Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Sports

Prediksi Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: Kontrol La Roja Diuji Ketajaman Messi

Spanyol lebih diunggulkan menjuarai Piala Dunia 2026 berkat pertahanan kokoh dan kontrol permainan. Namun, efisiensi Argentina serta kecerdikan Lionel Messi membuat final berpotensi ditentukan oleh satu momen.

by Raka Maheswara
18 July 2026
in Sports
Prediksi Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: Kontrol La Roja Diuji Ketajaman Messi

Spanyol diprediksi menguasai permainan, sedangkan Argentina akan mengandalkan efisiensi serangan dan kemampuan Lionel Messi memanfaatkan ruang. (Sumber: Opta)

Share on FacebookShare on Twitter

Spanyol lebih diunggulkan ketika menghadapi Argentina pada final Piala Dunia 2026 di New York/New Jersey Stadium, New Jersey, Senin (20/7) pukul 02.00 WIB. Berdasarkan data Opta 17 Juli 2026, peluang kemenangan La Roja mencapai 59,46%, sedangkan Argentina sebesar 40,54%.

Prediksi tersebut sejalan dengan penampilan Spanyol sepanjang turnamen. Tim asuhan Luis de la Fuente tidak hanya dominan dalam penguasaan bola, tetapi juga memiliki struktur pertahanan paling kukuh. Spanyol mencatatkan rata-rata penguasaan bola sebesar 58%, menghasilkan 120 tembakan, serta baru kebobolan satu gol.

READ ALSO

6 Merek Sepatu Olahraga Terpopuler di Indonesia 2026, Adidas Masih Memimpin

Dampak Ekonomi Piala Dunia 2026 di Indonesia Tembus Rp5,03 Triliun

La Roja juga telah membukukan enam laga tanpa kebobolan. Pertahanan itu dibangun melalui jarak antarlini yang rapat dan kemampuan merebut kembali bola sesaat setelah kehilangan penguasaan. Dengan cara tersebut, Spanyol dapat mengendalikan pertandingan sekaligus membatasi kesempatan lawan melakukan serangan balik.

Namun, dominasi permainan belum tentu menghasilkan kemenangan. Spanyol mencetak 13 gol dengan tingkat konversi peluang sebesar 11%. Argentina justru lebih tajam dengan torehan 19 gol dan tingkat konversi mencapai 17%.

Perbedaan itu memperlihatkan bahwa Argentina tidak membutuhkan banyak kesempatan untuk mencetak gol. Tim asuhan Lionel Scaloni dapat bertahan dalam periode panjang, menunggu kesalahan posisi lawan, kemudian menyerang ruang yang ditinggalkan pemain Spanyol.

Messi Menjadi Titik Ujian

Lionel Messi menjadi ancaman utama bagi pertahanan Spanyol. Ia telah menghasilkan delapan gol dan empat assist sepanjang turnamen. Dalam beberapa laga terakhir, Messi juga tidak hanya bertindak sebagai penyelesai serangan, tetapi menjadi pengatur permainan dari ruang di antara lini tengah dan pertahanan lawan.

Karena itu, Spanyol tidak cukup hanya menjaga Messi secara individual. Penjagaan satu lawan satu justru berpotensi menarik pemain keluar dari posisinya dan membuka ruang bagi Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, ataupun penyerang Argentina.

Spanyol perlu memutus aliran bola menuju Messi sejak awal. Rodri akan memegang peran penting untuk menutup ruang di depan bek tengah, sementara pemain depan La Roja harus menekan pengumpan Argentina agar tidak leluasa mengirim bola vertikal.

Di sisi lain, Argentina kemungkinan membiarkan Spanyol lebih banyak menguasai bola. Albiceleste dapat membentuk blok pertahanan yang rapat, kemudian menyerang ruang di belakang garis pertahanan La Roja melalui Messi, Julian Alvarez, atau Lautaro Martinez.

Pilihan penyerang juga akan menentukan pendekatan Argentina. Alvarez menawarkan tekanan tanpa bola dan pergerakan yang dapat mengganggu pembangunan serangan Spanyol. Adapun Lautaro memiliki penyelesaian akhir lebih tajam, terutama ketika pertandingan mulai terbuka.

