Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Ruang Akademik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Ruang Akademik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Berita

Perbedaan LPG dan CNG, Memahami CNG sebagai Energi Alternatif yang Lebih Bersih

Memahami perbedaan LPG dan CNG penting di tengah dorongan transisi energi. Compressed Natural Gas (CNG) hadir sebagai alternatif yang lebih bersih dengan karakteristik berbeda dibanding LPG maupun LNG, baik dari sisi bentuk, penyimpanan, hingga pemanfaatannya.

by Elsa Oktavia
6 May 2026
in Berita
Perbedaan LPG dan CNG, Memahami CNG sebagai Energi Alternatif yang Lebih Bersih

Perbedaan LPG dan CNG terlihat dari bentuk fisik dan tekanan penyimpanan, di mana CNG disimpan sebagai gas bertekanan tinggi, sedangkan LPG dalam bentuk cair. (Sumber: Magnific)

Share on FacebookShare on Twitter

Perbedaan LPG dan CNG menjadi salah satu topik penting dalam pembahasan energi alternatif, terutama ketika kebutuhan energi terus meningkat dan tuntutan terhadap bahan bakar ramah lingkungan kian besar. Salah satu opsi yang mulai banyak diperhatikan adalah Compressed Natural Gas (CNG), yang menawarkan efisiensi sekaligus emisi lebih rendah dibandingkan bahan bakar konvensional.

Dikutip dari laman resmi PGN, CNG merupakan gas alam yang dikompresi pada tekanan tinggi, umumnya di atas 200 bar, sehingga lebih mudah disimpan dan didistribusikan. Secara komposisi, CNG didominasi metana dengan kadar lebih dari 95%, menjadikannya lebih bersih saat dibakar.

READ ALSO

Toco Tawarkan Marketplace Berbasis Retensi Pelanggan dan Biaya Transaksi 0% di IDMC 2026

Prediksi Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Tim Melli Diunggulkan, All Whites Kejar Sejarah

Dalam konteks yang lebih luas, CNG kerap dibandingkan dengan Liquefied Petroleum Gas (LPG) dan Liquefied Natural Gas (LNG). Ketiganya memiliki perbedaan mendasar, terutama dari sisi bentuk fisik dan metode penyimpanan.

LPG adalah campuran propana dan butana yang disimpan dalam bentuk cair pada tekanan dan suhu moderat. Sementara LNG merupakan gas alam yang didinginkan hingga suhu sangat rendah agar berubah menjadi cair. Adapun CNG tetap berada dalam bentuk gas, tetapi disimpan dalam tekanan tinggi.

Perbedaan tersebut membuat masing-masing jenis gas memiliki karakteristik penggunaan yang berbeda. CNG, misalnya, lebih banyak dimanfaatkan pada sektor transportasi sebagai bahan bakar kendaraan seperti bus dan truk. Emisi yang dihasilkan relatif lebih rendah, terutama dalam hal oksida nitrogen dan partikulat.

Di sektor industri, CNG digunakan sebagai sumber energi untuk berbagai proses produksi. Sifatnya yang lebih bersih dan efisien menjadikannya pilihan yang cukup kompetitif dari sisi biaya dan dampak lingkungan. Bahkan, dalam skala rumah tangga, CNG mulai digunakan untuk kebutuhan memasak dan pemanasan air di beberapa wilayah.

Meski demikian, penggunaan CNG tidak lepas dari sejumlah tantangan. Infrastruktur pengisian yang masih terbatas menjadi salah satu kendala utama, terutama di negara berkembang. Selain itu, kebutuhan ruang penyimpanan yang lebih besar akibat tekanan tinggi juga menjadi pertimbangan, khususnya untuk kendaraan.

Di sisi lain, keunggulan CNG cukup signifikan. Selain menghasilkan emisi lebih rendah, harganya cenderung lebih stabil dibandingkan bahan bakar berbasis minyak. Ketersediaan gas alam yang relatif melimpah juga menjadikan CNG sebagai salah satu opsi energi yang berkelanjutan.

Dalam perkembangan industri energi, pemanfaatan gas alam, termasuk LNG, juga didorong oleh berbagai pihak. Salah satunya melalui peran PT PGN LNG Indonesia yang mendorong pemanfaatan energi gas untuk menekan dampak lingkungan.

