Dataloka.id – Universitas Gadjah Mada (UGM) memiliki lingkungan riset terkuat di antara perguruan tinggi Indonesia dalam Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2027. Skor Research Environment UGM mencapai 33,1, lebih tinggi daripada Universitas Sebelas Maret (UNS) sebesar 29,3.
Universitas Indonesia (UI) dan BINUS University sama-sama memperoleh 27,2. Karena skor keduanya identik, urutan dalam tabel tidak menunjukkan bahwa salah satu kampus lebih unggul pada pilar tersebut.
Research Environment mengukur ekosistem yang menopang kegiatan penelitian. THE menilainya melalui reputasi riset, pendapatan riset, dan produktivitas publikasi.
Kampus dengan Research Environment Tertinggi
Pilar lingkungan riset berbobot 29 persen dalam THE WUR 2027. Besarnya bobot itu membuat kekuatan ekosistem penelitian berpengaruh kuat terhadap posisi keseluruhan sebuah universitas.
| Peringkat | Perguruan tinggi | THE WUR 2027 | Skor |
|---|---|---|---|
| 1 | Universitas Gadjah Mada (UGM) | 801–1.000 | 33,1 |
| 2 | Universitas Sebelas Maret (UNS) | 1.001–1.200 | 29,3 |
| 3 | BINUS University | 1.401–1.600 | 27,2 |
| 3 | Universitas Indonesia (UI) | 651–700 | 27,2 |
| 5 | Institut Teknologi Bandung (ITB) | 1.401–1.600 | 23,2 |
| 6 | Universitas Diponegoro (Undip) | 1.401–1.600 | 22,0 |
| 7 | Universitas Brawijaya (UB) | 1.401–1.600 | 20,4 |
| 8 | Universitas Airlangga (Unair) | 1.201–1.400 | 18,6 |
| 9 | Telkom University | 1.601–1.800 | 16,9 |
| 10 | Universitas Andalas | 1.801–2.000 | 16,5 |
UGM unggul 3,8 poin atas UNS, sedangkan jarak UNS dengan UI dan BINUS mencapai 2,1 poin. Empat kampus teratas menjadi satu-satunya perguruan tinggi Indonesia dengan skor Research Environment di atas 25.
Posisi BINUS memperlihatkan bahwa perguruan tinggi swasta dapat bersaing dalam ekosistem riset. Skornya setara dengan UI serta berada di atas ITB, Undip, dan sejumlah perguruan tinggi negeri lainnya.
Lingkungan Riset Berbeda dari Kualitas Riset
Research Environment tidak sama dengan Research Quality. Lingkungan riset menilai kapasitas dan ekosistem yang menghasilkan penelitian, sedangkan kualitas riset melihat dampak sitasi, kekuatan, keunggulan, serta pengaruh hasil penelitian.
Perbedaan itu menjelaskan mengapa kampus yang unggul pada kualitas riset belum tentu menempati posisi serupa dalam lingkungan riset. Bagi calon mahasiswa pascasarjana, kedua pilar perlu dibaca bersama dengan informasi laboratorium, pendanaan, kelompok riset, dan produktivitas dosen pada bidang yang diminati.
Metodologi THE WUR 2027
THE WUR 2027 menggunakan 17 indikator yang dikelompokkan ke dalam Teaching (29,5 persen), Research Environment (29 persen), Research Quality (30 persen), International Outlook (7,5 persen), dan Industry (4 persen). Artikel ini mengolah 42 kampus Indonesia berstatus ranked, sedangkan perguruan tinggi berstatus reporter dikeluarkan karena tidak mempunyai skor pilar dan kelompok peringkat.
Skor diberikan pada tingkat institusi dan tidak langsung menggambarkan kondisi setiap program studi. THE juga menampilkan sebagian besar posisi dalam kelompok peringkat karena selisih skornya dinilai tidak cukup signifikan untuk menghasilkan nomor tunggal. (RK/D-1)
Baca: 10 Kampus Indonesia dengan Skor Industri Tertinggi THE WUR 2027, UI Teratas












