Universitas Indonesia (UI) menjadi perguruan tinggi negeri dengan pendaftar terbanyak dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes atau SNBT 2026. Sebanyak 100.253 peserta memilih UI, disusul Universitas Sebelas Maret (UNS) dengan 91.611 pendaftar dan Universitas Gadjah Mada (UGM) sebanyak 84.637 pendaftar.
Namun, seberapa besar jumlah mahasiswa yang dilayani oleh staf fakultas di kampus-kampus dengan peminat SNBT terbesar?
Perhitungan Dataloka berdasarkan profil universitas di QS menunjukkan variasi yang lebar. IPB University memiliki sekitar 6,2 mahasiswa untuk setiap satu staf fakultas, terendah di antara 10 PTN dengan pendaftar SNBT terbanyak.
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) berada di sisi lain dengan sekitar 30,7 mahasiswa per staf fakultas. Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sekitar 18,2 mahasiswa per staf.
Angka tersebut merupakan rasio sederhana yang dihitung dengan membagi total mahasiswa pada profil QS dengan total faculty staff. Angka ini bukan skor Faculty Student Ratio milik QS.
Pendaftar SNBT dan Jumlah Mahasiswa per Staf Fakultas
| PTN | Pendaftar SNBT 2026 | Total Mahasiswa | Faculty Staff | Mahasiswa per Staf |
|---|---|---|---|---|
| UI | 100.253 | 42.194 | 4.869 | 8,7 |
| UNS | 91.611 | 30.594 | 3.989 | 7,7 |
| UGM | 84.637 | 38.890 | 4.975 | 7,8 |
| Undip | 83.373 | 35.880 | 4.235 | 8,5 |
| UB | 82.613 | 44.656 | 5.876 | 7,6 |
| Unpad | 80.541 | 30.508 | 4.107 | 7,4 |
| Unair | 69.260 | 30.388 | 4.551 | 6,7 |
| Unesa | 67.952 | 60.703 | 1.976 | 30,7 |
| IPB University | 66.401 | 24.668 | 3.980 | 6,2 |
| UNJ | 63.003 | 26.691 | 1.465 | 18,2 |
Catatan: Rasio mahasiswa per staf dihitung dengan membagi total mahasiswa dengan jumlah faculty staff.
Sumber: SNPMB 2026 dan profil universitas QS; rasio dihitung Dataloka.
IPB Paling Rendah dalam Perhitungan Sederhana
IPB memiliki 24.668 mahasiswa dan 3.980 staf fakultas dalam profil QS. Jika dua angka tersebut dibagi, hasilnya sekitar 6,2 mahasiswa per staf.
Unair berada di posisi berikutnya dengan sekitar 6,7 mahasiswa per staf. Unpad sekitar 7,4, UB 7,6, UNS 7,7, dan UGM 7,8.
UI, yang menjadi kampus dengan pendaftar SNBT terbesar, memiliki sekitar 8,7 mahasiswa per staf fakultas. Undip sekitar 8,5.
Data tersebut memperlihatkan bahwa kampus dengan jumlah pendaftar paling besar tidak otomatis memiliki rasio mahasiswa per staf yang paling tinggi atau paling rendah.
Pendaftar mengukur minat masuk pada satu jalur seleksi, sementara rasio mahasiswa dan staf menggambarkan struktur populasi universitas secara lebih luas.
Unesa dan UNJ Berbeda Cukup Jauh
Perbedaan paling mencolok terlihat pada Unesa dan UNJ. Profil QS menampilkan 60.703 mahasiswa dan 1.976 staf fakultas di Unesa. Rasio sederhananya sekitar 30,7 mahasiswa untuk setiap staf.
UNJ memiliki 26.691 mahasiswa dan 1.465 staf fakultas, sehingga rasionya sekitar 18,2. Keduanya tetap masuk 10 besar kampus dengan jumlah pendaftar SNBT terbesar. Unesa menerima 67.952 pendaftar, sedangkan UNJ 63.003.
Perbedaan tersebut tidak dapat langsung diterjemahkan sebagai kualitas pembelajaran yang lebih rendah atau lebih tinggi. Distribusi dosen antarprogram studi, ukuran kelas, proporsi mahasiswa pascasarjana, penggunaan pengajar tidak tetap, serta definisi staf dalam pelaporan dapat berbeda antarkampus.
Beda dengan Skor Faculty Student Ratio QS
QS World University Rankings juga memiliki indikator Faculty Student Ratio. Namun, skor indikator itu tidak sama dengan hasil pembagian sederhana jumlah mahasiswa dengan jumlah staf.
Dalam QS WUR 2027, misalnya, IPB memperoleh skor Faculty Student Ratio 86,5. UGM memperoleh 66,7, UI 59,9, ITB 44,8, dan Unpad 43,5.
Skor QS telah diproses menggunakan metodologi pemeringkatan dan digunakan sebagai salah satu komponen peringkat keseluruhan. Bobotnya sebesar 10 persen.
Karena itu, angka 6,2 mahasiswa per staf pada IPB tidak boleh ditulis sebagai “skor rasio dosen-mahasiswa QS 6,2”. Angka 6,2 adalah perhitungan Dataloka berdasarkan data jumlah mahasiswa dan faculty staff yang ditampilkan pada profil QS.
Mengapa Rasio ini Relevan bagi Calon Mahasiswa?
Secara konseptual, rasio mahasiswa dan staf dapat memberi gambaran tentang besarnya sumber daya akademik relatif terhadap populasi mahasiswa.
Namun, angka universitas secara keseluruhan tidak menggambarkan situasi setiap program studi. Fakultas kedokteran, teknik, hukum, atau ilmu sosial di kampus yang sama dapat memiliki kondisi berbeda.
Calon mahasiswa juga tidak sebaiknya menjadikan rasio ini sebagai satu-satunya dasar memilih kampus. Akreditasi program studi, kualitas dosen, kurikulum, fasilitas, penelitian, biaya, serta rekam jejak lulusan tetap perlu diperiksa.
SNBT 2026 sendiri diikuti 871.496 pendaftar. Sebanyak 256.369 peserta dinyatakan diterima atau sekitar 29,42 persen.
Besarnya pendaftar menunjukkan daya tarik kampus dalam seleksi nasional. Akan tetapi, ketika data tersebut disandingkan dengan struktur mahasiswa dan staf, terlihat bahwa kampus dengan peminat sama-sama besar dapat memiliki kapasitas akademik yang sangat berbeda.(NKR/D-1)
Baca : Jurusan Terfavorit di PTN dengan Pendaftar SNBT Terbanyak 2026, UNS Saingi UI
Ikuti Channel WhatsApp Dataloka.id untuk mendapatkan informasi berbasis data, statistik terbaru, dan insight mengenai berbagai isu di Indonesia.
Bergabung di sini:
https://whatsapp.com/channel/0029VaplAbq1noz8ZsizkH2R













