Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Ruang Akademik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Ruang Akademik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Daya Beli Melemah, Potensi Ekonomi Kurban 2025 Turun

Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS) mencatat penurunan jumlah sahibulkurban (pekurban) dan nilai ekonomi kurban pada 2025. Kondisi ini dipicu oleh menurunnya tabungan rumah tangga dan gelombang PHK yang terjadi sejak 2024.

by Raka Maheswara
6 June 2025
in Ekonomi
Daya Beli Melemah, Potensi Ekonomi Kurban 2025 Turun

Potensi ekonomi kurban di Indonesia turun menjadi Rp27,1 triliun pada 2025 akibat melemahnya daya beli masyarakat. (Sumber: Unsplash/Fauzan)

Share on FacebookShare on Twitter

Momentum Iduladha yang kerap menjadi “panen raya” bagi peternak tahun ini diperkirakan tak semeriah sebelumnya. Potensi ekonomi kurban nasional menunjukkan tren penurunan, seiring merosotnya daya beli masyarakat di berbagai kelas penghasilan.

Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS) memproyeksikan jumlah rumah tangga yang berkurban pada 2025 hanya mencapai 1,92 juta. Angka ini turun 11,11% dibandingkan tahun lalu yang sebanyak 2,16 juta rumah tangga. Imbasnya, nilai potensi ekonomi kurban ikut melemah, dari Rp28,2 triliun pada 2024 menjadi Rp27,1 triliun tahun ini—turun 3,9%.

READ ALSO

Negara Penghasil Daging Sapi Terbesar di Dunia 2025, Brasil Mendominasi

Nilai Impor Alat Kesehatan Indonesia 2025 Didominasi China dan AS

“Ini menjadi penurunan pertama sejak pandemi Covid-19,” tulis IDEAS dalam laporannya.

Dampaknya juga terlihat pada kebutuhan hewan kurban. IDEAS memperkirakan sekitar 1,1 juta domba-kambing dan 503 ribu sapi-kerbau akan disembelih pada Iduladha 2025. Bila dihitung berdasarkan berat karkas, potensi daging kurban tahun ini mencapai sekitar 101,1 ribu ton—lebih rendah 13,74% dibandingkan 2024 yang diperkirakan mencapai 117,2 ribu ton.

IDEAS mengaitkan penurunan ini dengan kondisi ekonomi yang memburuk. Indeks Tabungan Mandiri Institute mengalami penurunan di seluruh kelompok penghasilan. Tabungan kelas bawah tercatat merosot pada Mei 2025. Selain itu, banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK) sepanjang 2024 hingga pertengahan 2025 ikut mempersempit ruang belanja masyarakat, termasuk untuk ibadah kurban.

Kondisi ini dikhawatirkan berdampak langsung pada peternak atau Rumah Tangga Usaha Peternakan (RTUP) yang biasanya menikmati lonjakan permintaan menjelang Iduladha. Jika permintaan tak kunjung pulih, mereka terpaksa menjual hewan dengan harga murah guna menutup biaya operasional dan menghindari kerugian lebih besar. (RK/D-1)

(Baca: Perkembangan Jumlah Pemudik 10 Tahun Terakhir (2016-2025))

Source: Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS)
Tags: HajiHewanIduladhaIslamKurbanMuslim

Related Posts

Jelang Iduladha, Ini Negara Penghasil Daging Sapi Terbesar di Dunia 2025, Brasil Mendominasi
Ekonomi

Negara Penghasil Daging Sapi Terbesar di Dunia 2025, Brasil Mendominasi

2 May 2026
Nilai Impor Alat Kesehatan Indonesia 2025 Didominasi China dan AS
Ekonomi

Nilai Impor Alat Kesehatan Indonesia 2025 Didominasi China dan AS

1 May 2026
Selat Malaka menjadi jalur dengan pangsa perdagangan maritim terbesar di dunia mencapai 21,6%, melampaui Selat Hormuz dan sejumlah rute strategis lainnya./(Sumber: Freepik/TravelScape)
Ekonomi

Pangsa Perdagangan di Selat Malaka Kalahkan Selat Hormuz, Begini Datanya

25 April 2026
Jumlah Alfamart dan Indomaret Terus Bertambah, Kopdes Merah Putih Siap Ramaikan Persaingan Ritel
Ekonomi

Jumlah Alfamart dan Indomaret Terus Bertambah, Kopdes Merah Putih Siap Ramaikan Persaingan Ritel

18 April 2026
Jumlah PHK di Indonesia Januari-Maret 2026 Capai 8.389 Orang, Jawa Barat Tertinggi
Ekonomi

Jumlah PHK di Indonesia Januari-Maret 2026 Capai 8.389 Orang, Jawa Barat Tertinggi

12 April 2026
E-Commerce Terpopuler di Indonesia Awal 2026 Pergeseran Strategi Pelaku Usaha Digital
Ekonomi

E-Commerce Terpopuler di Indonesia Awal 2026: Pergeseran Strategi Pelaku Usaha Digital

28 March 2026
Next Post
Daftar Situs Web Paling Banyak Dikunjungi di Indonesia per April 2025 Google Masih Unggul

Daftar Situs Web Paling Banyak Dikunjungi di Indonesia per April 2025: Google Masih Unggul

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Usia Pengguna TikTok Didominasi Kelompok 25–34 Tahun per April 2026
Humaniora

Usia Pengguna TikTok Didominasi Kelompok 25–34 Tahun per April 2026

4 May 2026
Manfaat Gaya Hidup Aktif dan Sehat, Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental
Berita

Manfaat Gaya Hidup Aktif dan Sehat, Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

3 May 2026
Fenomena Langit Mei 2026: Dua Bulan Purnama hingga Hujan Meteor Eta Aquarid
Humaniora

Fenomena Langit Mei 2026: Dua Bulan Purnama hingga Hujan Meteor Eta Aquarid

3 May 2026
India Jadi Negara dengan Pengguna Instagram Terbanyak April 2026
Humaniora

India Jadi Negara dengan Pengguna Instagram Terbanyak April 2026

3 May 2026
Jelang Iduladha, Ini Negara Penghasil Daging Sapi Terbesar di Dunia 2025, Brasil Mendominasi
Ekonomi

Negara Penghasil Daging Sapi Terbesar di Dunia 2025, Brasil Mendominasi

2 May 2026
Mengenal Self-Love dalam Psikologi, Memahami Hubungan dengan Diri Sendiri
Berita

Mengenal Self-Love dalam Psikologi, Seni Memahami Diri Sendiri

2 May 2026

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • FinTech
  • Global
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Politik
  • Ruang Akademik
  • Sports
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Tim Kami
  • Iklan
  • Pedoman Pemberitaan
  • Karier

© 2025 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Ruang Akademik

© 2025 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.