Arsenal tampil efektif untuk mengamankan keunggulan pada leg pertama semifinal Carabao Cup saat bertandang ke markas Chelsea. Tiga gol tim tamu dicetak oleh Ben White, Viktor Gyokeres, dan Martin Zubimendi. Sementara itu, Chelsea memberikan perlawanan sengit melalui dua gol Alejandro Garnacho.
Hasil ini membuat Arsenal berada di posisi menguntungkan menjelang leg kedua semifinal Carabao Cup yang akan digelar di Stadion Emirates, London, pada 4 Februari mendatang. The Gunners hanya membutuhkan hasil imbang untuk melangkah ke partai final, sementara Chelsea wajib meraih kemenangan dengan selisih minimal dua gol.
Sejak awal laga, Arsenal langsung mengambil inisiatif serangan. Upaya tersebut membuahkan hasil cepat pada menit ketujuh. Sepak pojok Declan Rice berhasil dimaksimalkan Ben White lewat sundulan akurat yang tak mampu diantisipasi kiper Chelsea. Arsenal unggul 1-0.
Chelsea merespons ketertinggalan dengan meningkatkan intensitas serangan. Peluang sempat didapat melalui tendangan Estevao, tetapi kiper Arsenal, Kepa Arrizabalaga, tampil sigap untuk menggagalkan kesempatan tersebut.
Memasuki babak kedua, Arsenal kembali menunjukkan efektivitas permainan mereka. Viktor Gyokeres menggandakan keunggulan pada menit ke-49 setelah memanfaatkan bola rebound di dalam kotak penalti. Skor berubah menjadi 2-0 untuk tim tamu.
Chelsea tak menyerah begitu saja. Pada menit ke-57, umpan silang Pedro Neto disambut tembakan Alejandro Garnacho yang memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Gol tersebut kembali menghidupkan asa tuan rumah.
Namun, Arsenal mampu meredam momentum Chelsea. Martin Zubimendi mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-71 lewat sepakan terarah yang membawa Arsenal unggul 3-1.
Chelsea kembali memangkas jarak lewat gol kedua Garnacho saat laga menyisakan tujuh menit waktu normal. Meski terus menekan hingga akhir pertandingan, upaya The Blues untuk menyamakan kedudukan tidak membuahkan hasil.
Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 3-2 untuk kemenangan Arsenal tetap bertahan, sekaligus menjadi modal berharga bagi tim asal London Utara tersebut jelang laga penentuan di Emirates Stadium. (RK/D-1)
(Baca: Klub dengan Gelar Juara Piala Liga Inggris Terbanyak pada 1961-2025)













