Belgia akan menghadapi Mesir pada laga pembuka Grup G Piala Dunia 2026 di Seattle Stadium, Senin (15/6/2026). Berbeda dengan sejumlah pertandingan fase grup lainnya yang memiliki favorit jelas, duel ini diperkirakan berlangsung sangat seimbang.
Simulasi superkomputer Opta menunjukkan peluang kemenangan Belgia hanya sedikit lebih tinggi dibandingkan Mesir. Hal itu menggambarkan potensi pertandingan yang berlangsung ketat hingga menit-menit akhir.
Bagi kedua tim, kemenangan pada laga perdana akan sangat penting untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur. Apalagi Grup G juga dihuni tim-tim yang berpotensi menjadi pesaing kuat dalam perebutan tiket ke babak berikutnya.
Belgia Berusaha Memaksimalkan Generasi Terakhir Para Bintang
Belgia datang ke Piala Dunia 2026 dengan modal yang cukup menjanjikan. Tim asuhan Rudi Garcia tidak terkalahkan dalam 13 pertandingan terakhir dan baru saja membungkam Tunisia dengan skor telak 5-0 dalam laga pemanasan.
Sejak ditangani Garcia pada awal 2025, performa Belgia menunjukkan peningkatan signifikan. Mereka berhasil lolos ke putaran final dengan status juara grup kualifikasi dan mencetak 29 gol, menjadi salah satu tim paling produktif di zona Eropa.
Salah satu pemain yang paling menonjol adalah Jeremy Doku. Winger Manchester City tersebut terlibat langsung dalam tujuh gol selama kualifikasi dengan catatan lima gol dan dua assist. Ia juga menyumbang dua assist saat Belgia mengalahkan Tunisia.
Meski demikian, perhatian publik masih tertuju kepada Romelu Lukaku dan Kevin De Bruyne. Keduanya merupakan simbol generasi emas Belgia yang selama bertahun-tahun membawa tim nasional bersaing di level tertinggi.
Piala Dunia 2026 diperkirakan menjadi kesempatan terakhir bagi sebagian besar pemain senior Belgia untuk mengejar gelar besar bersama tim nasional.
Mesir Bertumpu pada Salah dan Marmoush
Di kubu lawan, Mesir datang dengan ambisi besar untuk mencatat sejarah. Hingga kini, The Pharaohs belum pernah meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan yang mereka jalani di putaran final Piala Dunia.
Catatan tersebut menjadikan Mesir sebagai salah satu tim dengan jumlah pertandingan terbanyak tanpa kemenangan di ajang Piala Dunia.
Harapan terbesar Mesir kembali berada di pundak Mohamed Salah. Penyerang berusia 34 tahun itu berkontribusi dalam 60 persen gol Mesir selama kualifikasi dengan torehan sembilan gol dan tiga assist.
Meski musim terakhirnya di level klub tidak semoncer tahun-tahun sebelumnya, Salah tetap menjadi pemain paling berbahaya yang dimiliki Mesir.
Selain Salah, Omar Marmoush juga diperkirakan memainkan peran penting dalam strategi serangan balik yang disiapkan pelatih Hossam Hassan. Kombinasi keduanya menjadi senjata utama Mesir untuk membongkar pertahanan Belgia.
Keunggulan lain yang dimiliki Mesir adalah rekor pertemuan. Dalam empat laga persahabatan sebelumnya, Mesir meraih tiga kemenangan atas Belgia. Pertemuan terakhir pada 2022 bahkan berakhir dengan kemenangan Mesir 2-1.
Prediksi Belgia vs Mesir
Pertandingan ini berpotensi menjadi salah satu laga paling menarik pada fase grup awal Piala Dunia 2026. Belgia memiliki kualitas individu yang lebih merata, sementara Mesir mengandalkan organisasi permainan yang solid serta efektivitas serangan balik.
Menurut simulasi Opta sebanyak 25.000 kali, Belgia memenangkan 37,2 persen skenario pertandingan. Sementara itu, peluang kemenangan Mesir mencapai 35,5 persen dan kemungkinan hasil imbang berada di angka 27,3 persen.
Angka tersebut menunjukkan tidak ada tim yang benar-benar dominan. Detail kecil seperti efektivitas penyelesaian akhir, kesalahan individu, atau momen magis dari pemain bintang bisa menjadi penentu hasil pertandingan.
Jika Jeremy Doku dan Kevin De Bruyne mampu mengendalikan tempo permainan, Belgia berpeluang mengamankan tiga poin. Namun, apabila Mohamed Salah mendapatkan ruang untuk melakukan transisi cepat, Mesir bisa saja mencuri kemenangan bersejarah pertama mereka di Piala Dunia.
Prediksi skor: Belgia 2-1 Mesir.
Baca: Stadion Terbesar di Piala Dunia 2026, Mexico City dan New York New Jersey Pimpin Daftar













