Sejumlah perguruan tinggi Indonesia turun dalam QS World University Rankings (QS WUR) 2027 dibandingkan edisi 2026. Apakah penurunan posisi global tersebut justru diikuti kenaikan reputasi kampus di mata perusahaan?
Data QS yang ditelusuri Dataloka menunjukkan jawabannya tidak pada lima kampus yang dapat dibandingkan secara konsisten. Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), IPB University, Universitas Diponegoro (Undip), dan BINUS University sama-sama mengalami penurunan posisi keseluruhan dan skor Employer Reputation.
ITB mengalami penurunan skor Employer Reputation paling besar di antara lima kampus tersebut. Skornya turun dari 85,3 pada QS WUR 2026 menjadi 76,2 pada edisi 2027 atau berkurang 9,1 poin.
Undip mengalami penurunan 11,1 poin, dari 53,2 menjadi 42,1. Meski penurunan poin Undip lebih besar, posisi awal dan skala reputasinya berbeda dengan ITB sehingga keduanya tidak sebaiknya dibaca hanya dari perubahan absolut.
Perbandingan Peringkat dan Employer Reputation
| Kampus | QS WUR 2026 | QS WUR 2027 | Employer Reputation 2026 | Employer Reputation 2027 | Perubahan Skor |
|---|---|---|---|---|---|
| UI | 189 | 191 | 89,3 | 87,4 | -1,9 |
| ITB | 255 | 287 | 85,3 | 76,2 | -9,1 |
| IPB University | 399 | 419 | 56,0 | 52,4 | -3,6 |
| Undip | 624 | 662 | 53,2 | 42,1 | -11,1 |
| BINUS University | 851–900 | 901–950 | 33,3 | 32,1 | -1,2 |
Sumber: QS World University Rankings 2026 dan 2027.
UI Turun Dua Posisi
UI tetap menjadi universitas Indonesia dengan peringkat tertinggi dalam QS WUR 2027. Posisinya berada di peringkat 191 dunia, turun dua tingkat dari peringkat 189 pada edisi 2026.
Pada saat yang sama, Employer Reputation UI turun dari 89,3 menjadi 87,4. Penurunannya sebesar 1,9 poin.
Meski turun, skor Employer Reputation UI masih menjadi yang tertinggi di Indonesia dalam QS WUR 2027. Artinya, penurunan tahunan tidak sama dengan hilangnya posisi relatif UI sebagai kampus Indonesia dengan reputasi pemberi kerja tertinggi.
QS memberi bobot 15 persen pada Employer Reputation dalam penyusunan peringkat dunia. Indikator tersebut bersumber dari QS Global Employer Survey dan menggambarkan reputasi universitas serta lulusannya di mata pemberi kerja.
ITB Turun 32 Posisi
ITB turun dari posisi 255 dunia pada QS WUR 2026 menjadi 287 pada edisi 2027. Perubahannya mencapai 32 posisi.
Skor Employer Reputation ITB juga melemah dari 85,3 menjadi 76,2. Penurunan 9,1 poin tersebut lebih tajam daripada UI, IPB, dan BINUS dalam perbandingan ini.
Meski demikian, posisi keseluruhan universitas tidak dibentuk oleh Employer Reputation saja. QS WUR menggunakan sembilan indikator dengan bobot berbeda.
Academic Reputation memiliki bobot 30 persen, Citations per Faculty 20 persen, Employer Reputation 15 persen, Faculty Student Ratio 10 persen, sedangkan lima indikator lain masing-masing berbobot 5 persen.
Karena itu, perubahan peringkat keseluruhan tidak dapat dijelaskan hanya dari perubahan Employer Reputation.
Undip Turun 38 Posisi
Undip berpindah dari peringkat 624 pada QS WUR 2026 menjadi 662 pada 2027 atau turun 38 posisi.
Employer Reputation Undip juga turun cukup besar, dari 53,2 menjadi 42,1. Selisihnya mencapai 11,1 poin.
IPB mengalami pola serupa. Peringkatnya turun dari 399 menjadi 419, sementara Employer Reputation berkurang dari 56 menjadi 52,4.
BINUS, satu-satunya perguruan tinggi swasta dalam lima kampus ini, berpindah dari kelompok 851–900 ke 901–950. Employer Reputation BINUS turun tipis dari 33,3 menjadi 32,1.
Turun Peringkat tidak Selalu Berarti Semua Indikator Turun
Walaupun lima kampus tersebut sama-sama mengalami penurunan Employer Reputation, hasil ini tidak berarti seluruh indikator mereka memburuk.
ITB, misalnya, memperoleh skor Citations per Faculty 5,8 pada QS WUR 2027. UI memperoleh 3,9, IPB 2,8, Undip 2,3, dan BINUS 4,8.
Setiap indikator dapat bergerak ke arah berbeda. Perubahan posisi juga dipengaruhi kinerja universitas lain di seluruh dunia serta perubahan pada data yang masuk dalam perhitungan.
Karena itu, istilah “turun peringkat” sebaiknya dibaca sebagai perubahan posisi relatif dalam satu edisi pemeringkatan, bukan sebagai penilaian tunggal atas kualitas universitas.
Apa Arti Employer Reputation?
QS menggunakan Employer Reputation untuk menangkap persepsi pemberi kerja terhadap universitas yang menghasilkan lulusan berkualitas.
Indikator tersebut bukan tingkat penyerapan kerja, bukan median gaji lulusan, dan bukan persentase lulusan yang langsung memperoleh pekerjaan.
Untuk menilai hasil lulusan di pasar kerja, data tracer study kampus atau indikator Employment Outcomes dapat digunakan sebagai pelengkap.
Dengan kata lain, reputasi di mata perusahaan dan posisi peringkat dunia saling berkaitan dalam metodologi QS, tetapi keduanya bukan ukuran yang sama.
Kesimpulan dari Data 2026–2027
Premis bahwa kampus yang turun peringkat dunia justru mengalami kenaikan reputasi perusahaan tidak terlihat pada lima perguruan tinggi yang dapat dibandingkan secara konsisten dalam data ini.
UI, ITB, IPB, Undip, dan BINUS sama-sama bergerak turun dalam peringkat keseluruhan dan Employer Reputation.
Temuan tersebut justru menunjukkan pentingnya memeriksa indikator sebelum membuat kesimpulan dari perubahan ranking. Kampus dapat turun karena kombinasi berbagai faktor, dan satu indikator tidak cukup untuk menjelaskan seluruh perubahan posisi.(NKR/D-1)
Baca : Kampus Swasta Mana yang Unggul dalam Reputasi Perusahaan, Akademik, dan Riset?
Ikuti Channel WhatsApp Dataloka.id untuk mendapatkan informasi berbasis data, statistik terbaru, dan insight mengenai berbagai isu di Indonesia.
Bergabung di sini:
https://whatsapp.com/channel/0029VaplAbq1noz8ZsizkH2R













