Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Humaniora

Lulusan Kampus Bergaji Tinggi, Apakah Kampusnya Juga Dilirik Perusahaan?

Median pendapatan tracer study ITB, UI, dan UGM tidak bergerak searah dengan Employer Reputation QS 2027. ITB memiliki median tertinggi, tetapi UI memimpin reputasi pemberi kerja.

by Raka Maheswara
4 October 2026
in Humaniora
Lulusan Kampus Bergaji Tinggi, Apakah Kampusnya Juga Dilirik Perusahaan

Median pendapatan tracer study ITB, UI, dan UGM tidak bergerak searah dengan Employer Reputation QS 2027. (Sumber: ITB)

Share on FacebookShare on Twitter

Dataloka.id — Kampus dengan lulusan berpendapatan lebih tinggi belum tentu memiliki skor reputasi pemberi kerja yang juga lebih tinggi.

Perbandingan Tracer Study 2025 Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan QS World University Rankings 2027 menunjukkan pola tersebut.

READ ALSO

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

Dalam laporan tracer study, median pendapatan lulusan ITB sekitar Rp8,3 juta per bulan. UI sekitar Rp7,5 juta dan UGM sekitar Rp6 juta.

Namun, urutan Employer Reputation berbeda. UI memiliki skor tertinggi sebesar 87,4, disusul UGM 81,8 dan ITB 76,2. Artinya, median pendapatan dan reputasi pemberi kerja tidak bergerak dalam urutan yang sama.

Gaji Lulusan dan Employer Reputation

Kampus QS WUR 2027 Academic Reputation Employer Reputation Selisih
Unpad 496 53,2 32,8 20,4
Unhas 851–900 23,8 18,5 5,3
UMY 1.201–1.400 13,4 7,0 6,4

Sumber: QS World University Rankings 2027. Selisih dihitung Dataloka.

ITB Punya Median Pendapatan Tertinggi

Tracer Study Sarjana ITB 2025 menampilkan median pendapatan sekitar Rp8,3 juta per bulan.

Di tingkat program studi, variasinya jauh lebih besar. Teknik Perminyakan memiliki median sekitar Rp13 juta, Teknik Telekomunikasi Rp12,5 juta, dan Teknik Kimia Rp12 juta dalam data yang dipublikasikan.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa angka universitas secara keseluruhan dapat menyembunyikan variasi antarprogram studi.

Di sisi lain, Employer Reputation ITB pada QS WUR 2027 sebesar 76,2. Angka tersebut tetap tinggi dalam konteks Indonesia, tetapi berada di bawah UI dan UGM.

Karena itu, median pendapatan yang lebih tinggi tidak otomatis menghasilkan skor reputasi pemberi kerja yang lebih tinggi.

UI Memimpin Employer Reputation

UI memperoleh skor Employer Reputation 87,4 pada QS WUR 2027, tertinggi di Indonesia. Dalam Tracer Study UI 2025, median pendapatan secara keseluruhan berada sekitar Rp7,5 juta per bulan.

Data per fakultas memperlihatkan variasi. Fakultas Kedokteran memiliki median Rp10 juta, sedangkan Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Fakultas Ilmu Komputer masing-masing Rp9 juta.

Response rate S1 UI dalam Tracer Study 2025 sebesar 53,4 persen, dengan 4.518 responden dari populasi 8.459 lulusan S1 yang menjadi sasaran survei. Dengan demikian, angka pendapatan merupakan hasil survei responden dan bukan data seluruh lulusan.

UGM: Employer Reputation Tinggi, Median Rp6 Juta

UGM memperoleh Employer Reputation 81,8 pada QS WUR 2027, tertinggi kedua di Indonesia setelah UI dalam data yang dibandingkan.

