Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Ruang Akademik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Ruang Akademik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Global

Di Balik Lonceng Gereja, Derap Kekerasan Menggema di Kota Suci

Di balik prosesi Paskah di Yerusalem, umat Kristen Palestina menghadapi kekerasan dan intimidasi yang makin sistematis. Akses dibatasi, rohaniwan dilecehkan, dan gereja-gereja diserang. Semua terjadi di kota yang disebut "suci"

by Imam Fachdrian Rachmat
21 April 2025
in Global
Di Balik Lonceng Gereja, Derap Kekerasan Menggema di Kota Suci

Ilustrasi kekerasan di Yerusalem (Sumber: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

READ ALSO

Manfaat Gaya Hidup Aktif dan Sehat, Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

Mengenal Self-Love dalam Psikologi, Seni Memahami Diri Sendiri

Yerusalem, kota yang dijuluki sebagai tanah suci tiga agama besar, kembali memanggil umat Kristen untuk merayakan Paskah. Namun, gema doa dan nyala lilin tahun ini seolah tak kuasa menepis rasa getir yang menyelimuti prosesi keagamaa itu. Di balik dinding batu Gereja Makam Kudus, luka batin umat Kristen Palestina kian dalam, bukan karena perang yang jauh, melainkan kekerasan yang hadir nyaris tanpa jeda—di depan mata mereka sendiri.

Perayaan yang sejatinya penuh harapan dan pengampunan berubah menjadi ruang ketakutan. Aparat keamanan Israel membatasi akses masuk ke kota tua Yerusalem dengan penjagaan ketat, bahkan terhadap para rohaniwan. Mereka yang datang dari Tepi Barat tak hanya diperiksa berulang kali, tetapi juga diintimidasi. Tahun ini, hanya 4.000 dari sekitar 50.000 umat Kristen Palestina yang diberikan izin untuk merayakan Paskah di tempat suci itu. Bagi mereka, izin bukan jaminan keamanan.

Di jalanan sempit menuju gereja, biarawan Ortodoks diludahi oleh pemukim ekstremis Yahudi. Seorang rohaniwan Katolik dilempar batu saat berjalan menuju tempat ibadah. Gereja-gereja kecil di sekitar kota tua tak luput dari perusakan. Seolah mengenakan jubah iman di Yerusalem kini adalah tindakan yang menantang kekuasaan.

Kekerasan ini bukan hanya tindakan individu. Ia tumbuh subur dalam kebijakan negara yang permisif terhadap kebencian, bahkan memeliharanya. Pemerintah Israel di bawah kepemimpinan koalisi sayap kanan mempersempit ruang keagamaan bagi komunitas Kristen. Polisi yang berjaga justru menjadi saksi bisu, bahkan pelaku kekerasan, atas eskalasi intimidasi ini.

Padahal, Yerusalem bukan hanya kota orang Yahudi. Ia juga rumah bagi umat Kristen dan Muslim yang hidup berabad-abad di tanah itu. Namun, kehadiran umat Kristen Palestina kini dipersempit menjadi statistik yang bisa ditekan. Tak sedikit yang akhirnya memilih pergi, meninggalkan kota yang semakin tidak ramah bagi mereka.

“Tak mudah hidup di sini, tapi ini rumah kami,” ujar seorang ibu Kristen asal Betlehem yang harus melewati tiga pos pemeriksaan hanya untuk menyalakan lilin di gereja. Suaranya lirih, tapi matanya penuh nyala. Ia tahu, setiap langkah menuju Yerusalem adalah bentuk perlawanan.

