• Hubungi Kami
  • Iklan
  • Karier
  • Pedoman Pemberitaan
  • Sample Page
  • Tentang Kami
  • Tim Kami
  • Visualizer Demo Page
Dataloka.id
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Dataloka.id
No Result
View All Result
Home Humaniora

Fenomena Langit Mei 2026: Dua Bulan Purnama hingga Hujan Meteor Eta Aquarid

Fenomena langit Mei 2026 menghadirkan dua bulan purnama, hujan meteor Eta Aquarid, serta papasan Bulan dengan planet-planet terang yang dapat diamati sepanjang bulan.

Nouvan by Nouvan
3 May 2026
in Humaniora
0
Fenomena Langit Mei 2026: Dua Bulan Purnama hingga Hujan Meteor Eta Aquarid

Fenomena langit Mei 2026 menyuguhkan dua kali bulan purnama, hujan meteor Eta Aquarid, dan berbagai konjungsi Bulan dengan planet. (Sumber: Magnific)

607
SHARES
3.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Fenomena langit Mei 2026 menghadirkan rangkaian peristiwa astronomi menarik yang dapat diamati dari Bumi. Sepanjang bulan, langit malam dihiasi dua kali fase Bulan Purnama, hujan meteor Eta Aquarid, serta sejumlah peristiwa papasan antara Bulan dan planet-planet terang.

Mei dibuka dengan Bulan Purnama pada 2 Mei dan ditutup dengan Bulan Purnama kedua pada 31 Mei. Fenomena dua kali purnama dalam satu bulan kalender ini kerap disebut sebagai Blue Moon.

Selain itu, fase Bulan Baru pada 17 Mei menjadi momen ideal untuk pengamatan objek langit redup seperti Bima Sakti karena minim gangguan cahaya alami.

Dari sisi planet, Merkurius hanya dapat diamati pada awal bulan di ufuk timur saat fajar sebelum akhirnya menghilang karena konjungsi superior dengan Matahari. Menjelang akhir Mei, planet ini kembali muncul di langit senja setelah Matahari terbenam.

Sementara itu, Venus dan Jupiter tampak cukup dominan di langit barat selepas Matahari terbenam. Venus dapat diamati hingga sekitar satu jam setelah Matahari terbenam, sedangkan Jupiter bertahan hingga sekitar pukul 21.00 waktu lokal. Kedua planet ini juga akan berpapasan dengan Bulan pada pertengahan bulan.

Di langit fajar, Mars dan Saturnus masih menjadi objek utama. Keduanya tampak semakin tinggi setiap harinya dan dapat diamati sebelum Matahari terbit. Mars bergerak dari rasi Pisces menuju Aries, sedangkan Saturnus berada di rasi Cetus sepanjang bulan.

Adapun Uranus dan Neptunus memerlukan alat bantu seperti teleskop karena cahayanya yang redup. Uranus dapat diamati sesaat setelah Matahari terbenam di awal bulan, sementara Neptunus terlihat sebelum fajar di rasi Pisces.

Hujan Meteor Eta Aquarid

Puncak aktivitas meteor terjadi pada 5–6 Mei melalui hujan meteor Eta Aquarid. Fenomena ini berasal dari sisa debu komet Halley dan dapat menghasilkan sekitar 10 hingga 30 meteor per jam pada kondisi langit ideal. Meteor tampak datang dari rasi Aquarius dan paling baik diamati setelah tengah malam hingga menjelang fajar.

Selain itu, sejumlah peristiwa konjungsi turut meramaikan langit Mei. Bulan akan berpapasan dengan bintang terang Antares pada 3–4 Mei dan kembali terjadi pada 31 Mei. Kemudian, konjungsi dengan Saturnus terjadi pada 14 Mei, Mars pada 15 Mei, Venus pada 19 Mei, Jupiter pada 20 Mei, serta Regulus pada 23 Mei.

Minggu ketiga Mei menjadi waktu terbaik untuk menikmati langit malam, terutama saat fase Bulan Baru. Pada periode ini, pengamatan Bima Sakti dan gugusan bintang menjadi lebih optimal karena kondisi langit yang gelap.

