Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Ruang Akademik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Ruang Akademik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Humaniora

Mayoritas Masyarakat Indonesia Pandang Paus Fransiskus sebagai Tokoh Agama Global

Mayoritas masyarakat Indonesia memandang Paus Fransiskus sebagai salah satu tokoh agama terkemuka di dunia

by Raka Maheswara
1 November 2024
in Humaniora
Mayoritas Masyarakat Indonesia Pandang Paus Fransiskus sebagai Tokoh Agama Global

Ilustrasi keagamaan Katolik. (Sumber: Unsplash/Gabriella Clare Marino)

Share on FacebookShare on Twitter

Berdasarkan survei terbaru yang dilakukan oleh Litbang Kompas, mayoritas masyarakat memandang Paus Fransiskus sebagai salah satu tokoh agama terkemuka di dunia. Sebanyak 24% responden mengaitkan nama Paus Fransiskus dengan statusnya sebagai tokoh agama global.

Sementara itu, 20,3% responden melihatnya sebagai pemimpin umat Katolik. Kemudian, 8,4% responden memandang Paus yang berasal dari Argentina ini sebagai simbol perdamaian.

READ ALSO

Negara Penerima MBG Terbanyak di Dunia 2025, Indonesia Peringkat Kedua dengan 61 Juta Penerima

Kemampuan Berbahasa Masyarakat Indonesia 2025, Dominasi Bahasa Nasional dan Tantangan Bahasa Daerah


Survei juga menunjukkan bahwa 3,4% responden menilai Paus Fransiskus sebagai lambang toleransi antaragama, sedangkan 1,2% lainnya mengaitkannya dengan diplomasi. Lalu, 0,7% responden mencatat bahwa Paus Fransiskus tinggal di Vatikan.

Selain itu, 3,5% responden memberikan jawaban lain yang beragam tentang pandangan mereka terhadap Paus Fransiskus dan 38,5% responden mengaku tidak tahu atau tidak memiliki pandangan tertentu.

Survei ini dilaksanakan Litbang Kompas pada 19-21 Agustus 2024 dan melibatkan 536 responden yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia. Pemilihan responden dilakukan secara acak, dengan tingkat margin of error sebesar ± 4,23% dan tingkat kepercayaan 95%.

Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia dijadwalkan berlangsung dari tanggal 3 hingga 6 September 2024. Lawatan ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan Paus ke empat negara di kawasan Asia Pasifik, termasuk Papua Nugini, Timor Leste, dan Singapura. (RK/D-1)

(Baca: Tingkat Kegemaran Membaca Masyarakat Indonesia sejak 2019 hingga 2023)

Source: Litbang Kompas
Tags: AgamaKatoliklarasPaus FransiskusTokoh Agama

Related Posts

Negara Penerima MBG Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Kedua dengan 61 Juta Penerima-resized-to-large
Humaniora

Negara Penerima MBG Terbanyak di Dunia 2025, Indonesia Peringkat Kedua dengan 61 Juta Penerima

12 May 2026
Kemampuan Berbahasa Masyarakat Indonesia 2025, Dominasi Bahasa Nasional dan Tantangan Bahasa Daerah
Humaniora

Kemampuan Berbahasa Masyarakat Indonesia 2025, Dominasi Bahasa Nasional dan Tantangan Bahasa Daerah

11 May 2026
20 Negara Pengguna Twitter (X) Terbanyak di Dunia April 2026, Indonesia Masuk Lima Besar
Humaniora

20 Negara Pengguna Twitter (X) Terbanyak di Dunia April 2026, Indonesia Masuk Lima Besar

11 May 2026
Negara Pengguna YouTube Terbanyak di Dunia April 2026, Indonesia Masuk Tiga Besar
Humaniora

20 Negara Pengguna YouTube Terbanyak di Dunia April 2026, Indonesia Masuk Tiga Besar

9 May 2026
Jumlah Penduduk Indonesia SUPAS 2025 Mencapai 284,67 Juta Jiwa, Jawa Masih Jadi Pusat Populasi
Humaniora

Jumlah Penduduk Indonesia SUPAS 2025 Mencapai 284,67 Juta Jiwa, Jawa Masih Jadi Pusat Populasi

9 May 2026
Tingkat Pengangguran Terbuka Berdasarkan Tingkat Pendidikan Februari 2026: SMK Tertinggi di Tengah Tren Penurunan Nasional
Humaniora

Tingkat Pengangguran Terbuka Berdasarkan Tingkat Pendidikan Februari 2026, SMK Tertinggi

6 May 2026
Next Post
Diterpa Badai PHK, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kian Menurun

Data Utang Luar Negeri Pemerintah di Sektor Produktif

Comments 2

  1. Pingback: Kota dengan Skor Toleransi Tertinggi, Singkawang dan Bekasi paling Toleransi – My Blog
  2. Pingback: Kota dengan Skor Toleransi Tertinggi, Singkawang dan Bekasi Paling Toleran – Dataloka.id

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Negara Penerima MBG Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Kedua dengan 61 Juta Penerima-resized-to-large
Humaniora

Negara Penerima MBG Terbanyak di Dunia 2025, Indonesia Peringkat Kedua dengan 61 Juta Penerima

12 May 2026
Kemampuan Berbahasa Masyarakat Indonesia 2025, Dominasi Bahasa Nasional dan Tantangan Bahasa Daerah
Humaniora

Kemampuan Berbahasa Masyarakat Indonesia 2025, Dominasi Bahasa Nasional dan Tantangan Bahasa Daerah

11 May 2026
20 Negara Pengguna Twitter (X) Terbanyak di Dunia April 2026, Indonesia Masuk Lima Besar
Humaniora

20 Negara Pengguna Twitter (X) Terbanyak di Dunia April 2026, Indonesia Masuk Lima Besar

11 May 2026
Negara Pengguna YouTube Terbanyak di Dunia April 2026, Indonesia Masuk Tiga Besar
Humaniora

20 Negara Pengguna YouTube Terbanyak di Dunia April 2026, Indonesia Masuk Tiga Besar

9 May 2026
Jumlah Penduduk Indonesia SUPAS 2025 Mencapai 284,67 Juta Jiwa, Jawa Masih Jadi Pusat Populasi
Humaniora

Jumlah Penduduk Indonesia SUPAS 2025 Mencapai 284,67 Juta Jiwa, Jawa Masih Jadi Pusat Populasi

9 May 2026
Perbedaan LPG dan CNG, Memahami CNG sebagai Energi Alternatif yang Lebih Bersih
Berita

Perbedaan LPG dan CNG, Memahami CNG sebagai Energi Alternatif yang Lebih Bersih

6 May 2026

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • FinTech
  • Global
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Politik
  • Ruang Akademik
  • Sports
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Tim Kami
  • Iklan
  • Pedoman Pemberitaan
  • Karier

© 2025 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Ruang Akademik

© 2025 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.