Tujuan ekspor batubara Indonesia Maret 2026 mencakup 18 negara, seiring pergerakan nilai ekspor komoditas tersebut yang turut menguat secara bulanan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor batu bara Indonesia mencapai US$2,03 miliar, naik 22,29% dari Februari 2026, US$1,66 miliar.
Ditinjau menurut negara tujuannya, India menjadi negara tujuan utama dengan nilai ekspor batubara Indonesia mencapai US$448,71 juta. Porsi tersebut setara dengan 22,15% dari total nilai ekspor batubara Indonesia pada Maret 2026.
Di posisi berikutnya, Jepang membukukan impor batubara dari Indonesia senilai US$272,28 juta. China berada di urutan ketiga dengan US$248,22 juta, disusul Vietnam US$220,61 juta, Filipina US$184,93 juta, dan Malaysia US$183,24 juta.
Korea Selatan menyerap batubara Indonesia senilai US$111,86 juta. Bangladesh berada setelahnya dengan US$97,05 juta, diikuti Thailand US$72,91 juta serta Taiwan US$70,42 juta.
Di luar kelompok tersebut, Kamboja mencatat nilai impor sebesar US$53,65 juta, Hong Kong US$29,31 juta, Pakistan US$11,33 juta, Spanyol US$8,07 juta, Brunei Darussalam US$7,59 juta, Selandia Baru US$3,15 juta, Singapura US$2,83 juta, dan Australia US$11,61 juta. (NKR/D-1)
(Baca: Kapasitas Kilang Minyak Terbesar di Dunia 2024 Berdasarkan Negara)













