Politik
Home » Blog » Jumlah Pasukan Perdamaian UNIFIL Maret 2026, Indonesia Paling Banyak

Jumlah Pasukan Perdamaian UNIFIL Maret 2026, Indonesia Paling Banyak

Jumlah Pasukan Perdamaian UNIFIL Maret 2026, Indonesia Paling Banyak
Berdasarkan data UNIFIL per 30 Maret 2026, total pasukan perdamaian yang bertugas mencapai 7.505 personel. (Sumber: Freepik)

Duka mendalam menyelimuti Indonesia. Satu pasukan perdamaian UNIFIL asal Indonesia, Praka Farizal Rhomadhon, dikonfirmasi meninggal dunia dalam serangan pada 29 Maret 2026. Sehari berselang, dua personel lain dilaporkan juga meninggal dunia pada 30 Maret 2026 meski kabar ini belum dikonfirmasi oleh pihak TNI.

Peristiwa tersebut kembali menyoroti peran dan kontribusi Indonesia dalam misi perdamaian dunia, khususnya di bawah naungan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Dalam konteks ini, keterlibatan Indonesia tercermin dari jumlah personel yang ditempatkan di wilayah misi tersebut.

Berdasarkan data UNIFIL per 30 Maret 2026, total pasukan perdamaian yang bertugas mencapai 7.505 personel. Dari jumlah tersebut, Indonesia menjadi negara dengan kontribusi terbesar, yakni sebanyak 755 personel. Jumlah ini sedikit lebih tinggi dibandingkan Italia yang menempatkan 754 personel.

Di bawah kedua negara tersebut, Spanyol tercatat mengirimkan 658 personel, disusul India sebanyak 642 personel dan Ghana dengan 624 personel. Prancis menempati posisi berikutnya dengan 605 personel, sementara Nepal mengirimkan 553 personel. Malaysia juga masuk dalam daftar dengan 515 personel, diikuti China sebanyak 471 personel dan Irlandia dengan 290 personel.

Kekuatan dan Kelemahan 10 Kampus Terbaik Indonesia di THE WUR 2027

Kontribusi dari sepuluh negara tersebut menunjukkan dominasi negara-negara tertentu dalam mendukung stabilitas kawasan Lebanon melalui UNIFIL. Di luar itu, sejumlah negara lain juga berpartisipasi dengan jumlah personel yang lebih kecil namun tetap signifikan dalam mendukung operasi perdamaian.

Misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon melalui UNIFIL telah berlangsung selama puluhan tahun dan menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas kawasan Timur Tengah. Namun, sejumlah negara mulai mempertimbangkan bahkan sudah menarik pasukannya dari misi ini. Salah satunya disebabkan risiko keamanan yang mulai meningkat di kawasan tersebut. (RK/D-1)

Daftar Lengkap Jumlah Pasukan Perdamaian UNIFIL per 30 Maret 2026

  1. Indonesia: 755 personel
  2. Italia: 754 personel
  3. Spanyol: 658 personel
  4. India: 642 personel
  5. Ghana: 624 personel
  6. Prancis: 605 personel
  7. Nepal: 553 personel
  8. Malaysia: 515 personel
  9. China: 471 personel
  10. Irlandia: 290 personel
  11. Kamboja: 181 personel
  12. Finlandia: 181 personel
  13. Jerman: 174 personel
  14. Serbia: 168 personel
  15. Korea Selatan: 162 personel
  16. Austria: 161 personel
  17. Polandia: 140 personel
  18. Bangladesh: 119 personel
  19. Sri Lanka: 117 personel
  20. Tanzania: 76 personel
  21. El Salvador: 35 personel
  22. Moldova: 33 personel
  23. Brunei: 21 personel
  24. Hungaria: 16 personel
  25. Brasil: 10 personel
  26. Malta: 6 personel
  27. Mongolia: 4 personel
  28. Makedonia Utara: 4 personel
  29. Kazakhstan: 3 personel
  30. Latvia: 3 personel
  31. Siprus: 2 personel
  32. Guatemala: 2 personel
  33. Kenya: 2 personel
  34. Sierra Leone: 2 personel
  35. Turki: 2 personel
  36. Britania Raya: 2 personel
  37. Zambia: 2 personel
  38. Armenia: 1 personel
  39. Kolombia: 1 personel
  40. Estonia: 1 personel
  41. Fiji: 1 personel
  42. Yunani: 1 personel
  43. Malawi: 1 personel
  44. Nigeria: 1 personel
  45. Peru: 1 personel
  46. Qatar: 1 personel
  47. Uruguay: 1 personel

(Baca: Peta Kekuatan Militer Timur Tengah 2025, Iran Terkuat, Konflik Regional Kian Memanas)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share

×
× Advertisement