Persaingan film terlaris 2025 Indonesia semakin mengerucut menjelang akhir tahun. Berdasarkan data Cinepoint per 20 Desember 2025, film Jumbo masih menempati posisi teratas dengan raihan 10.233.002 penonton, sementara Agak Laen: Menyala Pantiku! terus mendekati dengan selisih sekitar 1,73 juta penonton.
Jumbo, yang mengusung genre petualangan, keluarga, dan animasi dengan durasi 1 jam 42 menit, menjadi satu-satunya film yang menembus angka 10 juta penonton sepanjang 2025. Capaian tersebut menempatkan film produksi tahun 2025 ini sebagai pemimpin klasemen box office nasional hingga pekan ketiga Desember.
Di bawahnya, Agak Laen: Menyala Pantiku! mencatatkan total 8.501.076 penonton. Film bergenre komedi berdurasi hampir dua jam ini menjadi pesaing terdekat Jumbo, sekaligus mengukuhkan posisi genre komedi sebagai salah satu magnet utama penonton bioskop sepanjang 2025.
Peringkat ketiga ditempati Pabrik Gula, film horor berdurasi 2 jam 12 menit, dengan total 4.726.760 penonton. Angka tersebut terpaut cukup jauh dari dua posisi teratas, tetapi masih unggul dibandingkan film-film lain dalam daftar 10 besar.
Masih dari genre horor, Petaka Gunung Gede berada di urutan keempat dengan 3.242.843 penonton. Selanjutnya, Sore Istri Dari Masa Depan menempati posisi kelima setelah mengumpulkan 3.119.896 penonton, menjadikannya film drama-romantis terlaris sepanjang 2025.
Film biografi-romantis Komang menyusul di peringkat keenam dengan total 3.002.303 penonton. Sementara itu, Jalan Pulang berada di posisi ketujuh dengan raihan 2.808.689 penonton, memperkuat dominasi film horor dalam daftar film terlaris tahun ini.
Posisi kedelapan ditempati Kang Solah From Kang Mak x Nenek Gayung, film horor-komedi berdurasi 1 jam 56 menit, dengan total 2.507.452 penonton. Di bawahnya, Qodrat 2 mencatatkan 2.214.441 penonton dan berada di peringkat kesembilan.
Menutup daftar 10 besar film terlaris 2025 Indonesia, Pengepungan di Bukit Duri menempati posisi kesepuluh dengan total 1.892.369 penonton. Film bergenre kriminal, aksi, dan thriller ini menjadi satu-satunya judul non-horor dan non-komedi yang masuk jajaran terbawah 10 besar. (RK/D-1)
(Baca: 10 Kota dengan Harga Tiket Bioskop Termahal di Dunia 2025)