Sepanjang Mei, berbagai bintang terang seperti Sirius, Canopus, Arcturus, hingga Antares dapat dijadikan panduan dalam pengamatan. Kehadiran rasi-rasi seperti Scorpius, Leo, dan Crux juga memudahkan pengamat dalam mengenali objek langit.

Tak hanya itu, kampanye langit gelap Globe at Night berlangsung pada 8–17 Mei. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran terhadap dampak polusi cahaya dengan mengajak masyarakat mengamati jumlah bintang yang terlihat dari lokasi masing-masing.

Dengan rangkaian peristiwa tersebut, Fenomena Langit pada Mei 2026 menjadi salah satu periode terbaik bagi pengamat langit, baik pemula maupun berpengalaman, untuk menikmati keindahan langit malam secara langsung. (NKR/D-1)

(Baca: Mengenal Rasi Ursa Mayor (Bintang Biduk): Sang Beruang Besar yang Penuh Cerita)

Source: Langit Selatan
Tags: asteroidAstronomiBintangBulanhujan meteorMeteorPlanet
Previous Post

India Jadi Negara dengan Pengguna Instagram Terbanyak April 2026

Next Post

Manfaat Gaya Hidup Aktif dan Sehat, Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

Nouvan

Nouvan

Jurnalis data di Dataloka.id - Bergabung sejak Februari 2025.

Next Post
Manfaat Gaya Hidup Aktif dan Sehat, Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

Manfaat Gaya Hidup Aktif dan Sehat, Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Kekuatan dan Kelemahan 10 Kampus Terbaik Indonesia di THE WUR 2027
  • 10 Kampus Indonesia dengan Skor THE WUR 2027 Paling Seimbang, Unsri Teratas
  • Unair vs UI, Siapa Kampus Paling Internasional Versi THE WUR 2027?
  • TKA 2026 Mulai 26 Oktober, Durasi Matematika Naik Jadi 75 Menit
  • Daftar Gaji Data Analyst di Indonesia 2026, Jakarta Timur Tertinggi

Recent Comments

  1. Inflasi Sulut Tembus 7,59 Persen, Tertinggi se-Indonesia; Cabai, Tomat, dan Ikan Tude Jadi Pemicu - LENSA-INDO.COM on Inflasi Sulawesi Utara Tertinggi di Indonesia pada September 2026, Capai 7,59%
  2. UI dan UIN Sunan Kalijaga, Beda Kekuatan di THE WUR 2027 – Dataloka.id on 10 Kampus Indonesia dengan Skor Industri Tertinggi THE WUR 2027, UI Teratas
  3. Di 11 Provinsi, Rata-Rata Kuliah S1 Memakan Waktu 4,5 Tahun atau Lebih – Dataloka.id on 10 Provinsi dengan Kampus Terbanyak 2025, Jawa Barat Teratas tetapi Banten Pimpin Mahasiswa Baru
  4. Satu dari Tiga Lulusan Perguruan Tinggi 2025 Berasal dari PPG – Dataloka.id on Sekolah Tinggi Hampir Separuh Kampus Indonesia, tetapi Hanya Tampung 8,69% Mahasiswa
  5. Sekolah Tinggi Hampir Separuh Kampus Indonesia, tetapi Hanya Tampung 8,69% Mahasiswa – Dataloka.id on Jumlah Mahasiswa Baru Indonesia Capai 2,16 Juta pada 2025, Banten Terbanyak

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • FinTech
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Infografik
  • Politik
  • Uncategorized
  • Hubungi Kami
  • Iklan
  • Karier
  • Pedoman Pemberitaan
  • Sample Page
  • Tentang Kami
  • Tim Kami
  • Visualizer Demo Page

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Hubungi Kami
  • Iklan
  • Karier
  • Pedoman Pemberitaan
  • Sample Page
  • Tentang Kami
  • Tim Kami
  • Visualizer Demo Page

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.