Dataloka.id – Gabungan angka ISPA dari Puskesmas dan RS/Klinik di 12 provinsi mencapai 445.647 kasus. Sumatera Selatan berada di posisi teratas dengan 104.964, disusul Kalimantan Selatan sebanyak 92.261 dan Kalimantan Barat 67.937.
Jumlah tersebut merupakan penjumlahan dua kategori fasilitas kesehatan dalam grafik: Puskesmas dan RS/Klinik. Angka pada masing-masing provinsi karena itu ditampilkan sebagai satu nilai gabungan agar perbandingan antardaerah lebih mudah dibaca.
Provinsi Mana yang Miliki Angka ISPA Tertinggi?
Sumatera Selatan berada di urutan pertama dengan 104.964. Sebagian besar angka gabungan di provinsi ini berasal dari Puskesmas, yakni 103.417, sementara RS/Klinik menyumbang 1.547.
Kalimantan Selatan menempati urutan kedua dengan 92.261. Seluruh angka yang ditampilkan untuk provinsi tersebut berasal dari kategori Puskesmas, sementara kategori RS/Klinik tercantum nol pada grafik.
Di posisi berikutnya, Kalimantan Barat memiliki angka gabungan 67.937, terdiri atas 67.001 dari Puskesmas dan 936 dari RS/Klinik. Kalimantan Timur menyusul dengan 50.511, setelah penjumlahan 50.039 dari Puskesmas dan 472 dari RS/Klinik.
Riau Punya Angka RS/Klinik Terbesar dalam Grafik
Jambi berada di urutan kelima dengan gabungan 49.008. Angka itu terdiri atas 49.006 dari Puskesmas dan dua dari RS/Klinik.
Riau menempati posisi keenam dengan 47.235. Berbeda dari provinsi lain di enam besar, angka RS/Klinik di Riau menjadi yang terbesar dalam grafik, yakni 2.491. Sementara itu, data dari Puskesmas di provinsi tersebut berjumlah 44.744.
Kalimantan Tengah berada di urutan ketujuh dengan 33.625, yang terdiri atas 32.807 dari Puskesmas dan 818 dari RS/Klinik. Setelah itu, Papua Tengah memiliki angka gabungan 106, seluruhnya berasal dari Puskesmas.
Empat Provinsi Tercantum 0 Kasus
Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Barat Daya, dan Papua Barat masing-masing tercantum nol pada kedua kategori fasilitas kesehatan. Angka nol tersebut mengikuti data yang ditampilkan dalam grafik dan tidak dengan sendirinya menunjukkan bahwa tidak ada kasus ISPA di wilayah-wilayah tersebut.
Secara keseluruhan, kategori Puskesmas menyumbang 439.381 dari angka gabungan, sedangkan kategori RS/Klinik menyumbang 6.266. Namun, perlu dicatat bahwa data ini hanya mencakup 12 provinsi yang terlihat pada grafik. (RK/D-1)
Baca: Daftar 8 Penyakit Termahal yang Dibayar BPJS Kesehatan di 2024
Sumber: Kemenkes
https://surveilans.kemkes.go.id/assets/publikasi/laporan-mingguan-situasi-terkini-penyakit-infem-dan-potensial-klb-wabah-m43-2026.pdf


Comment