Jumlah penduduk Indonesia 2025 menurut shio menunjukkan distribusi yang relatif seimbang di antara 12 shio dalam astrologi Tionghoa. Dari 288,32 juta jiwa penduduk, shio Tikus menjadi yang paling banyak dengan jumlah mencapai 25.348.923 jiwa atau sekitar 8,79% dari total penduduk.
Di posisi berikutnya, shio Kelinci dan Naga juga memiliki jumlah yang tidak jauh berbeda. Shio Kelinci tercatat sebanyak 25.112.854 jiwa (8,71%), sementara shio Naga mencapai 25.021.878 jiwa (8,68%).
Sementara itu, shio Macan, Ular, dan Anjing berada di kelompok menengah atas dengan jumlah masing-masing di kisaran 24 juta jiwa. Shio Macan tercatat sebanyak 24.762.347 jiwa (8,58%), Ular 24.727.321 jiwa (8,58%), dan Anjing 24.572.292 jiwa (8,52%).
Di sisi lain, shio Kerbau juga memiliki jumlah yang cukup besar, yakni 24.255.429 jiwa (8,41%). Adapun shio Monyet, Babi, dan Ayam berada pada kisaran 23 juta jiwa dengan persentase sekitar 8%.
Sebaliknya, Shio dengan jumlah paling sedikit adalah Kuda, yakni sebanyak 22.053.063 jiwa atau sekitar 7,65%. Selain itu, shio Kambing juga tergolong rendah dengan jumlah 22.571.729 jiwa (7,83%).
Secara keseluruhan, selisih jumlah antarshio relatif tipis, hanya berkisar sekitar 3 juta jiwa antara yang tertinggi dan terendah. Hal ini menunjukkan bahwa distribusi jumlah penduduk Indonesia 2025 menurut shio cenderung merata, tanpa adanya dominasi signifikan dari satu kelompok tertentu. (RK/D-1)
(Baca: Jumlah Penduduk Indonesia Semester II 2025 Capai 288,31 Juta Jiwa)













