Pada pertengahan 2025, jumlah pemeluk Kristen di dunia 2025 tercatat mencapai 2,65 miliar jiwa. Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 4,99% dibandingkan 2020, ketika jumlah umat Kristen global berada di kisaran 2,52 miliar jiwa.
Jika ditinjau berdasarkan wilayah, Afrika tercatat sebagai kawasan dengan jumlah umat Kristen terbesar di dunia pada pertengahan 2025. Jumlah pemeluk Kristen di benua tersebut mencapai sekitar 754,23 juta jiwa.
Selanjutnya, Amerika Latin berada di peringkat kedua dengan jumlah umat Kristen mencapai 620,12 juta jiwa. Setelah itu, Eropa menempati posisi berikutnya dengan sekitar 551,93 juta pemeluk Kristen.
Sementara itu, Asia tercatat memiliki sekitar 416,79 juta umat Kristen. Jumlah tersebut menempatkan Asia di peringkat keempat secara global. Di bawahnya, Amerika Utara memiliki sekitar 271,78 juta pemeluk Kristen, sedangkan kawasan Oseania mencatat jumlah umat Kristen yang lebih kecil, yakni sekitar 30,47 juta jiwa.
Di sisi lain, Timur Tengah menjadi wilayah dengan jumlah umat Kristen paling sedikit pada pertengahan 2025. Jumlah pemeluk Kristen di kawasan ini tercatat sekitar 20,39 juta jiwa. Wilayah Timur Tengah dalam data tersebut mencakup Bahrain, Siprus, Mesir, Iran, Irak, Israel, Yordania, Kuwait, Lebanon, Oman, Palestina, Qatar, Arab Saudi, Suriah, Turki, Uni Emirat Arab, dan Yaman. (RK/D-1)
(Baca: Jumlah Gereja Katolik di Indonesia 2025, NTT Paling Banyak)













