Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Humaniora

Penyebab Perceraian di Indonesia 2024, Perselisihan dan Masalah Ekonomi Jadi Faktor Dominan

Data BPS menunjukkan penyebab perceraian di Indonesia 2024 didominasi oleh perselisihan dan masalah ekonomi. Total perceraian mencapai 399.921 kasus sepanjang tahun.

by Nouvan
24 November 2025
in Humaniora
Penyebab Perceraian di Indonesia 2024, Perselisihan dan Masalah Ekonomi Jadi Faktor Dominan

Tercatat 399.921 kasus perceraian di Indonesia sepanjang 2024. Perselisihan dan masalah ekonomi menjadi penyebab utama perceraian di Indonesia 2024. (Sumber: Freepik)

Share on FacebookShare on Twitter

Isu perceraian Raisa Andriana dan Hamish Daud yang ramai diperbincangkan pada Oktober 2025 kembali menyoroti persoalan rumah tangga di Indonesia. Publik pun menyoroti betapa rentannya hubungan pernikahan di tengah tekanan kehidupan modern.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), penyebab perceraian di Indonesia 2024 masih didominasi oleh faktor klasik seperti perselisihan dan masalah ekonomi.

READ ALSO

Data Aduan Komnas HAM 2025, Konflik Agraria dan Aparat Negara Masih Dominan

Media Arus Utama Terdesak Konten Kreator, Ini Strategi Bertahan Perusahaan Media Global

Menurut catatan BPS, sepanjang 2024 terdapat 399.921 kasus perceraian di Indonesia. Dari jumlah tersebut, perselisihan atau pertengkaran terus-menerus menjadi penyebab terbanyak, yakni 251.125 kasus.

Faktor masalah ekonomi menempati posisi kedua dengan 100.198 kasus. Tekanan finansial, pengangguran, serta kesenjangan penghasilan antara suami dan istri turut memperbesar risiko keretakan rumah tangga.

Selain dua faktor utama tersebut, terdapat pula penyebab lain seperti meninggalkan pasangan (31.265 kasus), kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) (7.256 kasus), judi (2.889 kasus), dan mabuk (2.004 kasus).

Penyebab lain dengan jumlah kasus lebih kecil meliputi dihukum penjara (1.335 kasus), zina (1.005 kasus), murtad (1.000 kasus), poligami (849 kasus), madat atau penyalahgunaan narkotika (436 kasus), kawin paksa (307 kasus), serta cacat badan (252 kasus). (NKR/D-1)

(Baca: Jumlah Perceraian di Jawa Tengah 2024 Berdasarkan Kabupaten Kota)

Untuk mendapatkan update data terbaru, silahkan bergabung di WA Channel Dataloka.id, disini.

Source: Badan Pusat Statistik (BPS)

Related Posts

Data Aduan Komnas HAM 2025, Konflik Agraria dan Aparat Negara Masih Dominan
Humaniora

Data Aduan Komnas HAM 2025, Konflik Agraria dan Aparat Negara Masih Dominan

18 January 2026
Media Arus Utama Terdesak Konten Kreator, Ini Strategi Bertahan Perusahaan Media Global
Humaniora

Media Arus Utama Terdesak Konten Kreator, Ini Strategi Bertahan Perusahaan Media Global

18 January 2026
Populasi Muslim di Dunia 2025 Indonesia Teratas, Pakistan dan India Menyusul
Humaniora

Populasi Muslim di Dunia 2025: Indonesia Teratas, Pakistan dan India Menyusul

16 January 2026
Medsos Terpopuler di Dunia Oktober 2025 WhatsApp Ungguli Instagram dan Facebook
Humaniora

Medsos Terpopuler di Dunia Oktober 2025: WhatsApp Ungguli Instagram dan Facebook

15 January 2026
Jumlah Kasus Kekerasan pada Anak di Indonesia 2025, Kekerasan Seksual Mendominasi
Humaniora

Jumlah Kasus Kekerasan pada Anak di Indonesia 2025, Kekerasan Seksual Mendominasi

15 January 2026
Jumlah Kematian di Indonesia 2024, Jawa Timur Paling Banyak
Humaniora

Jumlah Kematian di Indonesia 2024, Jawa Timur Paling Banyak

10 January 2026
Next Post
Indonesia Masih Jadi Negara Pengguna TikTok Terbanyak di Dunia pada Oktober 2025

Indonesia masih Jadi Negara Pengguna TikTok Terbanyak di Dunia pada Oktober 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Data Aduan Komnas HAM 2025, Konflik Agraria dan Aparat Negara Masih Dominan
Humaniora

Data Aduan Komnas HAM 2025, Konflik Agraria dan Aparat Negara Masih Dominan

18 January 2026
Media Arus Utama Terdesak Konten Kreator, Ini Strategi Bertahan Perusahaan Media Global
Humaniora

Media Arus Utama Terdesak Konten Kreator, Ini Strategi Bertahan Perusahaan Media Global

18 January 2026
Populasi Muslim di Dunia 2025 Indonesia Teratas, Pakistan dan India Menyusul
Humaniora

Populasi Muslim di Dunia 2025: Indonesia Teratas, Pakistan dan India Menyusul

16 January 2026
Link Buku Broken Strings Aurelie Moeremans PDF Bahasa Indonesia dan Inggris_-resized-to-large
Berita

Link Buku Broken Strings Aurelie Moeremans PDF Bahasa Indonesia dan Inggris

16 January 2026
Arsenal Menang Tipis 3-2 atas Chelsea pada Leg Pertama Semifinal Carabao Cup 20252026
Berita

Arsenal Menang Tipis 3-2 atas Chelsea pada Leg Pertama Semifinal Carabao Cup 2025/2026

15 January 2026
Medsos Terpopuler di Dunia Oktober 2025 WhatsApp Ungguli Instagram dan Facebook
Humaniora

Medsos Terpopuler di Dunia Oktober 2025: WhatsApp Ungguli Instagram dan Facebook

15 January 2026

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • FinTech
  • Global
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Politik
  • Sports
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Tim Kami
  • Iklan
  • Pedoman Pemberitaan
  • Karier

© 2025 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan

© 2025 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.