuk Festival Rakyat 2026 dan kegiatan nonton bareng di sejumlah daerah.

Selain menghasilkan perputaran ekonomi langsung, Piala Dunia 2026 turut mendorong investasi pelaku usaha. Investasi tersebut antara lain digunakan untuk membeli televisi, proyektor, perangkat audio, kursi, serta meningkatkan fasilitas layanan makanan dan minuman.

Dampak itu sejalan dengan pertumbuhan sektor penyediaan akomodasi, makanan, dan minuman. Sektor tersebut tercatat tumbuh 13,14% secara tahunan pada Kuartal I/2026 dan menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan tertinggi.

Besarnya dampak ekonomi Piala Dunia 2026 juga terlihat dari tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan nonton bareng. Survei Lokadata pada 7–13 Juli 2026 menunjukkan sebanyak 78,1% responden mengikuti kegiatan nonton bareng sedikitnya satu kali selama turnamen.

Rata-rata pengeluaran masyarakat dalam setiap kegiatan tersebut mencapai sekitar Rp51.000. Secara keseluruhan, setiap orang diperkirakan mengeluarkan rata-rata Rp145.000 selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

Pengeluaran itu terutama digunakan untuk membeli makanan dan minuman, paket data, serta berbagai kebutuhan pendukung lainnya. Dengan pola tersebut, perputaran ekonomi Piala Dunia turut menjangkau pelaku UMKM dan usaha berbasis komunitas. (RK/D-1)

Baca: Spanyol Juara, Hadiah Piala Dunia 2026 Capai Rp895 Miliar

Source: Kadin/Antara
Tags: ekonomiIndonesiaPiala DuniaUMKM

Related Posts

Lebih dari 85% calon manajer Kopdes Merah Putih telah bersedia ditempatkan. Dari 28.624 manajer KDKMP, Jawa Timur memiliki peserta terbanyak, sedangkan 64,9% di antaranya perempuan.
Ekonomi

Lebih dari 85% Manajer Kopdes Merah Putih Siap Ditempatkan, Jawa Timur Terbanyak, Ini Rinciannya

29 September 2026
PHK Januari–Agustus 2026 Capai 53.490 Pekerja, Jawa Barat Terbanyak
Ekonomi

PHK Januari–Agustus 2026 Capai 53.490 Pekerja, Jawa Barat Terbanyak

24 September 2026
Hukum, Pertambangan, atau K3? Ini Gaji Profesi dari Prodi Favorit SNBT 2026
Ekonomi

Hukum, Pertambangan, atau K3? Ini Gaji Profesi dari Prodi Favorit SNBT 2026

21 September 2026
Kampus Ilmu Komputer Terbaik Versi QS 2026, Berapa sih Gaji Profesi IT
Ekonomi

Kampus Ilmu Komputer Terbaik Versi QS 2026, Berapa sih Gaji Profesi IT?

20 September 2026
Gaji Dokter Umum Bisa Tembus Rp18 Juta pada 2026, Ini 10 Daerah dengan Bayaran Tertinggi
Ekonomi

Gaji Dokter Umum Bisa Tembus Rp18 Juta pada 2026, Ini 10 Daerah dengan Bayaran Tertinggi

19 September 2026
Peta Industri Alat Kesehatan Indonesia, Produsen Terbanyak Berada di Mana
Ekonomi

Peta Industri Alat Kesehatan Indonesia, Produsen Terbanyak Berada di Mana

16 September 2026
Next Post
Data Permohonan WNI Lepas Kewarganegaraan Naik 11,25% pada 2025

Data Permohonan WNI Lepas Kewarganegaraan Naik pada 2025, Bagaimana 2026?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026
10 Jurusan Kedokteran dengan Persaingan SNBT Terendah, Ada yang Sekitar 1 Banding 9
Humaniora

Kampus Terbaik di Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, dan Bali versi QS Asia 2026

8 October 2026
10 Provinsi dengan Peserta Paket C Terbanyak 20252026, Jawa Barat Teratas
Humaniora

10 Provinsi dengan Peserta Paket C Terbanyak 2025/2026, Jawa Barat Teratas

8 October 2026
10 Jurusan Kedokteran dengan Persaingan SNBT Terendah, Ada yang Sekitar 1 Banding 9
Humaniora

10 Jurusan Kedokteran dengan Persaingan SNBT Terendah, Ada yang Sekitar 1 Banding 9

8 October 2026

Berlangganan Data Premium GRATIS

    Dapatkan insight terkini dari dataloka.id, Berlangganan GRATIS.

    • Tentang Kami
    • Hubungi Kami
    • Tim Kami
    • Iklan
    • Pedoman Pemberitaan
    • Karier

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Berita
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sports
    • Humaniora
    • Hiburan
    • Infografik

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.