Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Ruang Akademik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Ruang Akademik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Jumlah Unicorn Baru Global Capai 57 pada kuartal II 2026

Sebanyak 57 startup mencapai valuasi unicorn pada kuartal II 2026, naik 9,62% secara kuartalan dan 67,65% secara tahunan. DeepSeek menjadi unicorn baru dengan valuasi terbesar, yakni US$59,2 miliar.

by Raka Maheswara
1 August 2026
in Ekonomi
Jumlah Unicorn Baru Global Capai 57 pada kuartal II 2026

Sebanyak 57 startup mencapai valuasi unicorn pada kuartal II 2026, naik 9,62% secara kuartalan dan 67,65% secara tahunan. (Sumber: Magnific/Rawpixel.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jumlah perusahaan rintisan atau startup yang mencapai valuasi unicorn secara global tercatat sebanyak 57 perusahaan pada kuartal II 2026. Unicorn merupakan sebutan bagi perusahaan startup dengan valuasi sedikitnya US$1 miliar.

Berdasarkan laporan CB Insights, jumlah unicorn baru tersebut bertambah lima perusahaan atau naik 9,62% dibandingkan kuartal I 2026 yang sebanyak 52 perusahaan.

READ ALSO

Jumlah Ekspor Besi dan Baja Indonesia 2016-2025, China Terbesar

Dampak Ekonomi Piala Dunia 2026 di Indonesia Tembus Rp5,03 Triliun

Secara tahunan, jumlahnya melonjak 67,65% dibandingkan kuartal II 2025. Ketika itu, terdapat 34 startup baru yang berhasil mencapai valuasi sekurang-kurangnya US$1 miliar.

Tren Unicorn Baru Global Terus Meningkat

Jumlah unicorn baru global berfluktuasi sepanjang kuartal II 2022 hingga kuartal II 2026. Angka tertinggi tercatat pada kuartal II 2022 ketika terdapat 90 unicorn baru.

Jumlahnya kemudian merosot 72,22% menjadi 25 perusahaan pada kuartal III 2022. Penurunan tersebut menjadi yang terdalam selama periode pengamatan. Angkanya kembali berkurang menjadi 21 perusahaan pada kuartal IV 2022.

Memasuki 2023, jumlah unicorn baru turun menjadi 15 perusahaan pada kuartal pertama. Setelah sempat naik 26,67% menjadi 19 perusahaan pada kuartal II 2023, jumlahnya kembali menyusut menjadi 14 perusahaan pada kuartal berikutnya. Angka tersebut menjadi yang terendah sepanjang periode pengamatan.

Jumlah unicorn baru kemudian melonjak 64,29% menjadi 23 perusahaan pada kuartal IV 2023. Persentase tersebut menjadi kenaikan secara kuartalan tertinggi selama kuartal II 2022 hingga kuartal II 2026.

Pada 2024, jumlah unicorn baru kembali berfluktuasi. Angkanya turun menjadi 21 perusahaan pada kuartal pertama dan 18 perusahaan pada kuartal kedua. Jumlahnya kemudian naik 33,33% menjadi 24 perusahaan pada kuartal III 2024, tetapi kembali turun 25% menjadi 18 perusahaan pada akhir tahun.

Memasuki 2025, jumlah unicorn baru meningkat 38,89% menjadi 25 perusahaan pada kuartal pertama. Angkanya kembali bertambah 36% menjadi 34 perusahaan pada kuartal II 2025 dan bertahan pada level yang sama hingga kuartal ketiga.

Pertumbuhan berlanjut pada penghujung 2025. Jumlah startup yang mencapai valuasi unicorn naik 23,53% menjadi 42 perusahaan pada kuartal IV 2025, kemudian bertambah 23,81% menjadi 52 perusahaan pada kuartal I 2026.

Pada kuartal II 2026, jumlahnya kembali meningkat menjadi 57 perusahaan. Angka tersebut menjadi yang tertinggi sejak kuartal II 2022, tetapi masih lebih rendah 36,67% dibandingkan puncaknya yang mencapai 90 perusahaan.

Dibandingkan titik terendah pada kuartal III 2023, jumlah unicorn baru global telah bertambah 43 perusahaan atau 307,14%. Sementara itu, dibandingkan kuartal II 2024, jumlahnya meningkat 39 perusahaan atau 216,67% dalam dua tahun.

Meski jumlahnya terus meningkat, laju pertumbuhan mulai melambat. Pertumbuhan secara kuartalan tercatat sebesar 23,81% pada kuartal I 2026, kemudian melandai menjadi 9,62% pada kuartal II 2026.

