Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Humaniora

Negara Penerima MBG Terbanyak di Dunia 2025, Indonesia Peringkat Kedua dengan 61 Juta Penerima

Negara penerima MBG terbanyak di dunia menempatkan Indonesia di posisi kedua dengan 61,2 juta penerima manfaat program makan sekolah menurut data WFP.

by Nouvan
12 May 2026
in Humaniora
Negara Penerima MBG Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Kedua dengan 61 Juta Penerima-resized-to-large

Negara penerima MBG terbanyak di dunia menempatkan Indonesia di peringkat kedua dengan lebih dari 61 juta penerima manfaat. (Sumber: BGN)

Share on FacebookShare on Twitter

Indonesia masuk dalam daftar negara penerima MBG terbanyak di dunia, seiring pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Hingga 3 Maret 2026, jumlah penerima manfaat program ini mencapai 61.239.037 orang, dengan sebagian besar berasal dari kalangan peserta didik.

Dari total tersebut, sebanyak 49.057.682 penerima merupakan siswa sekolah. Besarnya jumlah ini menunjukkan bahwa program MBG secara langsung menyasar sektor pendidikan sebagai basis utama intervensi gizi nasional.

READ ALSO

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

Berdasarkan data global dari World Food Programme (WFP), Indonesia menempati peringkat kedua dunia dalam jumlah penerima manfaat program makan sekolah. Posisi pertama ditempati India dengan sekitar 118 juta penerima, sementara Indonesia berada di atas sejumlah negara besar seperti Brasil (38,5 juta), China (34,57 juta), dan Amerika Serikat (30,1 juta).

Capaian ini mencerminkan skala program yang tidak hanya besar secara nasional, tetapi juga signifikan dalam konteks global. Program makan sekolah menjadi salah satu instrumen penting dalam kebijakan pembangunan sumber daya manusia, khususnya dalam memastikan pemenuhan gizi anak usia sekolah.

Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat BGN, Khairul Hidayarti, mengatakan capaian tersebut menunjukkan peran Indonesia yang semakin besar dalam upaya global memperkuat ketahanan gizi anak.

“Dengan lebih dari 61,2 juta penerima manfaat, Indonesia kini menjadi salah satu negara dengan program makan sekolah terbesar di dunia. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan setiap anak mendapatkan akses terhadap makanan bergizi yang aman dan berkualitas,” ujar Khairul.

Menurut dia, program MBG tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam menyiapkan generasi yang sehat dan produktif.

“Program MBG bukan hanya soal penyediaan makanan, tetapi juga investasi masa depan bangsa. Dengan dukungan sistem pelaksanaan yang kuat, program ini diharapkan mampu memperkuat kualitas gizi sekaligus mendukung peningkatan prestasi belajar anak-anak Indonesia,” katanya.

Secara global, implementasi program makan sekolah masih belum merata. Dari total 174 negara di dunia, baru sekitar 107 negara yang telah menjalankan program ini sebagai kebijakan nasional.

Dengan jumlah penerima manfaat yang terus meningkat, Indonesia kini menjadi salah satu contoh utama dalam implementasi program makan sekolah berskala besar, sekaligus memperkuat perannya dalam upaya global meningkatkan kualitas gizi dan pendidikan generasi muda. (NKR/D-1)

(Baca: Jumlah SPPG di Indonesia 30 Januari 2026 Tembus 21.711 Unit)

Source: Badan Gizi Nasional
Tags: BGNMakan Bergizi GratisMBGPendidikansekolah

Related Posts

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026
Next Post
LDII DKI Jakarta Tebar Puluhan Ribu Paket Kurban, Libatkan Ribuan Hewan Kurban di Lima Wilayah

LDII DKI Jakarta Tebar Puluhan Ribu Paket Kurban, Libatkan Ribuan Hewan Kurban di Lima Wilayah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026

Berlangganan Data Premium GRATIS

    Dapatkan insight terkini dari dataloka.id, Berlangganan GRATIS.

    • Tentang Kami
    • Hubungi Kami
    • Tim Kami
    • Iklan
    • Pedoman Pemberitaan
    • Karier

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Berita
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sports
    • Humaniora
    • Hiburan
    • Infografik

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.