Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Ruang Akademik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Ruang Akademik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Politik

Peta Kekuatan Militer Timur Tengah 2025, Iran Terkuat, Konflik Regional Kian Memanas

Peta kekuatan militer Timur Tengah 2025 menunjukkan dominasi Iran dalam jumlah personel aktif, di tengah eskalasi konflik Iran, Israel, dan Amerika Serikat.

by Raka Maheswara
29 March 2026
in Politik
Peta Kekuatan Militer Timur Tengah 2025, Iran Terkuat, Konflik Regional Kian Memanas

Peta kekuatan militer Timur Tengah 2025 memperlihatkan Iran sebagai negara dengan personel militer aktif terbesar di kawasan, diikuti Mesir dan Arab Saudi. (Freepik/wirestock)

Share on FacebookShare on Twitter

Peta kekuatan militer Timur Tengah 2025 menunjukkan lanskap keamanan kawasan yang semakin kompleks, terutama setelah eskalasi konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat dalam dua tahun terakhir. Data terbaru dari IISS memperlihatkan distribusi kekuatan militer yang tidak merata, dengan sejumlah negara menjadi aktor utama.

Dari sisi jumlah tentara aktif, Iran menempati posisi teratas dengan sekitar 610 ribu personel militer aktif. Angka ini menjadikan Teheran sebagai kekuatan darat terbesar di kawasan, sekaligus pilar utama dalam dinamika geopolitik Timur Tengah. Di bawahnya, Mesir memiliki sekitar 438,5 ribu personel, disusul Arab Saudi dengan 257 ribu personel aktif.

READ ALSO

Gubernur Terbaik di Indonesia 2026 Versi Survei MudaBicara: Sherly Tjoanda Puncaki Daftar

Potensi Invasi Darat AS di Iran, Superioritas Militer Berhadapan dengan Benteng Alam

Negara lain seperti Maroko, Irak, dan Israel juga memiliki kekuatan signifikan, masing-masing dengan lebih dari 150 ribu personel. Sementara itu, Aljazair, Yaman, Yordania, dan Uni Emirat Arab melengkapi daftar 10 besar kekuatan militer aktif di kawasan.

Secara keseluruhan, total personel militer aktif di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara mencapai sekitar 2,54 juta orang, atau sekitar 12,1% dari total global yang mencapai lebih dari 20,9 juta personel.

Eskalasi Konflik Iran–Israel–AS

Peta kekuatan militer ini tidak dapat dilepaskan dari dinamika konflik terbaru di kawasan. Perang yang dimulai pada 28 Februari 2026 tidak hanya terbatas pada tiga negara utama. Konflik dengan cepat meluas ke kawasan lain melalui keterlibatan aktor proksi dan serangan lintas negara.

Serangan balasan Iran menyasar pangkalan militer AS di Timur Tengah serta infrastruktur energi dan jalur perdagangan strategis seperti Selat Hormuz. Dampaknya, jalur perdagangan global terganggu dan harga energi mengalami tekanan signifikan.

Selain itu, konflik juga mendorong peningkatan mobilisasi militer di berbagai negara kawasan, memperbesar risiko perang regional yang lebih luas.

Belanja Pertahanan Meningkat

Ketegangan geopolitik ini berdampak langsung pada peningkatan belanja militer di kawasan. Pada 2025, total belanja pertahanan di Timur Tengah dan Afrika Utara mencapai hampir 219 miliar dolar AS, dengan pertumbuhan riil sekitar 4,5 persen.

