Jumlah penduduk miskin di Indonesia kembali menurun pada Maret 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin mencapai 22,93 juta orang, berkurang 430 ribu jiwa dibandingkan September 2025 yang sebanyak 23,36 juta orang.
Sejalan dengan penurunan secara jumlah, persentase penduduk miskin nasional juga menyusut. Tingkat kemiskinan turun dari 8,25% pada September 2025 menjadi 8,07% pada Maret 2026 atau berkurang 0,18 persen poin.
Berdasarkan kelompok pulau, penduduk miskin Indonesia masih terkonsentrasi di Jawa. BPS mencatat jumlah penduduk miskin di wilayah tersebut mencapai 12,02 juta orang pada Maret 2026.
Jumlah itu setara dengan 52,42% dari keseluruhan penduduk miskin di Indonesia. Artinya, lebih dari satu dari setiap dua penduduk miskin nasional berada di Pulau Jawa.
Selain menampung jumlah penduduk miskin terbesar, Jawa mencatat penurunan tingkat kemiskinan paling dalam. Persentase penduduk miskin di wilayah tersebut turun 0,21 persen poin, dari 7,81% pada September 2025 menjadi 7,60% pada Maret 2026.
Sumatra berada di urutan kedua dengan sekitar 5 juta penduduk miskin. Jumlah tersebut setara dengan 21,81% dari total penduduk miskin nasional.
Kendati jumlah penduduk miskinnya menjadi yang terbesar kedua, tingkat kemiskinan Sumatra masih berada di bawah rata-rata nasional. Persentasenya tercatat sebesar 7,90% pada Maret 2026.
Maluku dan Papua Memiliki Persentase Kemiskinan Tertinggi
Urutan berikutnya ditempati Bali dan Nusa Tenggara dengan 1,83 juta penduduk miskin atau 7,98% dari total nasional. Tingkat kemiskinan di wilayah tersebut tercatat sebesar 11,24%.
Sementara itu, Sulawesi memiliki 1,77 juta penduduk miskin atau setara 7,72% dari total penduduk miskin Indonesia. Persentase penduduk miskin di wilayah tersebut mencapai 8,52%.
Maluku dan Papua mencatat jumlah penduduk miskin sebanyak 1,44 juta orang. Angka itu setara dengan 6,28% dari total penduduk miskin nasional.
Walaupun jumlahnya lebih rendah dibandingkan Jawa, Sumatra, maupun Sulawesi, Maluku dan Papua memiliki tingkat kemiskinan tertinggi di Indonesia. Persentasenya mencapai 18,06% pada Maret 2026.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa besarnya jumlah penduduk miskin tidak selalu berjalan searah dengan tingkat kemiskinan. Jawa memiliki jumlah penduduk miskin terbanyak karena populasinya besar, sedangkan Maluku dan Papua mencatat persentase kemiskinan tertinggi dibandingkan jumlah penduduknya.
Di sisi lain, Kalimantan menjadi kelompok pulau dengan jumlah penduduk miskin paling sedikit. Jumlah penduduk miskin di wilayah tersebut tercatat sekitar 870 ribu orang atau 3,79% dari total nasional.
Kalimantan juga memiliki persentase penduduk miskin paling rendah dibandingkan kelompok pulau lainnya. Tingkat kemiskinannya tercatat sebesar 4,94% pada Maret 2026. (RK/D-1)
Baca: Pertumbuhan Ekonomi Bali-Nusa Tenggara Tertinggi pada Kuartal II 2026, Capai 6,10%













