Jumlah penduduk beragama Katolik di Indonesia mengalami peningkatan pada 2024. Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, total pemeluk Katolik per 31 Desember 2024 mencapai 8,74 juta jiwa.
Jika dibandingkan dengan 2023, jumlah tersebut meningkat 1,63% dari sebelumnya 8,6 juta jiwa. Pada tingkat provinsi, Nusa Tenggara Timur menjadi wilayah dengan jumlah penduduk beragama Katolik terbanyak di Indonesia, dengan total mencapai 3,08 juta jiwa.
Jika diturunkan ke level kabupaten/kota, Kabupaten Manggarai di Nusa Tenggara Timur tercatat sebagai daerah dengan jumlah pemeluk Katolik terbanyak di Indonesia. Sepanjang 2024, jumlah penduduk beragama Katolik di wilayah ini mencapai 333.126 jiwa, sejalan dengan posisi Nusa Tenggara Timur sebagai provinsi dengan populasi Katolik terbesar.
Sementara itu, pada skala wilayah yang lebih kecil, konsentrasi pemeluk Katolik terbesar berada di Kecamatan Langke Rembong. Kecamatan yang berada di Kabupaten Manggarai ini mencatat jumlah pemeluk Katolik mencapai 62.617 jiwa. Posisi berikutnya ditempati Kecamatan Ruteng, yang juga berada di wilayah Manggarai, dengan jumlah 46.622 jiwa.
Di wilayah Nusa Tenggara Timur lainnya, Kecamatan Kodi Utara mencatat 42.634 pemeluk Katolik, disusul Kecamatan Borong dengan 42.032 jiwa. Selanjutnya, Kecamatan Sengah Temila memiliki 41.714 penduduk beragama Katolik, sementara Kecamatan Boawae mencatat 40.112 jiwa.
Masih di kawasan timur Indonesia, Kecamatan Malaka Tengah mencatat jumlah pemeluk Katolik sebesar 38.870 jiwa. Dari Papua Selatan, Kecamatan Merauke juga masuk dalam daftar kecamatan dengan pemeluk Katolik terbanyak, dengan jumlah 38.831 jiwa.
Adapun Kecamatan Satar Mese mencatat 38.174 penduduk beragama Katolik. Melengkapi daftar kecamatan dengan pemeluk Katolik terbanyak di Indonesia 2024, Kecamatan Lamba Leda Selatan memiliki 37.127 jiwa pemeluk Katolik. (RK/D-1)
(Baca: Jumlah Pemeluk Kristen di Dunia Menurut Kawasan pada 2025)













