Pasar mobil listrik Indonesia mencatat penjualan kumulatif sebanyak 57.399 unit sepanjang Januari hingga Mei 2026. Data Gaikindo tersebut menunjukkan dominasi merek-merek asal China yang menguasai sebagian besar pasar kendaraan listrik nasional.
BYD menjadi merek mobil listrik terlaris Januari-Mei 2026 dengan penjualan 17.993 unit. Angka tersebut setara sekitar 31,35% dari total penjualan mobil listrik nasional selama lima bulan pertama tahun ini.
Di posisi kedua terdapat Jaecoo yang membukukan penjualan 13.949 unit. Selisih penjualan kedua merek mencapai 4.044 unit, menunjukkan persaingan yang semakin ketat di segmen kendaraan listrik.
Geely berada di peringkat ketiga dengan penjualan 6.203 unit. Sementara Wuling menempati posisi keempat setelah menjual 4.693 unit kendaraan listrik.
Aion melengkapi lima besar dengan penjualan 3.399 unit. Setelah itu terdapat Denza dengan 2.359 unit dan Chery sebanyak 1.776 unit.
VinFast menjadi merek asal Vietnam dengan penjualan tertinggi, yakni 1.424 unit, sekaligus menempati posisi kedelapan secara nasional. Adapun Morris Garage (MG) dan Xpeng melengkapi daftar 10 besar dengan penjualan masing-masing 1.390 unit dan 1.137 unit. (RK/D-1)
Daftar Lengkap Penjualan Mobil Listrik Januari-Mei 2026
- BYD: 17.993 unit
- Jaecoo: 13.949 unit
- Geely: 6.203 unit
- Wuling: 4.693 unit
- Aion: 3.399 unit
- Denza: 2.359 unit
- Chery: 1.776 unit
- VinFast: 1.424 unit
- Morris Garage (MG): 1.390 unit
- Xpeng: 1.137 unit
- Hyundai: 1.063 unit
- Polytron: 344 unit
- GWM: 283 unit
- Aletra: 257 unit
- Changan: 231 unit
- Citroen: 194 unit
- DFSK: 178 unit
- Maxus: 114 unit
- Mini: 101 unit
- Neta: 85 unit
- Volkswagen: 65 unit
- Honda: 43 unit
- Toyota: 42 unit
- BMW: 34 unit
- Mercedes-Benz PC: 34 unit
- Volvo: 3 unit
- Volvo Cars: 3 unit
- Mazda: 2 unit
Baca: Jaecoo Jadi Mobil Listrik Terlaris di Indonesia Mei 2026