Ke depan, seiring penguatan infrastruktur dan kemajuan teknologi, penggunaan CNG dan LNG berpotensi semakin luas. Dalam konteks ini, memahami perbedaan LPG dan CNG tidak hanya relevan dari sisi teknis, tetapi juga sebagai bagian dari literasi energi di tengah transisi menuju sumber energi yang lebih bersih. (ELO/D-1)

(Baca: Dampak Penutupan Selat Hormuz: Guncangan Ekonomi Global dan Indonesia)

Source: PGN
Tags: CNGEnergiGasLPG

Related Posts

Toco Tawarkan Marketplace Berbasis Retensi Pelanggan dan Biaya Transaksi Nol Persen di IDMC 2026
Berita

Toco Tawarkan Marketplace Berbasis Retensi Pelanggan dan Biaya Transaksi 0% di IDMC 2026

19 June 2026
Prediksi Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026 Tim Melli Diunggulkan, All Whites Kejar Sejarah
Berita

Prediksi Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Tim Melli Diunggulkan, All Whites Kejar Sejarah

14 June 2026
Prediksi Belgia vs Mesir di Piala Dunia 2026 Duel Ketat Dua Tim yang Sedang Percaya Diri
Berita

Prediksi Belgia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Duel Ketat Dua Tim yang Sedang Percaya Diri

14 June 2026
Prediksi Spanyol vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026, Juara Eropa Bidik Awal Sempurna
Berita

Prediksi Spanyol vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026, Juara Eropa Bidik Awal Sempurna

14 June 2026
Prediksi Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026 Die Nationalelf Favorit Mutlak pada Laga Pembuka
Berita

Prediksi Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Die Nationalelf Favorit Mutlak pada Laga Pembuka

14 June 2026
Prediksi Belanda vs Jepang di Piala Dunia 2026 Oranje Favorit, Samurai Blue Siap Mengulang Kejutan
Berita

Prediksi Belanda vs Jepang di Piala Dunia 2026: Oranje Favorit, Samurai Blue Siap Ulang Kejutan

13 June 2026
Next Post
Jumlah Penduduk Indonesia SUPAS 2025 Mencapai 284,67 Juta Jiwa, Jawa Masih Jadi Pusat Populasi

Jumlah Penduduk Indonesia SUPAS 2025 Mencapai 284,67 Juta Jiwa, Jawa Masih Jadi Pusat Populasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Toco Tawarkan Marketplace Berbasis Retensi Pelanggan dan Biaya Transaksi Nol Persen di IDMC 2026
Berita

Toco Tawarkan Marketplace Berbasis Retensi Pelanggan dan Biaya Transaksi 0% di IDMC 2026

19 June 2026
Penjualan BYD di Indonesia 2025 didominasi oleh Atto 1, dengan lonjakan tajam terjadi pada Oktober. (Sumber: BYD)
Ekonomi

Penjualan BYD di Indonesia 2025 Tembus 46.711 Unit, Atto 1 Jadi Tulang Punggung

18 June 2026
10 Gol Tercepat di Piala Dunia, Rekor Hakan Sukur yang Belum Terpecahkan
Sports

10 Gol Tercepat di Piala Dunia, Rekor Hakan Sukur yang Belum Terpecahkan

16 June 2026
10 Pemain Tertua di Piala Dunia Sepanjang Masa, Essam El Hadary Masih Tak Tertandingi
Sports

10 Pemain Tertua di Piala Dunia Sepanjang Masa, Essam El Hadary Masih Tak Tertandingi

16 June 2026
Jumlah Penduduk Beragama Islam di Indonesia 2025 Capai 251,3 Juta Jiwa, Jawa Barat Terbanyak
Humaniora

Jumlah Penduduk Beragama Islam di Indonesia 2025 Capai 251,3 Juta Jiwa, Jawa Barat Terbanyak

16 June 2026
Mobil Listrik Terlaris Januari-Mei 2026 BYD Kuasai Pasar, Jaecoo Tempel Ketat
Ekonomi

Mobil Listrik Terlaris Januari-Mei 2026: BYD Kuasai Pasar, Jaecoo Tempel Ketat

15 June 2026

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • FinTech
  • Global
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Politik
  • Ruang Akademik
  • Sports
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Tim Kami
  • Iklan
  • Pedoman Pemberitaan
  • Karier

© 2025 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Ruang Akademik

© 2025 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.