• Hubungi Kami
  • Iklan
  • Karier
  • Pedoman Pemberitaan
  • Sample Page
  • Tentang Kami
  • Tim Kami
  • Visualizer Demo Page
Dataloka.id
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Dataloka.id
No Result
View All Result
Home Berita

Kepastian THR untuk Pengemudi Ojek Online: Skema dan Besaran Sedang Difinalisasi

Pemerintah tengah memfinalisasi skema tunjangan hari raya (THR) bagi pengemudi ojek online (ojol).

Imam Fachdrian Rachmat by Imam Fachdrian Rachmat
7 March 2025
in Berita
0
Kepastian THR untuk Pengemudi Ojek Online: Skema dan Besaran Sedang Difinalisasi

Ilustrasi ojek online. (Sumber: Wikicommons/Galeri ega)

587
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) tengah merampungkan regulasi terkait pemberian tunjangan hari raya (THR) bagi pengemudi ojek online (ojol). Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menegaskan bahwa pemerintah berupaya merancang skema yang adil dan berkelanjutan bagi pengemudi ojol di seluruh Indonesia.

Pembahasan mengenai skema THR bagi pengemudi ojol masih berlangsung. Pemerintah aktif berdialog dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perusahaan penyedia layanan transportasi berbasis aplikasi serta asosiasi pengemudi, guna mencapai kesepakatan yang mengakomodasi kepentingan semua pihak.

Salah satu tantangan utama dalam pemberian THR bagi pengemudi ojol adalah status hubungan kerja mereka. Selama ini, perusahaan aplikator, seperti Gojek dan Grab, menyatakan bahwa pengemudi adalah mitra mandiri, bukan karyawan tetap. Oleh karena itu, skema pemberian THR perlu disesuaikan dengan status hukum tersebut agar tidak bertentangan dengan peraturan yang berlaku.

Di sisi lain, Komisi IX DPR RI turut mengawal proses finalisasi aturan ini. Anggota Komisi IX DPR, Edy Wuryanto, meminta Kemenaker memastikan regulasi yang dibuat dapat memberikan kepastian hukum serta meningkatkan kesejahteraan pengemudi ojol. “Kami berharap pemerintah segera memberikan kejelasan mengenai skema THR bagi pengemudi ojek online agar ada kepastian bagi para pekerja di sektor ini,” ujarnya.

Saat ini, berbagai opsi tengah dikaji, termasuk kemungkinan perusahaan aplikator turut berkontribusi dalam pemberian THR atau adanya skema lain yang lebih fleksibel. Kemenaker menargetkan keputusan final dapat segera diumumkan sebelum memasuki masa pembayaran THR tahun ini.

Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, perusahaan aplikator, dan pengemudi ojol, diharapkan kebijakan ini dapat segera direalisasikan. Pemerintah berkomitmen untuk menciptakan regulasi yang adil dan memberikan kepastian bagi pekerja sektor informal, termasuk para pengemudi ojek online. (IMR/D-2)

(Baca juga: Jumlah Penumpang KRL Jabodetabek selama 2024)

“Jelajahi data dengan lebih mudah dan cepat! Download aplikasi Dataloka.id di Android sekarang untuk akses informasi berbasis data yang akurat dan terpercaya, download aplikasinya di sini!”

Tags: larasOJOLTHR
Previous Post

IHSG Hari Ini: Potensi Koreksi, Saham MDKA hingga PGAS Jadi Pilihan

Next Post

Bencana Alam dengan Kerugian Ekonomi Terbesar 2024

Imam Fachdrian Rachmat

Imam Fachdrian Rachmat

Next Post
Bencana Alam dengan Kerugian Ekonomi Terbesar 2024

Bencana Alam dengan Kerugian Ekonomi Terbesar 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Kekuatan dan Kelemahan 10 Kampus Terbaik Indonesia di THE WUR 2027
  • 10 Kampus Indonesia dengan Skor THE WUR 2027 Paling Seimbang, Unsri Teratas
  • Unair vs UI, Siapa Kampus Paling Internasional Versi THE WUR 2027?
  • TKA 2026 Mulai 26 Oktober, Durasi Matematika Naik Jadi 75 Menit
  • Daftar Gaji Data Analyst di Indonesia 2026, Jakarta Timur Tertinggi

Recent Comments

  1. Inflasi Sulut Tembus 7,59 Persen, Tertinggi se-Indonesia; Cabai, Tomat, dan Ikan Tude Jadi Pemicu - LENSA-INDO.COM on Inflasi Sulawesi Utara Tertinggi di Indonesia pada September 2026, Capai 7,59%
  2. UI dan UIN Sunan Kalijaga, Beda Kekuatan di THE WUR 2027 – Dataloka.id on 10 Kampus Indonesia dengan Skor Industri Tertinggi THE WUR 2027, UI Teratas
  3. Di 11 Provinsi, Rata-Rata Kuliah S1 Memakan Waktu 4,5 Tahun atau Lebih – Dataloka.id on 10 Provinsi dengan Kampus Terbanyak 2025, Jawa Barat Teratas tetapi Banten Pimpin Mahasiswa Baru
  4. Satu dari Tiga Lulusan Perguruan Tinggi 2025 Berasal dari PPG – Dataloka.id on Sekolah Tinggi Hampir Separuh Kampus Indonesia, tetapi Hanya Tampung 8,69% Mahasiswa
  5. Sekolah Tinggi Hampir Separuh Kampus Indonesia, tetapi Hanya Tampung 8,69% Mahasiswa – Dataloka.id on Jumlah Mahasiswa Baru Indonesia Capai 2,16 Juta pada 2025, Banten Terbanyak

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • FinTech
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Infografik
  • Politik
  • Uncategorized
  • Hubungi Kami
  • Iklan
  • Karier
  • Pedoman Pemberitaan
  • Sample Page
  • Tentang Kami
  • Tim Kami
  • Visualizer Demo Page

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Hubungi Kami
  • Iklan
  • Karier
  • Pedoman Pemberitaan
  • Sample Page
  • Tentang Kami
  • Tim Kami
  • Visualizer Demo Page

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.