Jumlah penduduk Indonesia berdasarkan agama semester II 2025 yang dirilis Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kementerian Dalam Negeri mencatat total populasi mencapai 288,32 juta jiwa.
Pertumbuhan ini turut tecermin dalam komposisi penduduk berdasarkan agama. Islam masih menjadi agama yang dianut mayoritas penduduk Indonesia, dengan jumlah pemeluk 251,26 juta jiwa atau 87,15% dari total populasi. Dibandingkan semester I, jumlah ini bertambah sekitar 1,44 juta jiwa.
Di posisi berikutnya, Kristen tercatat memiliki 21,24 juta pemeluk atau sekitar 7,37% dari total penduduk. Jumlah ini meningkat sebesar 116.975 jiwa dibandingkan semester I/2025.
Sementara itu, pemeluk agama Katolik mencapai 8,86 juta jiwa atau sekitar 3,07%. Adapun pemeluk agama Hindu tercatat sebanyak 4,78 juta jiwa atau setara 1,66% dari total populasi.
Untuk agama Buddha, jumlah pemeluk tercatat sebanyak 1,99 juta jiwa atau sekitar 0,69%. Berbeda dengan agama lain, jumlah ini mengalami penurunan sekitar 7.646 jiwa dibandingkan semester sebelumnya.
Di sisi lain, pemeluk agama Khonghucu tercatat sebanyak 78.339 jiwa atau sekitar 0,03%. Sementara itu, penganut aliran kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa berjumlah 99.556 jiwa atau sekitar 0,034% dari total penduduk.
Secara keseluruhan, komposisi ini menunjukkan bahwa struktur jumlah penduduk Indonesia berdasarkan agama semester II 2025 relatif stabil, dengan pertumbuhan yang sejalan dengan kenaikan jumlah penduduk nasional. (RK/D-1)
(Baca: Jumlah Penduduk Indonesia Semester II 2025 Capai 288,31 Juta Jiwa)













