Kebutuhan perusahaan terhadap pengolahan data mendorong munculnya lowongan data analyst di berbagai daerah. Berdasarkan data Jobstreet yang diakses pada 19 Oktober 2026, Jakarta Timur menawarkan rata-rata gaji tertinggi sebesar Rp10 juta per bulan.
Kabupaten Gianyar dan Karangasem menyusul dengan Rp9 juta per bulan. Sementara itu, Kampar dan Siak berada pada urutan berikutnya dengan rata-rata masing-masing Rp8,5 juta per bulan.
Angka Jobstreet berasal dari rentang gaji pekerjaan penuh waktu yang diungkapkan pemberi kerja dalam iklan lowongan. Data tersebut mencerminkan tawaran pada pasar perekrutan, bukan rata-rata penghasilan seluruh data analyst yang bekerja di Indonesia.
Daerah dengan Gaji Data Analyst Tertinggi
Di antara sepuluh daerah teratas, rata-rata tawaran gaji data analyst berada pada kisaran Rp7,4 juta hingga Rp10 juta per bulan. Selisih antara Jakarta Timur di posisi pertama dan tiga daerah pada bagian bawah daftar mencapai Rp2,6 juta per bulan.
| Peringkat | Daerah | Rata-rata gaji per bulan |
|---|---|---|
| 1 | Jakarta Timur | Rp10 juta |
| 2 | Kabupaten Gianyar | Rp9 juta |
| 3 | Karangasem | Rp9 juta |
| 4 | Kampar | Rp8,5 juta |
| 5 | Siak | Rp8,5 juta |
| 6 | Tangerang Selatan | Rp7,9 juta |
| 7 | Jakarta Barat | Rp7,5 juta |
| 8 | Cilegon | Rp7,4 juta |
| 9 | Kabupaten Pandeglang | Rp7,4 juta |
| 10 | Kabupaten Serang | Rp7,4 juta |
Daftar tersebut tidak hanya diisi pusat teknologi seperti Jakarta dan Tangerang Selatan. Sejumlah kabupaten di Bali, Riau, dan Banten juga masuk, yang menunjukkan permintaan tenaga pengolah data telah menjangkau beragam kegiatan usaha dan daerah.
Namun, kesamaan angka di beberapa wilayah tidak selalu berarti kondisi pasar kerjanya identik. Jobstreet tidak menampilkan jumlah iklan yang mendasari setiap rata-rata sehingga lowongan multilokasi atau sampel yang kecil dapat memengaruhi hasil.
Apa yang Memengaruhi Gaji Data Analyst?
Kemampuan teknis menjadi salah satu pembeda utama. Penguasaan SQL, Excel, Python, perangkat business intelligence, serta kemampuan membangun visualisasi dapat meningkatkan nilai kandidat di mata perusahaan.
Pengalaman dan konteks industri juga berperan. Data analyst di sektor keuangan, teknologi, telekomunikasi, atau perdagangan digital dapat menghadapi kompleksitas data dan kebutuhan bisnis yang berbeda dibandingkan posisi serupa di sektor lainnya.
Selain itu, istilah data analyst kerap digunakan untuk ruang lingkup pekerjaan yang beragam. Sebagian posisi berfokus pada pelaporan rutin, sedangkan lainnya menuntut pemodelan, otomatisasi, pemahaman produk, atau kemampuan berkomunikasi dengan manajemen.
Berapa Gaji Data Analyst di Indonesia pada 2026?
Dalam sepuluh daerah dengan tawaran tertinggi versi Jobstreet, rata-rata gaji data analyst berkisar Rp7,4 juta hingga Rp10 juta per bulan. Jakarta Timur berada di posisi teratas, disusul Kabupaten Gianyar dan Karangasem.
Angka tersebut dapat menjadi patokan awal untuk membandingkan lowongan dan menyusun ekspektasi gaji. Kandidat tetap perlu memeriksa uraian pekerjaan, tingkat senioritas, tunjangan, serta keterampilan yang diminta sebelum menilai sebuah tawaran.(NKR/D-1)
Baca : Gaji Lulusan Akuakultur vs Teknologi Hasil Perikanan Unair, Mana Lebih Tinggi?
Ikuti Channel WhatsApp Dataloka.id untuk mendapatkan informasi berbasis data, statistik terbaru, dan insight mengenai berbagai isu di Indonesia.
Bergabung di sini:
https://whatsapp.com/channel/0029VaplAbq1noz8ZsizkH2R



Comment