Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Humaniora

Kemampuan Berbahasa Masyarakat Indonesia 2025, Dominasi Bahasa Nasional dan Tantangan Bahasa Daerah

Kemampuan berbahasa masyarakat Indonesia 2025 menunjukkan dominasi bahasa Indonesia, tetapi penggunaan bahasa daerah tetap kuat di ruang keluarga dan komunitas.

by Nouvan
11 May 2026
in Humaniora
Kemampuan Berbahasa Masyarakat Indonesia 2025, Dominasi Bahasa Nasional dan Tantangan Bahasa Daerah

Kemampuan berbahasa masyarakat Indonesia 2025 memperlihatkan hampir seluruh penduduk mampu berbahasa Indonesia. (Sumber: Magnific/rawpixel.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Indonesia memiliki satu bahasa nasional, yaitu bahasa Indonesia, serta ratusan bahasa daerah yang hidup dan berkembang di berbagai wilayah. Kemampuan berbahasa masyarakat Indonesia 2025 menjadi salah satu indikator penting dalam membaca dinamika sosial dan budaya, terutama dalam konteks keberagaman.

Hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025 menunjukkan, 98,12% penduduk Indonesia berumur lima tahun ke atas mampu berbahasa Indonesia. Angka ini menegaskan posisi bahasa Indonesia sebagai lingua franca yang efektif dalam menyatukan komunikasi lintas daerah, suku, dan latar belakang sosial.

READ ALSO

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

Di sisi lain, penggunaan bahasa daerah tetap menunjukkan daya tahan yang kuat. Sebanyak 73,82% penduduk masih menggunakan bahasa daerah dalam komunikasi sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Sementara itu, kemampuan berbahasa asing masih relatif terbatas. Hanya 6,28% penduduk yang memiliki kemampuan tersebut.

Jika ditelaah menurut kelompok generasi, terdapat perbedaan yang cukup mencolok. Generasi Pre-Boomer memiliki tingkat kemampuan berbahasa Indonesia paling rendah, yakni 66,80%. Sebaliknya, Generasi Z menunjukkan capaian tertinggi dengan 99,79%.

Namun, tren yang berbeda terlihat pada penggunaan bahasa daerah. Generasi Pre-Boomer justru menjadi kelompok dengan tingkat penggunaan tertinggi, mencapai 88,12%. Sementara itu, Post Gen Z berada pada posisi terendah sebesar 62,45%. Penurunan ini dapat dibaca sebagai sinyal adanya pergeseran preferensi bahasa di kalangan generasi muda, yang cenderung lebih mengandalkan Bahasa Indonesia.

Fenomena ini menghadirkan dua wajah sekaligus, keberhasilan integrasi bahasa nasional dan tantangan pelestarian bahasa daerah. Di satu sisi, tingginya kemampuan berbahasa Indonesia memperkuat kohesi nasional.

Namun, di sisi lain, berkurangnya penggunaan bahasa daerah di generasi muda berpotensi menggerus kekayaan linguistik Indonesia jika tidak diantisipasi secara sistematis.

Ke depan, strategi kebahasaan nasional perlu dirancang secara lebih seimbang—memperkuat penguasaan bahasa Indonesia tanpa mengabaikan keberlanjutan bahasa daerah. Upaya ini tidak hanya berkaitan dengan komunikasi, tetapi juga menyangkut identitas, sejarah, dan keberagaman budaya bangsa. (NKR/D-1)

(Baca: 10 Bahasa Daerah Penyumbang Terbesar Kosakata KBBI April 2025)

Source: Badan Pusat Statistik (BPS)
Tags: Bahasabahasa daerahBahasa IndonesiaBudaya

Related Posts

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026
Next Post
Negara Penerima MBG Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Kedua dengan 61 Juta Penerima-resized-to-large

Negara Penerima MBG Terbanyak di Dunia 2025, Indonesia Peringkat Kedua dengan 61 Juta Penerima

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026

Berlangganan Data Premium GRATIS

    Dapatkan insight terkini dari dataloka.id, Berlangganan GRATIS.

    • Tentang Kami
    • Hubungi Kami
    • Tim Kami
    • Iklan
    • Pedoman Pemberitaan
    • Karier

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Berita
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sports
    • Humaniora
    • Hiburan
    • Infografik

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.