BYD memimpin penjualan mobil listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV) di Indonesia sepanjang Januari–Agustus 2026. Merek tersebut bahkan menguasai hampir sepertiga dari total kendaraan yang didistribusikan.
Berdasarkan data Gaikindo yang diolah Dataloka, penjualan mobil listrik secara wholesales mencapai 101.715 unit selama delapan bulan pertama 2026. Wholesales merupakan distribusi kendaraan dari pabrikan atau distributor kepada dealer, bukan penjualan langsung kepada konsumen.
BYD mencatatkan penjualan sebanyak 33.273 unit atau setara 32,71% dari total wholesales mobil listrik. Dengan kata lain, hampir satu dari setiap tiga mobil listrik yang didistribusikan di Indonesia berasal dari BYD.
BYD dan Jaecoo Kuasai Lebih dari Separuh Penjualan
Posisi kedua ditempati Jaecoo dengan penjualan sebanyak 23.359 unit atau 22,97%. BYD unggul 9.914 unit dibandingkan Jaecoo.
Jika digabungkan, penjualan BYD dan Jaecoo mencapai 56.632 unit. Kedua merek tersebut menguasai 55,68% penjualan mobil listrik nasional sepanjang Januari–Agustus 2026.
Geely menempati posisi ketiga dengan 12.176 unit atau 11,97%. Selanjutnya terdapat Wuling dengan 8.905 unit dan Aion sebanyak 5.034 unit.
Lima merek teratas secara keseluruhan membukukan penjualan sebanyak 82.747 unit. Jumlah tersebut setara 81,35% dari total wholesales mobil listrik nasional.
Persaingan ketat terlihat pada posisi keenam dan ketujuh. Morris Garage mencatatkan penjualan 3.009 unit, hanya unggul delapan unit dari Denza yang membukukan 3.001 unit.
VinFast menyusul dengan 2.876 unit, kemudian Chery sebanyak 2.607 unit dan XPeng 2.291 unit. Secara keseluruhan, 10 merek teratas menguasai 94,90% penjualan mobil listrik atau mencapai 96.531 unit.
Adapun seluruh merek di luar 10 besar hanya membukukan penjualan gabungan sebanyak 5.184 unit atau 5,10%. Hyundai menjadi merek di luar 10 besar dengan penjualan tertinggi, yakni 1.253 unit.
Data ini hanya mencakup kendaraan listrik berbasis baterai. Karena itu, angkanya tidak menggambarkan keseluruhan penjualan setiap merek yang juga memasarkan kendaraan bermesin konvensional, hybrid, maupun plug-in hybrid. (RK/D-1)
Daftar Merek Mobil Listrik Terlaris Januari–Agustus 2026
- BYD: 33.273 unit
- Jaecoo: 23.359 unit
- Geely: 12.176 unit
- Wuling: 8.905 unit
- Aion: 5.034 unit
- Morris Garage: 3.009 unit
- Denza: 3.001 unit
- VinFast: 2.876 unit
- Chery: 2.607 unit
- XPeng: 2.291 unit
- Hyundai: 1.253 unit
- Aletra: 546 unit
- iCaur: 500 unit
- Polytron: 456 unit
- Changan: 389 unit
- GWM: 341 unit
- Citroën: 335 unit
- DFSK: 329 unit
- MINI: 173 unit
- Maxus: 161 unit
- Neta: 116 unit
- Farizon: 113 unit
- Volkswagen: 106 unit
- Honda: 101 unit
- Toyota: 77 unit
- BMW: 47 unit
- Mercedes-Benz PC: 45 unit
- BAIC: 44 unit
- Lexus: 21 unit
- Volvo: 15 unit
- Volvo Cars: 13 unit
- Mazda: 2 unit
- Mitsubishi Fuso: 1 unit
Baca: Mobil Listrik Terlaris Januari-Mei 2026: BYD Kuasai Pasar, Jaecoo Tempel Ketat
</div>
<div class=”cf7-box-biru”>


Comment