Paskah adalah tentang kebangkitan. Tapi bagi umat Kristen Palestina, ia juga tentang bertahan. Bertahan dari kekerasan, diskriminasi, dan penghapusan yang berlangsung perlahan. Kota Suci kini bukan hanya panggung spiritual, tetapi juga arena diam-diam dari kekejaman yang dilegalkan. (IMR/D-2)

(Baca juga: 10 Kabupaten/Kota dengan Pemeluk Agama Kristen Terbanyak di Indonesia pada 2024)

Download aplikasi Dataloka.id di Android sekarang untuk akses informasi berbasis data yang akurat dan terpercaya.
Download aplikasinya di sini.
Atau gabung di WA Channel Dataloka.id untuk update data terbaru, di sini.

Source: Guardian/ Al Jazeera
Tags: IsraellarasPalestina

Related Posts

Manfaat Gaya Hidup Aktif dan Sehat, Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental
Berita

Manfaat Gaya Hidup Aktif dan Sehat, Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

3 May 2026
Mengenal Self-Love dalam Psikologi, Memahami Hubungan dengan Diri Sendiri
Berita

Mengenal Self-Love dalam Psikologi, Seni Memahami Diri Sendiri

2 May 2026
Prediksi Man United vs Liverpool 3 Mei 2026, Peluang Red Devils Kunci Tiket Liga Champions
Berita

Prediksi Man United vs Liverpool 3 Mei 2026, Peluang Red Devils Kunci Tiket Liga Champions

1 May 2026
Selat Malaka menjadi jalur dengan pangsa perdagangan maritim terbesar di dunia mencapai 21,6%, melampaui Selat Hormuz dan sejumlah rute strategis lainnya./(Sumber: Freepik/TravelScape)
Ekonomi

Pangsa Perdagangan di Selat Malaka Kalahkan Selat Hormuz, Begini Datanya

25 April 2026
Prediksi Man City vs Arsenal 19 April 2026, Momentum Tuan Rumah dan Ujian Konsistensi Arsenal
Berita

Prediksi Man City vs Arsenal 19 April 2026, Momentum Tuan Rumah dan Ujian Konsistensi Arsenal

18 April 2026
Lonjakan Penjualan Seller Usai Lebaran, Marketplace Lokal Toco.id Kian Dilirik
Berita

Lonjakan Penjualan Seller Usai Lebaran, Marketplace Lokal Toco.id Kian Dilirik

2 April 2026
Next Post
Perjuangan RA Kartini dan Relevansinya bagi Perempuan Indonesia Masa Kini

Perjuangan RA Kartini dan Relevansinya bagi Perempuan Indonesia Masa Kini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Usia Pengguna TikTok Didominasi Kelompok 25–34 Tahun per April 2026
Humaniora

Usia Pengguna TikTok Didominasi Kelompok 25–34 Tahun per April 2026

4 May 2026
Manfaat Gaya Hidup Aktif dan Sehat, Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental
Berita

Manfaat Gaya Hidup Aktif dan Sehat, Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

3 May 2026
Fenomena Langit Mei 2026: Dua Bulan Purnama hingga Hujan Meteor Eta Aquarid
Humaniora

Fenomena Langit Mei 2026: Dua Bulan Purnama hingga Hujan Meteor Eta Aquarid

3 May 2026
India Jadi Negara dengan Pengguna Instagram Terbanyak April 2026
Humaniora

India Jadi Negara dengan Pengguna Instagram Terbanyak April 2026

3 May 2026
Jelang Iduladha, Ini Negara Penghasil Daging Sapi Terbesar di Dunia 2025, Brasil Mendominasi
Ekonomi

Negara Penghasil Daging Sapi Terbesar di Dunia 2025, Brasil Mendominasi

2 May 2026
Mengenal Self-Love dalam Psikologi, Memahami Hubungan dengan Diri Sendiri
Berita

Mengenal Self-Love dalam Psikologi, Seni Memahami Diri Sendiri

2 May 2026

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • FinTech
  • Global
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Politik
  • Ruang Akademik
  • Sports
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Tim Kami
  • Iklan
  • Pedoman Pemberitaan
  • Karier

© 2025 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Ruang Akademik

© 2025 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.