DeepSeek Jadi Unicorn Baru dengan Valuasi Terbesar

DeepSeek menjadi unicorn baru dengan valuasi terbesar pada kuartal II 2026. Startup yang bergerak di bidang kecerdasan buatan tersebut memiliki valuasi US$59,2 miliar.

CB Insights memberikan Mosaic Score sebesar 966 kepada DeepSeek. Skor tersebut mencerminkan penilaian terhadap prospek pertumbuhan dan kualitas bisnis perusahaan.

Project Prometheus menempati posisi kedua dengan valuasi US$41 miliar dan Mosaic Score 761. Berikutnya, VoltaGrid memiliki valuasi US$10 miliar serta Mosaic Score 827.

VoltaGrid bergerak di sektor infrastruktur energi yang semakin dibutuhkan seiring dengan meningkatnya permintaan listrik dari pusat data kecerdasan buatan.

Posisi keempat ditempati NEURA Robotics dengan valuasi US$7 miliar dan Mosaic Score 876. Sementara itu, Hark melengkapi daftar lima besar dengan valuasi US$6 miliar dan Mosaic Score 533. (RK/D-1)

Baca: E-Commerce Terpopuler di Indonesia Awal 2026: Pergeseran Strategi Pelaku Usaha Digital

Source: CB Insights
Tags: digitalStartupUnicorn

Related Posts

Jumlah Ekspor Besi dan Baja Indonesia 2016-2025, China Terbesar
Ekonomi

Jumlah Ekspor Besi dan Baja Indonesia 2016-2025, China Terbesar

1 August 2026
Dampak Ekonomi Piala Dunia 2026 di Indonesia Tembus Rp5,03 Triliun
Ekonomi

Dampak Ekonomi Piala Dunia 2026 di Indonesia Tembus Rp5,03 Triliun

21 July 2026
LCGC Terlaris di Indonesia Semester I 2026, Toyota Calya Memimpin
Ekonomi

LCGC Terlaris di Indonesia Semester I 2026, Toyota Calya Memimpin

20 July 2026
Penjualan BYD Semester I 2026 Naik 65%, Atto 1 Terlaris
Ekonomi

Penjualan BYD Semester I 2026 Naik 65%, Atto 1 Terlaris

20 July 2026
Penjualan BYD di Indonesia 2025 didominasi oleh Atto 1, dengan lonjakan tajam terjadi pada Oktober. (Sumber: BYD)
Ekonomi

Penjualan BYD di Indonesia 2025 Tembus 46.711 Unit, Atto 1 Jadi Tulang Punggung

18 June 2026
Mobil Listrik Terlaris Januari-Mei 2026 BYD Kuasai Pasar, Jaecoo Tempel Ketat
Ekonomi

Mobil Listrik Terlaris Januari-Mei 2026: BYD Kuasai Pasar, Jaecoo Tempel Ketat

15 June 2026
Next Post
Pidato Prabowo soal Londo Ireng, Percakapan Publik Didominasi Emosi Marah

Pidato Prabowo soal Londo Ireng, Percakapan Publik Didominasi Emosi Marah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jumlah Ekspor Besi dan Baja Indonesia 2016-2025, China Terbesar
Ekonomi

Jumlah Ekspor Besi dan Baja Indonesia 2016-2025, China Terbesar

1 August 2026
Pidato Prabowo soal Londo Ireng, Percakapan Publik Didominasi Emosi Marah
Politik

Pidato Prabowo soal Londo Ireng, Percakapan Publik Didominasi Emosi Marah

1 August 2026
Jumlah Unicorn Baru Global Capai 57 pada kuartal II 2026
Ekonomi

Jumlah Unicorn Baru Global Capai 57 pada kuartal II 2026

1 August 2026
PHK Indonesia Semester I 2026 Turun 38,93%, Jawa Barat Tertinggi
Humaniora

PHK Indonesia Semester I 2026 Turun 38,93%, Jawa Barat Tertinggi

1 August 2026
Kasus Baru HIVAIDS Indonesia 2025 Turun Jadi 63.297, Jawa Timur Tertinggi
Humaniora

Kasus Baru HIV/AIDS Indonesia 2025 Turun Jadi 63.297, Jawa Timur Tertinggi

31 July 2026
Data Permohonan WNI Lepas Kewarganegaraan Naik 11,25% pada 2025
Humaniora

Data Permohonan WNI Lepas Kewarganegaraan Naik pada 2025, Bagaimana 2026?

21 July 2026

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • FinTech
  • Global
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Politik
  • Ruang Akademik
  • Sports
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Tim Kami
  • Iklan
  • Pedoman Pemberitaan
  • Karier

© 2025 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Ruang Akademik

© 2025 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.