Indonesia kembali menempati posisi teratas sebagai negara dengan pengguna TikTok terbanyak di dunia pada April 2026. Jumlah pengguna di dalam negeri mencapai 222.583.000 akun, dengan pertumbuhan 26,1% secara kuartalan (QoQ). Kenaikan ini memperlebar jarak Indonesia dari negara lain dalam daftar global.
Di bawahnya, Amerika Serikat berada di peringkat kedua dengan 162.514.000 pengguna dan pertumbuhan 0,8%. Sementara itu, Brasil mengikuti di posisi ketiga dengan 143.846.000 pengguna, tumbuh 3,7%, sehingga tetap bertahan di kelompok tiga besar.
Berikutnya, Meksiko menempati posisi keempat dengan 106.973.000 pengguna. Posisi ini kemudian diikuti Vietnam di peringkat kelima dengan 91.124.000 pengguna, dengan laju pertumbuhan 22,4% yang relatif tinggi di antara negara-negara besar lainnya.
Setelah itu, Pakistan dan Filipina berada di peringkat keenam dan ketujuh dengan masing-masing 88.448.000 dan 78.128.000 pengguna. Di antara keduanya, Filipina menunjukkan kenaikan lebih cepat dengan pertumbuhan 23,6% secara kuartalan.
Di sisi lain, Rusia menempati posisi kedelapan dengan 66.986.000 pengguna dan menjadi satu-satunya negara di sepuluh besar yang mengalami penurunan, yakni -1,4%. Adapun Thailand dan Bangladesh melengkapi daftar sepuluh besar dengan masing-masing 66.357.000 dan 62.426.000 pengguna, seiring pertumbuhan 19,2% dan 6,2%. (RK/D-1)
Daftar 20 Negara dengan Pengguna TikTok Terbanyak (April 2026)
- Indonesia: 222.583.000 (+26,1%)
- Amerika Serikat: 162.514.000 (+0,8%)
- Brasil: 143.846.000 (+3,7%)
- Meksiko: 106.973.000 (+3,6%)
- Vietnam: 91.124.000 (+22,4%)
- Pakistan: 88.448.000 (+4,9%)
- Filipina: 78.128.000 (+23,6%)
- Rusia: 66.986.000 (-1,4%)
- Thailand: 66.357.000 (+19,2%)
- Bangladesh: 62.426.000 (+6,2%)
- Nigeria: 55.489.000 (+7,3%)
- Mesir: 53.640.000 (+5,4%)
- Turki: 47.792.000 (+2,8%)
- Jepang: 44.629.000 (+13,1%)
- Kolombia: 41.993.000 (+5,2%)
- Arab Saudi: 41.515.000 (+2,5%)
- Irak: 41.012.000 (+2,4%)
- Malaysia: 35.491.000 (+17,0%)
- Afrika Selatan: 31.856.000 (+2,8%)
- Argentina: 31.636.000 (+4,0%)
(Baca: TikTok dan WhatsApp Pimpin Durasi Penggunaan Media Sosial di Indonesia 2026)













