Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Ruang Akademik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Ruang Akademik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Humaniora

Survei Jakpat, Ini Kondisi Kesehatan Mental Gen Z di Indonesia

Laporan Jakpat 2024 mengungkap kondisi kesehatan mental gen Z Indonesia. Perubahan mood, gangguan tidur, hingga kecemasan menjadi gangguan paling umum. Simak data lengkapnya di sini.

by Raka Maheswara
14 January 2025
in Humaniora
Survei Jakpat, Ini Kondisi Kesehatan Mental Gen Z di Indonesia

Survei terbaru menunjukkan bahwa 61% gen Z mengalami perubahan mood dalam 6 bulan terakhir. (Sumber: Freepik/jcomp)

Share on FacebookShare on Twitter

Survei terbaru dari Jakpat di akhir 2024 mengungkap fakta menarik sekaligus mengkhawatirkan tentang kesehatan mental generasi Z di Indonesia. Dalam enam bulan terakhir sebelum survei dilakukan, banyak gen Z yang ternyata berjuang dengan berbagai gangguan mental.

READ ALSO

Kemampuan Berbahasa Masyarakat Indonesia 2025, Dominasi Bahasa Nasional dan Tantangan Bahasa Daerah

20 Negara Pengguna Twitter (X) Terbanyak di Dunia April 2026, Indonesia Masuk Lima Besar

Paling banyak, 61% responden gen Z mengaku mengalami perubahan suasana hati (mood) yang drastis. Ini bisa berupa perasaan senang tiba-tiba berubah menjadi sedih, atau sebaliknya.

Gangguan tidur juga jadi masalah besar. Sebanyak 54% gen Z mengatakan mereka kesulitan tidur nyenyak, entah karena stres, kecemasan, atau pola hidup yang berantakan.

Masalah lainnya adalah kesulitan mengontrol impuls. Sebanyak 38% gen Z merasa kesulitan menahan dorongan untuk melakukan sesuatu, misalnya makan berlebihan, belanja impulsif, atau tindakan lain yang sebenarnya ingin mereka hindari.

Tidak berhenti di situ, 37% gen Z dilaporkan mengalami gangguan kecemasan atau anxiety. Perasaan cemas berlebihan ini sering kali membuat mereka merasa tidak tenang sepanjang hari.

Selain itu, ada juga yang berurusan dengan trauma. Sebanyak 29% gen Z mengaku mengalami pengalaman buruk yang membekas dan sulit dilupakan. Dari angka ini, 24% bahkan mengalami gangguan stres pascatrauma (PTSD), kondisi yang membuat mereka terus terbayang-bayang dengan kejadian traumatis.

Terakhir, ada 19% gen Z yang mengalami obsessive-compulsive disorder (OCD). Gangguan ini ditandai dengan pikiran obsesif (tidak bisa berhenti memikirkan sesuatu) dan perilaku kompulsif (melakukan sesuatu berulang-ulang, seperti mencuci tangan berkali-kali).

Survei ini dilakukan pada 1.155 gen Z yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012. Proporsi laki-laki dan perempuan imbang, masing-masing 50%.

Sebanyak 28% responden tinggal di Jakarta dan sekitarnya, seperti Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi. 44% lainnya ada di Pulau Jawa, termasuk Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Sisanya, 28%, tinggal di luar Jawa, seperti Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

Data ini dikumpulkan pada 6-9 Desember 2024 melalui aplikasi Jakpat. Margin of error-nya kecil, kurang dari 5%, jadi hasilnya cukup mewakili. (NKR/D-1)

(Baca: Survei Jakpat, Ini Aktivitas Gen Z di Waktu Luang)

Penulis: Nouvan K Ramadhan
Editor: Raka Maheswara

Source: Jakpat
Tags: Gen Zjakpatkesehatan mental

Related Posts

Kemampuan Berbahasa Masyarakat Indonesia 2025, Dominasi Bahasa Nasional dan Tantangan Bahasa Daerah
Humaniora

Kemampuan Berbahasa Masyarakat Indonesia 2025, Dominasi Bahasa Nasional dan Tantangan Bahasa Daerah

