Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjadi kampus Indonesia dengan rasio dosen asing tertinggi berdasarkan QS World University Rankings atau QS WUR 2027.
Dalam indikator International Faculty Ratio, UMY memperoleh skor 89,1 poin. Kampus swasta tersebut berada di atas Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Airlangga (Unair) yang sama-sama meraih 88,7 poin.
Universitas Indonesia (UI) menyusul dengan skor 88,4 poin. Selisih antara UMY dan UI hanya 0,7 poin, memperlihatkan persaingan yang tipis di antara empat kampus teratas.
UMY Ungguli ITB, Unair, dan UI
Posisi UMY menunjukkan bahwa universitas dengan peringkat keseluruhan lebih rendah tetap dapat unggul dalam indikator tertentu. Secara umum, UMY berada dalam kelompok peringkat 1.201–1.400 dunia. Namun, untuk indikator rasio dosen asing, kampus tersebut menempati posisi pertama di Indonesia.
UMY juga menyebut indikator ini menempatkannya pada peringkat ke-240 dunia. Kampus tersebut menjadi satu-satunya perguruan tinggi Indonesia yang masuk 250 besar dunia dalam rasio dosen asing.
Profil UMY di laman QS menampilkan 1.043 staf akademik. Sebanyak 35 persen di antaranya tercatat sebagai staf internasional, sedangkan 65 persen lainnya merupakan staf domestik.
Di bawah UMY, ITB dan Unair berbagi posisi kedua. Keduanya hanya tertinggal 0,4 poin dari UMY. Adapun UI, yang menjadi kampus Indonesia dengan peringkat keseluruhan tertinggi dalam QS WUR 2027, menempati urutan keempat untuk indikator ini.
Enam Kampus Memperoleh Skor di Atas 80
Sebanyak enam perguruan tinggi Indonesia dalam daftar memiliki skor rasio dosen asing lebih dari 80 poin. Selain empat kampus teratas, kelompok tersebut mencakup ITS dengan 84,2 poin dan IPB University dengan 80,7 poin.
ITS mencatatkan peningkatan skor menjadi 84,2 poin dalam QS WUR 2027. Dalam keterangan resminya, ITS mengaitkan perkembangan tersebut dengan penambahan dosen asing, termasuk melalui skema profesor adjung.
Setelah IPB, skor turun menjadi 76,1 poin pada UGM. Selanjutnya terdapat jarak 16,1 poin antara UGM dan BINUS University yang memperoleh 60 poin.
Komposisi 10 besar didominasi perguruan tinggi negeri. Delapan kampus berstatus negeri, sedangkan dua perguruan tinggi swasta yang masuk daftar adalah UMY dan BINUS University.
Apa yang Diukur dalam Rasio Dosen Asing?
Menurut metodologi QS, indikator International Faculty Ratio mengukur perbandingan antara jumlah staf akademik internasional dan keseluruhan staf akademik di sebuah universitas.
Karena itu, skor dalam tabel bukan jumlah dosen asing dan bukan pula persentase dosen asing. Angka 89,1 yang diperoleh UMY merupakan skor indikator setelah data universitas diolah oleh QS, bukan berarti 89,1 persen dosen UMY berasal dari luar negeri.
QS menggunakan indikator tersebut untuk melihat kemampuan universitas menarik tenaga akademik internasional. Keberadaan akademisi dari sejumlah negara dinilai dapat memperluas keragaman pengajaran, kolaborasi riset, dan jaringan akademik global.
Meski demikian, skor tinggi tidak secara otomatis menggambarkan kualitas seluruh dosen atau proses pembelajaran. Indikator ini hanya mengukur satu dimensi internasionalisasi berdasarkan komposisi staf akademik.
Bobot Rasio Dosen Asing dalam QS WUR
Rasio dosen asing memiliki bobot 5 persen dalam perhitungan QS WUR. Indikator ini menjadi bagian dari kelompok keterlibatan global bersama International Student Ratio dan International Research Network.
Peringkat keseluruhan universitas juga ditentukan oleh reputasi akademik, reputasi di mata perusahaan, sitasi per dosen, rasio dosen dan mahasiswa, hasil kerja lulusan, serta keberlanjutan.
Itulah sebabnya urutan dalam daftar rasio dosen asing berbeda dari peringkat keseluruhan QS WUR 2027. UI merupakan kampus Indonesia dengan posisi global tertinggi, tetapi UMY memimpin khusus pada indikator dosen asing.
Bagi calon mahasiswa, data ini dapat digunakan untuk melihat tingkat internasionalisasi lingkungan akademik. Namun, pemilihan kampus tetap perlu mempertimbangkan kualitas program studi, akreditasi, biaya kuliah, fasilitas, kurikulum, dan prospek lulusan. (RK/D-1)
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kampus Indonesia mana yang memiliki skor rasio dosen asing tertinggi?
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menjadi yang tertinggi dengan skor International Faculty Ratio sebesar 89,1 poin dalam QS WUR 2027.
Apakah skor 89,1 berarti 89,1 persen dosen UMY merupakan warga asing?
Tidak. Angka tersebut merupakan skor indikator QS dalam skala 0–100, bukan persentase jumlah dosen asing.
Apakah QS menghitung jumlah atau rasio dosen asing?
QS menghitung perbandingan jumlah staf akademik internasional dengan keseluruhan staf akademik universitas. Dengan demikian, indikator ini tidak didasarkan pada jumlah absolut semata.
Berapa bobot rasio dosen asing dalam QS WUR 2027?
Indikator International Faculty Ratio memiliki bobot 5 persen terhadap skor keseluruhan QS WUR.
Apakah kampus dengan rasio dosen asing tertinggi otomatis menjadi universitas terbaik?
Tidak. Peringkat keseluruhan QS WUR dihitung menggunakan sembilan indikator. Rasio dosen asing hanya menjadi salah satu komponen penilaian.
Baca: 10 Kampus Indonesia dengan Rasio Mahasiswa Asing Tertinggi Versi QS WUR 2027, ITS Teratas














Comments 1