Tracer Study UGM 2025 menampilkan median pendapatan Sarjana dan Sarjana Terapan sekitar Rp6 juta per bulan. Laporan tersebut menyasar lulusan periode 2024. Sebanyak 42,98 persen responden pendapatan berada pada rentang Rp5 juta–Rp10 juta, 7,39 persen pada Rp10 juta–Rp20 juta, dan 1,92 persen di atas Rp20 juta.

Sebanyak 91,61 persen responden yang dianalisis memperoleh pekerjaan dalam waktu kurang dari enam bulan. Rata-rata masa tunggunya sekitar tiga bulan. Data tersebut memberi konteks hasil kerja lulusan yang berbeda dari ukuran reputasi QS.

Mengapa Urutannya Berbeda?

Median pendapatan tracer study dipengaruhi oleh komposisi responden, bidang pekerjaan, lokasi kerja, sektor industri, pengalaman kerja, serta program studi.

Employer Reputation QS mengukur hal berbeda. QS mengumpulkan persepsi pemberi kerja mengenai universitas yang menghasilkan lulusan berkualitas.

Karena itu, perusahaan dapat memiliki persepsi sangat kuat terhadap sebuah universitas meskipun median pendapatan responden tracer study kampus tersebut bukan yang tertinggi.

Sebaliknya, lulusan dari kampus lain dapat memiliki median pendapatan lebih tinggi karena banyak bekerja di sektor dengan upah tinggi, tanpa otomatis membuat skor Employer Reputation institusinya lebih tinggi.

Tidak Bisa Dibuat Ranking Gaji yang Sepenuhnya Setara

Perbandingan tiga kampus dalam tulisan ini perlu dibaca sebagai eksplorasi, bukan ranking gaji nasional. Metode tracer study tidak sepenuhnya seragam.

Periode pengumpulan data, populasi sasaran, response rate, definisi pendapatan, dan karakteristik responden dapat berbeda. Bahkan di dalam universitas yang sama, median antarprogram studi atau fakultas dapat berbeda besar.

Karena itu, selisih Rp8,3 juta, Rp7,5 juta, dan Rp6 juta tidak cukup untuk menyatakan satu kampus “lebih menjanjikan” secara keseluruhan. Data juga tidak dapat digunakan untuk menjamin pendapatan calon lulusan di masa depan.

Apa yang Bisa Dibaca Calon Mahasiswa?

Tracer study berguna untuk melihat kondisi aktual alumni yang menjadi responden. Employer Reputation berguna untuk melihat bagaimana universitas dikenal oleh komunitas pemberi kerja global. Keduanya dapat digunakan bersama, tetapi tidak digabungkan menjadi satu skor.

Calon mahasiswa yang ingin menilai prospek kerja sebaiknya memperhatikan data hingga tingkat program studi jika tersedia, termasuk masa tunggu kerja, bidang pekerjaan, kesesuaian pekerjaan dengan studi, dan distribusi pendapatan.

Hasil perbandingan UI, ITB, dan UGM menunjukkan satu hal: kampus dengan median pendapatan tertinggi tidak otomatis menjadi kampus dengan Employer Reputation tertinggi. (RK/D-1)

Baca: Kampus dengan Reputasi Akademik Tinggi, tetapi Reputasi Perusahaannya Lebih Rendah

Source: QS WUR/Website Resmi Kampus
Tags: AlumniGajiKampusKarierKerjaQSReputasiTracer

Related Posts

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026
Next Post
Jurusan Bisnis Mana yang Paling Dilirik Perusahaan Manajemen, Akuntansi, Ekonomi, atau Keuangan

Jurusan Bisnis Mana yang Paling Dilirik Perusahaan: Manajemen, Akuntansi, Ekonomi, atau Keuangan?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026

Berlangganan Data Premium GRATIS

    Dapatkan insight terkini dari dataloka.id, Berlangganan GRATIS.

    • Tentang Kami
    • Hubungi Kami
    • Tim Kami
    • Iklan
    • Pedoman Pemberitaan
    • Karier

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Berita
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sports
    • Humaniora
    • Hiburan
    • Infografik

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.