Persentase lansia di Indonesia 2025 menunjukkan tren peningkatan. Pada 2025, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), proporsi penduduk lanjut usia mencapai 11,93% atau naik 0,42 poin persentase jika dibandingkan dengan 2024 yang berada di level 11,51%.
Secara regional, Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat persentase lansia tertinggi pada 2025, yakni 17,78%. Angka ini jauh melampaui rata-rata nasional.
Posisi berikutnya ditempati Jawa Timur dengan 15,40%, diikuti oleh Bali dengan 15,03% penduduk lansia dan Jawa Tengah 14,39% penduduk lansia.
Di luar Jawa, Sulawesi Utara menonjol dengan persentase lansia mencapai 14,08% dan menjadi yang tertinggi di kawasan Indonesia timur. Sementara itu, beberapa provinsi lain berada sedikit di atas atau mendekati rata-rata nasional, seperti Sumatra Barat (11,98%), DKI Jakarta (11,97%), dan Sulawesi Selatan (11,67%).
Sebaliknya, sejumlah wilayah di Papua masih mencatat persentase lansia relatif rendah. Papua Tengah berada di posisi terbawah dengan 6,69%, diikuti Papua Barat (6,75%) dan Papua Selatan (6,78%). (RK/D-1)
Persentase Lansia di Indonesia 2025 Berdasarkan Provinsi
- Daerah Istimewa Yogyakarta: 17,78%
- Jawa Timur: 15,40%
- Bali: 15,03%
- Jawa Tengah: 14,39%
- Sulawesi Utara: 14,08%
- Sumatra Barat: 11,98%
- DKI Jakarta: 11,97%
- Sulawesi Selatan: 11,67%
- Jawa Barat: 11,48%
- Lampung: 11,36%
- Sumatra Selatan: 10,62%
- Gorontalo: 10,45%
- Kalimantan Selatan: 10,23%
- Kep. Bangka Belitung: 10,23%
- Bengkulu: 10,22%
- Sumatra Utara: 10,22%
- Jambi: 9,93%
- Nusa Tenggara Timur: 9,91%
- Sulawesi Tengah: 9,90%
- Kalimantan Barat: 9,85%
- Nusa Tenggara Barat: 9,69%
- Maluku: 9,54%
- Aceh: 9,53%
- Banten: 9,48%
- Kalimantan Tengah: 9,19%
- Kalimantan Timur: 9,03%
- Sulawesi Tenggara: 8,83%
- Sulawesi Barat: 8,78%
- Kalimantan Utara: 8,74%
- Papua Pegunungan: 8,63%
- Riau: 8,62%
- Maluku Utara: 8,55%
- Kepulauan Riau: 8,05%
- Papua: 7,95%
- Papua Barat Daya: 7,82%
- Papua Selatan: 6,78%
- Papua Barat: 6,75%
- Papua Tengah: 6,69%
(Baca: Jumlah Penduduk Lansia Indonesia 2024 Menurut PBB Tembus 32,57 Juta Jiwa)













