Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Ruang Akademik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Ruang Akademik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Humaniora

Gunung Paling Aktif di Indonesia 2025 per 12 Oktober, Semeru Nomor Satu

Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM, hingga 12 Oktober 2025, sejumlah gunung berapi di Indonesia masih menunjukkan aktivitas erupsi yang cukup tinggi.

by Raka Maheswara
15 February 2026
in Humaniora
Gunung Paling Aktif di Indonesia 2025 per 12 Oktober, Semeru Nomor Satu

Gunung Semeru di Jawa Timur menempati posisi pertama sebagai gunung paling aktif di Indonesia pada 2025 hingga 12 Oktober, dengan total 2.609 kali letusan yang tercatat sepanjang tahun. (Sumber: Freepik/jcomp)

Share on FacebookShare on Twitter

Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM, hingga 12 Oktober 2025, sejumlah gunung berapi di Indonesia masih menunjukkan aktivitas erupsi yang cukup tinggi.

Dalam catatan tersebut, Gunung Semeru di Jawa Timur menempati posisi pertama sebagai gunung paling aktif di Indonesia 2025, dengan total 2.609 kali letusan yang tercatat sepanjang tahun.

READ ALSO

Data Permohonan WNI Lepas Kewarganegaraan Naik pada 2025, Bagaimana 2026?

Jumlah Dokter di Indonesia 2026 Tembus 208.810 Orang, Jawa Barat Terbanyak

Aktivitas Gunung Semeru terus menjadi perhatian utama karena intensitas erupsinya yang konsisten hampir setiap tahun. Meskipun sebagian besar letusan berskala kecil hingga sedang, lontaran abu vulkanik kerap memengaruhi wilayah di sekitar Lumajang dan Malang.

Di posisi kedua, Gunung Ibu di Maluku Utara mencatat 2.372 kali letusan. Gunung ini termasuk dalam kategori sangat aktif dan telah mengalami fase erupsi berkepanjangan selama beberapa tahun terakhir. Sementara itu, Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur menyusul di peringkat ketiga dengan 693 kali letusan.

Adapun gunung aktif lainnya yang tercatat oleh PVMBG antara lain Gunung Dukono dengan 500 kali letusan, Gunung Ili Lewotolok sebanyak 288 kali, dan Gunung Marapi di Sumatera Barat dengan 108 kali letusan. Di bawahnya, Gunung Raung (47 kali), Gunung Dempo (5 kali), serta Gunung Karangetang (1 kali) juga menunjukkan aktivitas erupsi dalam skala lebih rendah.

Tingginya jumlah letusan di beberapa wilayah menegaskan bahwa Indonesia, yang berada di jalur Cincin Api Pasifik (Pacific Ring of Fire), tetap menjadi salah satu negara dengan aktivitas vulkanik paling intens di dunia. Kondisi ini menuntut kewaspadaan tinggi, terutama bagi masyarakat yang bermukim di sekitar lereng gunung berapi aktif.

Dengan total erupsi terbanyak, Gunung Semeru masih menjadi gunung paling aktif di Indonesia 2025 per 12 Oktober berdasarkan data PVMBG ESDM. Aktivitas vulkanik yang terus terjadi menjadi pengingat penting akan perlunya kesiapsiagaan dan edukasi bencana bagi masyarakat di kawasan rawan erupsi. (RK/D-1)

(Baca: Letusan Gunung Terdahsyat di Dunia Sepanjang Sejarah)

Source: PVMBG ESDM
Tags: gunungGunung Berapilingkungan

Related Posts

Data Permohonan WNI Lepas Kewarganegaraan Naik 11,25% pada 2025
Humaniora

Data Permohonan WNI Lepas Kewarganegaraan Naik pada 2025, Bagaimana 2026?

21 July 2026
Jumlah Dokter di Indonesia 2026 Tembus 208.810 Orang, Jawa Barat Terbanyak
Humaniora

Jumlah Dokter di Indonesia 2026 Tembus 208.810 Orang, Jawa Barat Terbanyak

4 July 2026
Jumlah Penduduk Beragama Islam di Indonesia 2025 Capai 251,3 Juta Jiwa, Jawa Barat Terbanyak
Humaniora

Jumlah Penduduk Beragama Islam di Indonesia 2025 Capai 251,3 Juta Jiwa, Jawa Barat Terbanyak

16 June 2026
Daftar 8 Penyakit Termahal yang Dibayar BPJS Kesehatan di 2024
Humaniora

Daftar 8 Penyakit Termahal yang Dibayar BPJS Kesehatan di 2024

13 June 2026
Impor Alat Kesehatan Indonesia 2025 masih Tinggi, China Jadi Pemasok Utama
Humaniora

Impor Alat Kesehatan Indonesia 2025 masih Tinggi, China Jadi Pemasok Utama

2 June 2026
Jumlah Kunjungan Presiden Prabowo ke Luar Negeri 2024-2026 Capai 54 Kali dalam 19 Bulan
Humaniora

Jumlah Kunjungan Presiden Prabowo ke Luar Negeri 2024-2026 Capai 54 Kali dalam 19 Bulan

2 June 2026
Next Post
Tren Kenaikan Peringkat FIFA Indonesia Selama Kualifikasi Piala Dunia 2026

Tren Kenaikan Peringkat FIFA Indonesia Selama Kualifikasi Piala Dunia 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Data Permohonan WNI Lepas Kewarganegaraan Naik 11,25% pada 2025
Humaniora

Data Permohonan WNI Lepas Kewarganegaraan Naik pada 2025, Bagaimana 2026?

21 July 2026
Dampak Ekonomi Piala Dunia 2026 di Indonesia Tembus Rp5,03 Triliun
Ekonomi

Dampak Ekonomi Piala Dunia 2026 di Indonesia Tembus Rp5,03 Triliun

21 July 2026
Daftar Negara dengan Gelar Piala Dunia Terbanyak, Spanyol Nomor Berapa
Sports

Daftar Negara dengan Gelar Piala Dunia Terbanyak, Spanyol Nomor Berapa?

20 July 2026
LCGC Terlaris di Indonesia Semester I 2026, Toyota Calya Memimpin
Ekonomi

LCGC Terlaris di Indonesia Semester I 2026, Toyota Calya Memimpin

20 July 2026
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026, Mbappe Raih Sepatu Emas dengan 10 Gol
Sports

Daftar Top Skor Piala Dunia 2026, Mbappe Raih Sepatu Emas dengan 10 Gol

20 July 2026
Spanyol Juara, Hadiah Piala Dunia 2026 Capai Rp895 Miliar
Sports

Spanyol Juara, Hadiah Piala Dunia 2026 Capai Rp895 Miliar

20 July 2026

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • FinTech
  • Global
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Politik
  • Ruang Akademik
  • Sports
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Tim Kami
  • Iklan
  • Pedoman Pemberitaan
  • Karier

© 2025 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Ruang Akademik

© 2025 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.