Dataloka.id — Reputasi kampus di mata perusahaan kerap menjadi salah satu pertimbangan calon mahasiswa. Namun, kampus dengan Employer Reputation tinggi tidak selalu memiliki tingkat persaingan SNBT yang sama.
Universitas Indonesia (UI) memiliki skor Employer Reputation tertinggi di antara delapan perguruan tinggi negeri yang dibandingkan. Pada saat yang sama, UI juga menghadapi persaingan agregat paling rapat berdasarkan daya tampung SNBT 2026 dan peminat 2025.
Universitas Brawijaya (UB) menawarkan pola berbeda. Skor Employer Reputation kampus ini berada di bawah UI, UGM, Unair, dan ITB, tetapi estimasi rasio kursinya menjadi yang terbesar dalam kelompok pembanding.
Reputasi Perusahaan dan Persaingan SNBT
Employer Reputation merupakan salah satu indikator QS World University Rankings. Indikator ini berasal dari survei pemberi kerja global mengenai perguruan tinggi yang dinilai menghasilkan lulusan berkualitas.
Untuk membaca tekanan masuk, Dataloka membandingkan total daya tampung SNBT 2026 dengan peminat 2025 pada setiap kampus. Angka tersebut merupakan estimasi tingkat kampus dan bukan peluang kelulusan resmi.
| PTN | Employer Reputation QS 2027 | Daya Tampung SNBT 2026 | Peminat 2025 | Peminat per Kursi | Estimasi Rasio Kursi |
|---|---|---|---|---|---|
| Universitas Indonesia | 87,4 | 3.122 | 111.206 | 35,6 | 2,81% |
| Universitas Gadjah Mada | 81,8 | 2.837 | 89.295 | 31,5 | 3,18% |
| Universitas Airlangga | 80,1 | 2.753 | 69.764 | 25,3 | 3,95% |
| Institut Teknologi Bandung | 76,2 | 1.528 | 32.451 | 21,2 | 4,71% |
| Universitas Brawijaya | 53,5 | 5.793 | 79.985 | 13,8 | 7,24% |
| IPB University | 52,4 | 2.457 | 64.035 | 26,1 | 3,84% |
| Universitas Padjadjaran | 48,2 | 3.168 | 84.390 | 26,6 | 3,75% |
| Universitas Diponegoro | 42,1 | 4.580 | 84.514 | 18,5 | 5,42% |
Catatan: Peminat menggunakan data 2025 yang disandingkan dengan daya tampung 2026. Program baru tanpa riwayat peminat dapat membuat rasio agregat tampak sedikit lebih besar.
UB Memiliki Estimasi Rasio Kursi Terbesar
UB menyediakan 5.793 kursi SNBT 2026 pada 85 program studi. Jumlah itu dibandingkan dengan 79.985 peminat 2025, sehingga menghasilkan estimasi rasio kursi 7,24 persen.
Secara agregat, satu kursi UB diperebutkan sekitar 13,8 peminat. Rasio tersebut menjadi yang paling besar di antara delapan kampus dengan skor Employer Reputation yang dibandingkan.
Posisi ini tidak berarti seluruh jurusan UB relatif mudah dimasuki. Kedokteran, Psikologi, Teknik Informatika, Ilmu Komunikasi, dan Manajemen tetap dapat memiliki persaingan jauh lebih rapat daripada rata-rata kampus.
Undip Berada di Posisi Kedua
Undip memiliki skor Employer Reputation 42,1 dan menyediakan 4.580 kursi SNBT 2026. Dengan 84.514 peminat pada tahun sebelumnya, estimasi rasio kursinya mencapai 5,42 persen.
Rasionya lebih besar daripada ITB yang berada di 4,71 persen. Meski skor reputasi perusahaan Undip lebih rendah, kapasitas SNBT-nya sekitar tiga kali lipat lebih besar daripada ITB.
Perbandingan ini memperlihatkan bahwa tekanan masuk tidak hanya ditentukan oleh nama kampus. Jumlah program, kapasitas per program, dan distribusi minat peserta ikut membentuk tingkat persaingan.
UI Paling Kuat di Mata Perusahaan, tetapi Persaingannya Rapat
UI memiliki skor Employer Reputation 87,4, tertinggi dalam kelompok pembanding. Kampus tersebut menyediakan 3.122 kursi dengan jumlah peminat 2025 mencapai 111.206 orang.
Estimasi rasio kursinya hanya 2,81 persen atau sekitar 35,6 peminat per kursi. Angka tersebut menjadi yang paling rapat dalam tabel.
UGM menunjukkan pola yang hampir sama. Dengan skor Employer Reputation 81,8, kampus ini memiliki estimasi rasio kursi 3,18 persen atau sekitar 31,5 peminat untuk setiap tempat.
Unair Lebih Terbuka daripada UI dan UGM
Unair memiliki skor Employer Reputation 80,1, hanya sedikit di bawah UGM. Namun, estimasi rasio kursinya lebih besar, yakni 3,95 persen.
Setiap kursi Unair rata-rata diperebutkan 25,3 peminat. Angka itu membuat persaingan agregat Unair relatif lebih longgar daripada UI, UGM, IPB, dan Unpad dalam kelompok ini.
ITB juga memberikan rasio yang lebih besar, sekitar 4,71 persen. Akan tetapi, penerimaan ITB dilakukan melalui program fakultas atau sekolah pada banyak pilihan, sehingga calon mahasiswa perlu memahami bentuk pilihan yang berbeda dari universitas lain.
Employer Reputation Bukan Data Penyerapan Kerja
Employer Reputation menggambarkan persepsi pemberi kerja terhadap lulusan suatu universitas. Indikator ini tidak sama dengan persentase lulusan bekerja, masa tunggu memperoleh pekerjaan, atau median gaji alumni.
Skor tersebut juga berada pada tingkat institusi. Program studi tertentu dapat memiliki jejaring industri, hasil tracer study, dan prospek karier yang berbeda dari skor universitas secara keseluruhan.
Calon mahasiswa sebaiknya membaca Employer Reputation bersama akreditasi prodi, kurikulum, kesempatan magang, tracer study, dan kebutuhan tenaga kerja. Rasio SNBT kemudian dapat digunakan untuk menyusun pilihan yang lebih realistis. (RK/D-1)
FAQ
PTN mana yang memiliki Employer Reputation tertinggi?
UI memiliki skor Employer Reputation tertinggi dalam kelompok ini, yakni 87,4 pada QS WUR 2027. UGM dan Unair berada di posisi berikutnya dengan skor 81,8 dan 80,1.
Kampus mana yang mempunyai rasio kursi SNBT terbesar?
UB memiliki estimasi rasio kursi terbesar, yakni 7,24 persen. Angka itu setara dengan sekitar 13,8 peminat untuk setiap kursi secara agregat.
Apakah Employer Reputation tinggi menjamin cepat bekerja?
Tidak. Indikator tersebut mengukur persepsi pemberi kerja dan bukan hasil penelusuran lulusan, sehingga tetap perlu dibaca bersama data employment rate, masa tunggu, dan pendapatan alumni.
Apakah estimasi rasio kursi merupakan peluang lolos?
Tidak. Rasio hanya membandingkan kapasitas dengan peminat tahun sebelumnya, sedangkan kelulusan dipengaruhi skor peserta, pilihan jurusan, dan distribusi pesaing.
Baca: Kampus Swasta yang Mengalahkan PTN dalam Reputasi Perusahaan di Jurusan Tertentu, Ada BINUS