11 May 2026
20 Negara Pengguna Twitter (X) Terbanyak di Dunia April 2026, Indonesia Masuk Lima Besar
Humaniora

20 Negara Pengguna Twitter (X) Terbanyak di Dunia April 2026, Indonesia Masuk Lima Besar

11 May 2026
Negara Pengguna YouTube Terbanyak di Dunia April 2026, Indonesia Masuk Tiga Besar
Humaniora

20 Negara Pengguna YouTube Terbanyak di Dunia April 2026, Indonesia Masuk Tiga Besar

9 May 2026
Jumlah Penduduk Indonesia SUPAS 2025 Mencapai 284,67 Juta Jiwa, Jawa Masih Jadi Pusat Populasi
Humaniora

Jumlah Penduduk Indonesia SUPAS 2025 Mencapai 284,67 Juta Jiwa, Jawa Masih Jadi Pusat Populasi

9 May 2026
Tingkat Pengangguran Terbuka Berdasarkan Tingkat Pendidikan Februari 2026: SMK Tertinggi di Tengah Tren Penurunan Nasional
Humaniora

Tingkat Pengangguran Terbuka Berdasarkan Tingkat Pendidikan Februari 2026, SMK Tertinggi

6 May 2026
Kualifikasi Guru di Indonesia 2025 Lampaui 95%, Tren Merata di Semua Jenjang
Humaniora

Kualifikasi Akademik Guru di Indonesia 2025 Lampaui 95%, Tren Merata di Semua Jenjang

5 May 2026
Next Post
Kuota Jemaah Haji Reguler 2025 Berdasarkan Provinsi Sumber Pixabay Abdullah Shakoor

Kuota Jemaah Haji Reguler 2025 Berdasarkan Provinsi

Comments 2

  1. Pingback: Gen Z Indonesia 2025: Makanan dan Internet Menjadi Pengeluaran Terbesar – Dataloka.id
  2. Pingback: Gen Z Indonesia 2024: Makanan dan Internet Menjadi Pengeluaran Terbesar – Dataloka.id

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kemampuan Berbahasa Masyarakat Indonesia 2025, Dominasi Bahasa Nasional dan Tantangan Bahasa Daerah
Humaniora

Kemampuan Berbahasa Masyarakat Indonesia 2025, Dominasi Bahasa Nasional dan Tantangan Bahasa Daerah

11 May 2026
20 Negara Pengguna Twitter (X) Terbanyak di Dunia April 2026, Indonesia Masuk Lima Besar
Humaniora

20 Negara Pengguna Twitter (X) Terbanyak di Dunia April 2026, Indonesia Masuk Lima Besar

11 May 2026
Negara Pengguna YouTube Terbanyak di Dunia April 2026, Indonesia Masuk Tiga Besar
Humaniora

20 Negara Pengguna YouTube Terbanyak di Dunia April 2026, Indonesia Masuk Tiga Besar

9 May 2026
Jumlah Penduduk Indonesia SUPAS 2025 Mencapai 284,67 Juta Jiwa, Jawa Masih Jadi Pusat Populasi
Humaniora

Jumlah Penduduk Indonesia SUPAS 2025 Mencapai 284,67 Juta Jiwa, Jawa Masih Jadi Pusat Populasi

9 May 2026
Perbedaan LPG dan CNG, Memahami CNG sebagai Energi Alternatif yang Lebih Bersih
Berita

Perbedaan LPG dan CNG, Memahami CNG sebagai Energi Alternatif yang Lebih Bersih

6 May 2026
Tingkat Pengangguran Terbuka Berdasarkan Tingkat Pendidikan Februari 2026: SMK Tertinggi di Tengah Tren Penurunan Nasional
Humaniora

Tingkat Pengangguran Terbuka Berdasarkan Tingkat Pendidikan Februari 2026, SMK Tertinggi

6 May 2026

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • FinTech
  • Global
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Politik
  • Ruang Akademik
  • Sports
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Tim Kami
  • Iklan
  • Pedoman Pemberitaan
  • Karier

© 2025 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Ruang Akademik

© 2025 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.