Gol Pertama Akan Menentukan

Gol pertama berpotensi menentukan arah final. Jika Spanyol mencetak gol lebih dahulu, mereka dapat mengendalikan tempo dan memaksa Argentina keluar dari struktur pertahanannya. Situasi itu akan membuka ruang bagi pemain sayap La Roja.

Sebaliknya, apabila Argentina unggul lebih dulu, Spanyol harus menempatkan lebih banyak pemain di area serang. Kondisi tersebut dapat membuka ruang transisi yang dibutuhkan Messi dan lini depan Albiceleste.

Secara permainan, Spanyol memiliki struktur yang lebih lengkap. La Roja mampu menguasai bola, menjaga keseimbangan ketika menyerang, dan membatasi peluang lawan. Karena itu, peluang kemenangan sebesar 59,46 persen cukup beralasan.

Meski demikian, Argentina memiliki pengalaman, ketajaman, dan kemampuan memenangi pertandingan tanpa harus mendominasi permainan. Semakin terbuka dan tidak terstruktur pertandingan berjalan, semakin besar pula peluang Albiceleste.

Spanyol diprediksi memenangi pertandingan dengan selisih tipis. Namun, mereka harus menjaga final tetap berjalan dalam tempo yang dapat dikendalikan. Satu kehilangan bola di area tengah atau keterlambatan menutup Messi dapat mengubah hasil pertandingan. (RK/D-1)

Baca: 10 Gol Tercepat di Piala Dunia, Rekor Hakan Sukur yang Belum Terpecahkan

Source: Opta
Tags: olahragaPiala Duniasepak bola

Related Posts

6 Merek Sepatu Olahraga Terpopuler di Indonesia 2026, Adidas Masih Memimpin
Sports

6 Merek Sepatu Olahraga Terpopuler di Indonesia 2026, Adidas Masih Memimpin

25 August 2026
Dampak Ekonomi Piala Dunia 2026 di Indonesia Tembus Rp5,03 Triliun
Ekonomi

Dampak Ekonomi Piala Dunia 2026 di Indonesia Tembus Rp5,03 Triliun

21 July 2026
Daftar Negara dengan Gelar Piala Dunia Terbanyak, Spanyol Nomor Berapa
Sports

Daftar Negara dengan Gelar Piala Dunia Terbanyak, Spanyol Nomor Berapa?

20 July 2026
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026, Mbappe Raih Sepatu Emas dengan 10 Gol
Sports

Daftar Top Skor Piala Dunia 2026, Mbappe Raih Sepatu Emas dengan 10 Gol

20 July 2026
Spanyol Juara, Hadiah Piala Dunia 2026 Capai Rp895 Miliar
Sports

Spanyol Juara, Hadiah Piala Dunia 2026 Capai Rp895 Miliar

20 July 2026
Prediksi Prancis Vs Inggris: Les Bleus Diunggulkan Tutup Era Deschamps dengan Kemenangan
Sports

Prediksi Prancis Vs Inggris Piala Dunia 2026: Les Bleus Unggul

18 July 2026
Next Post
Prediksi Prancis Vs Inggris: Les Bleus Diunggulkan Tutup Era Deschamps dengan Kemenangan

Prediksi Prancis Vs Inggris Piala Dunia 2026: Les Bleus Unggul

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026
10 Jurusan Kedokteran dengan Persaingan SNBT Terendah, Ada yang Sekitar 1 Banding 9
Humaniora

Kampus Terbaik di Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, dan Bali versi QS Asia 2026

8 October 2026
10 Provinsi dengan Peserta Paket C Terbanyak 20252026, Jawa Barat Teratas
Humaniora

10 Provinsi dengan Peserta Paket C Terbanyak 2025/2026, Jawa Barat Teratas

8 October 2026

Berlangganan Data Premium GRATIS

    Dapatkan insight terkini dari dataloka.id, Berlangganan GRATIS.

    • Tentang Kami
    • Hubungi Kami
    • Tim Kami
    • Iklan
    • Pedoman Pemberitaan
    • Karier

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Berita
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sports
    • Humaniora
    • Hiburan
    • Infografik

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.