Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Humaniora

Prabowo Mau Sekolah Gratis, Simulasi Biaya Sekolah hingga Kuliah Tembus Rp156 Juta per Anak

Prabowo ingin pendidikan negeri dari SD hingga perguruan tinggi digratiskan. Data BPS menunjukkan, jika biaya rata-rata tiap jenjang disimulasikan selama masa studi normal, pengeluaran pendidikan dari SD hingga S1 setara Rp155,99 juta.

by Raka Maheswara
23 September 2026
in Humaniora
Prabowo Mau Sekolah Gratis, Simulasi Biaya Sekolah hingga Kuliah Tembus Rp156 Juta per Anak

Data BPS menunjukkan, jika biaya rata-rata tiap jenjang disimulasikan selama masa studi normal, pengeluaran pendidikan dari SD hingga S1 setara Rp155,99 juta. (Sumber: Magnific/jcomp)

Share on FacebookShare on Twitter

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keinginan agar biaya pendidikan di sekolah negeri hingga perguruan tinggi negeri digratiskan. Pernyataan itu disampaikan ketika menghadiri puncak peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta International Convention Center, Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Prabowo menyebut pendidikan negeri mulai dari SD, SMP, SMA, hingga universitas negeri harus gratis. Dia juga mengatakan akan menggelar rapat terbatas untuk membahas upaya mewujudkan kebijakan tersebut.

READ ALSO

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

Rencana tersebut masih dalam tahap pengkajian, khususnya untuk perguruan tinggi. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyatakan telah menghitung kebutuhan standar pembiayaan mahasiswa di seluruh perguruan tinggi negeri (PTN). Pemerintah juga memetakan kebutuhan masing-masing kampus dan jumlah mahasiswanya.

Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengatakan penerapannya dapat dilakukan sekaligus ataupun bertahap. Jika belum memungkinkan diterapkan secara penuh, pemerintah tengah mempertimbangkan tahapan pada 2027, 2028, hingga 2029.

Di tengah pembahasan tersebut, data Badan Pusat Statistik (BPS) memberikan gambaran mengenai besarnya pengeluaran yang selama ini dikeluarkan peserta didik untuk pendidikan. Nominalnya meningkat cukup tajam seiring dengan bertambahnya jenjang pendidikan.

Baca: BINUS, Telkom, atau UMY? Bandingkan Reputasi Perusahaan dan Biaya Kuliah 2026/2027

Biaya Kuliah Hampir Rp19 Juta per Tahun

Berdasarkan Statistik Penunjang Pendidikan 2024 yang dirilis BPS, rata-rata total biaya pendidikan peserta didik SD sederajat mencapai Rp4,56 juta selama tahun ajaran 2023/2024.

Biaya tersebut meningkat menjadi rata-rata Rp7,34 juta pada jenjang SMP sederajat dan Rp10,19 juta untuk SMA/SMK sederajat.

Pengeluaran terbesar terdapat pada jenjang pendidikan tinggi. Rata-rata biaya yang dikeluarkan mahasiswa mencapai Rp19,01 juta dalam satu tahun ajaran, hampir dua kali lipat biaya pendidikan di tingkat SMA/SMK.

Jika angka BPS tersebut digunakan untuk membuat simulasi sederhana berdasarkan masa pendidikan normal, biaya yang dibutuhkan sejak masuk SD hingga menyelesaikan pendidikan sarjana mencapai sekitar Rp155,99 juta.

Dengan asumsi enam tahun bersekolah di tingkat SD, rata-rata pengeluarannya setara Rp27,36 juta. Tiga tahun pendidikan SMP membutuhkan sekitar Rp22,02 juta, sedangkan tiga tahun SMA/SMK setara Rp30,57 juta.

Porsi terbesar berasal dari pendidikan tinggi. Dengan asumsi program sarjana ditempuh selama empat tahun, biaya rata-ratanya mencapai sekitar Rp76,04 juta.

Angka tersebut merupakan simulasi berdasarkan tingkat biaya pada tahun ajaran 2023/2024. Dengan demikian, Rp155,99 juta bukan nilai aktual yang dikeluarkan satu orang selama 16 tahun karena belum memperhitungkan perubahan biaya maupun inflasi dari tahun ke tahun.

Gratis Sekolah Belum Tentu Menghapus Seluruh Pengeluaran

Ada hal lain yang perlu diperhatikan. Definisi biaya pendidikan dalam survei BPS tidak hanya mencakup SPP atau uang kuliah tunggal (UKT).

Pengeluaran yang dihitung meliputi antara lain uang pendaftaran, SPP/UKT, komite sekolah, seragam dan perlengkapannya, buku, alat tulis, kegiatan sekolah, uang saku, hingga transportasi. Karena itu, keseluruhan biaya yang dicatat BPS tidak otomatis menjadi komponen yang akan ditanggung pemerintah apabila kebijakan pendidikan negeri gratis diterapkan.

Hal tersebut terlihat terutama pada pendidikan tinggi. Sekitar 35,13% pengeluaran mahasiswa merupakan uang saku. Sementara itu, SPP atau UKT mengambil porsi 33,47%, disusul biaya transportasi 18,25%.

Dengan rata-rata biaya Rp19,01 juta per tahun, komponen UKT memang menjadi salah satu beban terbesar mahasiswa, tetapi bukan satu-satunya pengeluaran selama menempuh pendidikan tinggi.

Karena itu, simulasi Rp155,99 juta lebih tepat dibaca sebagai gambaran besarnya pengeluaran pendidikan rumah tangga, bukan sebagai perkiraan anggaran yang harus disediakan pemerintah untuk menggratiskan pendidikan.

Besaran anggaran negara yang diperlukan akan bergantung pada definisi biaya yang ditanggung pemerintah, jumlah siswa dan mahasiswa negeri, kebutuhan masing-masing satuan pendidikan, serta skema penerapannya. Untuk jenjang perguruan tinggi, Kemdiktisaintek menyatakan penghitungan tersebut masih terus dimatangkan sebelum dilaporkan kepada Presiden.

Baca: Biaya Kuliah Kedokteran di Kampus Terbaik Indonesia 2026/2027, UKT hingga Rp25 Juta

Source: Badan Pusat Statistik (BPS)
Tags: BPSKuliahPendidikanPrabowoSDsekolahSMASMPuniversitas

Related Posts

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026
Next Post
Lebih Ketat Kedokteran atau Informatika Ini Perbandingan SNBT di UI

Lebih Ketat Kedokteran atau Informatika? Ini Perbandingan SNBT di UI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026

Berlangganan Data Premium GRATIS

    Dapatkan insight terkini dari dataloka.id, Berlangganan GRATIS.

    • Tentang Kami
    • Hubungi Kami
    • Tim Kami
    • Iklan
    • Pedoman Pemberitaan
    • Karier

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Berita
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sports
    • Humaniora
    • Hiburan
    • Infografik

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.