Rata-rata belanja militer terhadap PDB juga meningkat menjadi 4,3 persen, naik dari 3,5 persen pada 2022. Kenaikan ini mencerminkan respons negara-negara kawasan terhadap meningkatnya ancaman keamanan dan ketidakstabilan regional. Aljazair menjadi salah satu negara dengan lonjakan signifikan, dengan anggaran pertahanan mencapai 8,8% dari PDB—tertinggi di kawasan dan termasuk yang tertinggi di dunia. (RK/D-1)

(Baca: Sebaran Pasukan AS dan Sekutu di Timur Tengah di Tengah Konflik Iran–Israel (8 Maret 2026))

Source: IISS
Tags: Amerika SerikatGeopolitikIranIsraelMiliterTentara

Related Posts

Gubernur Terbaik di Indonesia 2026 Versi Survei MudaBicara: Sherly Tjoanda Puncaki Daftar
Politik

Gubernur Terbaik di Indonesia 2026 Versi Survei MudaBicara: Sherly Tjoanda Puncaki Daftar

1 May 2026
Potensi Invasi Darat AS di Iran, Superioritas Militer Berhadapan dengan Benteng Alam
Politik

Potensi Invasi Darat AS di Iran, Superioritas Militer Berhadapan dengan Benteng Alam

2 April 2026
Warga AS Lebih Simpati ke Palestina daripada Israel setelah 25 Tahun Survei
Politik

Warga AS Lebih Simpati ke Palestina daripada Israel setelah 25 Tahun Survei

2 April 2026
Jumlah Pasukan Perdamaian PBB Januari 2026, Tersebar di 19 Misi Global
Politik

Jumlah Pasukan Perdamaian PBB Januari 2026, Tersebar di 19 Misi Global

31 March 2026
Jumlah Pasukan Perdamaian UNIFIL Maret 2026, Indonesia Paling Banyak
Politik

Jumlah Pasukan Perdamaian UNIFIL Maret 2026, Indonesia Paling Banyak

3 April 2026
Jumlah Tentara di Indonesia 2025, Angkatan Darat Mendominasi
Politik

Jumlah Tentara di Indonesia 2025, Angkatan Darat Mendominasi

24 March 2026
Next Post
Tren Kasus Campak 2026 Menurun Usai Lebaran, Imunisasi Jadi Faktor Kunci

Tren Kasus Campak 2026 Menurun Usai Lebaran, Imunisasi Jadi Faktor Kunci

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Negara Penerima MBG Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Kedua dengan 61 Juta Penerima-resized-to-large
Humaniora

Negara Penerima MBG Terbanyak di Dunia 2025, Indonesia Peringkat Kedua dengan 61 Juta Penerima

12 May 2026
Kemampuan Berbahasa Masyarakat Indonesia 2025, Dominasi Bahasa Nasional dan Tantangan Bahasa Daerah
Humaniora

Kemampuan Berbahasa Masyarakat Indonesia 2025, Dominasi Bahasa Nasional dan Tantangan Bahasa Daerah

11 May 2026
20 Negara Pengguna Twitter (X) Terbanyak di Dunia April 2026, Indonesia Masuk Lima Besar
Humaniora

20 Negara Pengguna Twitter (X) Terbanyak di Dunia April 2026, Indonesia Masuk Lima Besar

11 May 2026
Negara Pengguna YouTube Terbanyak di Dunia April 2026, Indonesia Masuk Tiga Besar
Humaniora

20 Negara Pengguna YouTube Terbanyak di Dunia April 2026, Indonesia Masuk Tiga Besar

9 May 2026
Jumlah Penduduk Indonesia SUPAS 2025 Mencapai 284,67 Juta Jiwa, Jawa Masih Jadi Pusat Populasi
Humaniora

Jumlah Penduduk Indonesia SUPAS 2025 Mencapai 284,67 Juta Jiwa, Jawa Masih Jadi Pusat Populasi

9 May 2026
Perbedaan LPG dan CNG, Memahami CNG sebagai Energi Alternatif yang Lebih Bersih
Berita

Perbedaan LPG dan CNG, Memahami CNG sebagai Energi Alternatif yang Lebih Bersih

6 May 2026

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • FinTech
  • Global
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Politik
  • Ruang Akademik
  • Sports
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Tim Kami
  • Iklan
  • Pedoman Pemberitaan
  • Karier

© 2025 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Ruang Akademik

© 2025 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.