Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Ruang Akademik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Ruang Akademik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Fenomena Turun Kasta Kelas Menengah di Indonesia

Kondisi kelas menengah di Indonesia belum membaik pas pandemi covid-19.

by Imam Fachdrian Rachmat
1 November 2024
in Ekonomi
Fenomena Turun Kasta Kelas Menengah di Indonesia

Ilustrasi kelas menengah (Sumber: Pexels/Febry Arya

Share on FacebookShare on Twitter

Belum lama ini Badan Pusat Statistik (BPS) kembali merilis data mengenai pertumbuhan ekonomi masyarakat berdasarkan kelas ekonominya. BPS membagi kelas ekonomi masyarakat berdasarkan pengeluarannya, di antaranya kelompok miskin sebesar < Rp582.932/kapita/bulan, kelompok rentan miskin Rp582.932-Rp874.398/kapita/bulan, kelompok menuju kelas menengah Rp874.398-2.040.262/kapita/bulan.

Lalu, kelompok menengah Rp2.040.262-Rp9.909.844/kapita/bulan dan kelompok kelas atas Rp9.909.844/kapita/bulan. Menariknya, data yang dikeluarkan oleh BPS menunjukkan bahwa terdapat tren penurunan kelompok ekonomi menengah di Indonesia sejak pandemi covid-19.

READ ALSO

Negara Penghasil Daging Sapi Terbesar di Dunia 2025, Brasil Mendominasi

Nilai Impor Alat Kesehatan Indonesia 2025 Didominasi China dan AS

Persentase penduduk kelas menengah di Indonesia sebelum pandemi covid-19 ialah 21,45% atau setara dengan 57,33 juta penduduk Indonesia. Jumlah tersebut kemudian menurut setelah pandemi covid-19 menjadi 19,82% atau setara dengan 53,83 juta penduduk. Kondisi ini terus memburuk sehingga pada 2022 terdapat 18,06% penduduk kelas menengah di Indonesia.

Meski perekonomian Indonesia mulai pulih dari pandemi covid-19, persentase penduduk kelas menengah tetap mengalami penurunan yang siginifikan. Pada 2023 terdapat 17,44% atau setara dengan 48,27 juta penduduk yang berada di kelas menengah.

Bukannya makin membaik, kondisi ini justru memburuk pada 2024. Ini terlihat dari jumlah penduduk kelas menengah yang terus berkurang menjadi 17,13% atau 47,85 juta penduduk Indonesia yang berada di kelas menengah.

Jumlah tersebut menunjukkan bahwa 47,85 juta penduduk Indonesia saat ini berada di kelas menengah. Pengeluaran 47,85 juta penduduk Indonesia juga berada di rentang Rp2.040.262-9.909.844/kapita/bulan. (IMR/D-2)

(Baca: PHK Turunkan Daya Beli Masyarakat Indonesia)

Source: BPS
Tags: biaya hidupekonomiketenagakerjaanlaras

Related Posts

Jelang Iduladha, Ini Negara Penghasil Daging Sapi Terbesar di Dunia 2025, Brasil Mendominasi
Ekonomi

Negara Penghasil Daging Sapi Terbesar di Dunia 2025, Brasil Mendominasi

2 May 2026
Nilai Impor Alat Kesehatan Indonesia 2025 Didominasi China dan AS
Ekonomi

Nilai Impor Alat Kesehatan Indonesia 2025 Didominasi China dan AS

1 May 2026
Selat Malaka menjadi jalur dengan pangsa perdagangan maritim terbesar di dunia mencapai 21,6%, melampaui Selat Hormuz dan sejumlah rute strategis lainnya./(Sumber: Freepik/TravelScape)
Ekonomi

Pangsa Perdagangan di Selat Malaka Kalahkan Selat Hormuz, Begini Datanya

25 April 2026
Jumlah Alfamart dan Indomaret Terus Bertambah, Kopdes Merah Putih Siap Ramaikan Persaingan Ritel
Ekonomi

Jumlah Alfamart dan Indomaret Terus Bertambah, Kopdes Merah Putih Siap Ramaikan Persaingan Ritel

18 April 2026
Jumlah PHK di Indonesia Januari-Maret 2026 Capai 8.389 Orang, Jawa Barat Tertinggi
Ekonomi

Jumlah PHK di Indonesia Januari-Maret 2026 Capai 8.389 Orang, Jawa Barat Tertinggi

12 April 2026
E-Commerce Terpopuler di Indonesia Awal 2026 Pergeseran Strategi Pelaku Usaha Digital
Ekonomi

E-Commerce Terpopuler di Indonesia Awal 2026: Pergeseran Strategi Pelaku Usaha Digital

28 March 2026
Next Post
Kelas Menengah Indonesia Didominasi Anak Muda

Kelas Menengah Indonesia Didominasi Anak Muda

Comments 5

  1. Pingback: Kelas Menengah Indonesia Didominasi Anak Muda – My Blog
  2. Pingback: Utang Biaya Sektor Produktif Indonesia – My Blog
  3. Pingback: Kabupaten/Kota dengan Jumlah Penduduk Miskin Paling Banyak pada Juli 2024 – My Blog
  4. Pingback: Data Utang Luar Negeri Pemerintah di Sektor Produktif – Dataloka.id
  5. Pingback: Kabupaten/Kota dengan Jumlah Penduduk Miskin Paling Banyak pada Juli 2024 – Dataloka.id

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jelang Iduladha, Ini Negara Penghasil Daging Sapi Terbesar di Dunia 2025, Brasil Mendominasi
Ekonomi

Negara Penghasil Daging Sapi Terbesar di Dunia 2025, Brasil Mendominasi

2 May 2026
Mengenal Self-Love dalam Psikologi, Memahami Hubungan dengan Diri Sendiri
Berita

Mengenal Self-Love dalam Psikologi, Seni Memahami Diri Sendiri

2 May 2026
Cakupan Imunisasi Indonesia Kuartal I 2026 Masih 12,1%, Kesenjangan Antarprovinsi Terlihat Lebar
Humaniora

Cakupan Imunisasi Indonesia Kuartal I 2026, Jakarta Tertinggi

2 May 2026
Prediksi Man United vs Liverpool 3 Mei 2026, Peluang Red Devils Kunci Tiket Liga Champions
Berita

Prediksi Man United vs Liverpool 3 Mei 2026, Peluang Red Devils Kunci Tiket Liga Champions

1 May 2026
Gubernur Terbaik di Indonesia 2026 Versi Survei MudaBicara: Sherly Tjoanda Puncaki Daftar
Politik

Gubernur Terbaik di Indonesia 2026 Versi Survei MudaBicara: Sherly Tjoanda Puncaki Daftar

1 May 2026
Nilai Impor Alat Kesehatan Indonesia 2025 Didominasi China dan AS
Ekonomi

Nilai Impor Alat Kesehatan Indonesia 2025 Didominasi China dan AS

1 May 2026

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • FinTech
  • Global
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Politik
  • Ruang Akademik
  • Sports
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Tim Kami
  • Iklan
  • Pedoman Pemberitaan
  • Karier

© 2025 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Ruang Akademik

© 2025 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.