Dataloka.id — Agriculture & Forestry IPB University memiliki Employer Reputation 90,4 dalam QS World University Rankings by Subject 2026. Skor itu menjadi yang tertinggi dalam kompilasi bidang kampus Indonesia yang dapat diverifikasi Dataloka.
Mineral & Mining Engineering ITB berada di posisi berikutnya dengan 72,4. Communication & Media Studies UI mencapai 69,2, Economics & Econometrics UI 68,7, sedangkan Accounting & Finance UI sebesar 68,5.
Daftar ini bukan pemeringkatan resmi terpisah yang diterbitkan QS. Dataloka menyusun ulang skor Employer Reputation dari subject yang telah diverifikasi agar pembaca dapat melihat bidang dengan reputasi pemberi kerja paling tinggi.
10 Skor Employer Reputation Tertinggi yang Diverifikasi
| No. | Bidang | Kampus | Employer Reputation |
|---|---|---|---|
| 1 | Agriculture & Forestry | IPB | 90,4 |
| 2 | Mineral & Mining Engineering | ITB | 72,4 |
| 3 | Communication & Media Studies | UI | 69,2 |
| 4 | Economics & Econometrics | UI | 68,7 |
| 5 | Accounting & Finance | UI | 68,5 |
| 6 | Environmental Sciences | UI | 68,2 |
| 7 | Business & Management Studies | UI | 66,6 |
| 8 | Veterinary Science | IPB | 66,6 |
| 9 | Medicine | UI/Unair | 66,5 |
| 10 | Law & Legal Studies | UI | 65,7 |
Catatan: Urutan merupakan kompilasi Dataloka dari bidang QS 2026 yang skor Employer Reputation-nya dapat diverifikasi. Daftar tidak mengklaim mencakup seluruh subject apabila skor publiknya tidak tersedia secara konsisten.
Pertanian IPB Unggul Jauh
Agriculture & Forestry IPB menjadi satu-satunya bidang dalam daftar dengan skor di atas 90. Jaraknya mencapai 18 poin dari Mineral & Mining Engineering ITB yang berada di posisi kedua.
IPB juga berada di peringkat 48 dunia untuk Agriculture & Forestry. Kombinasi ranking global tinggi dan Employer Reputation 90,4 membuat bidang ini menonjol baik secara akademik maupun reputasi pemberi kerja.
Pertanian modern memiliki rantai nilai panjang, mulai dari budidaya dan benih hingga pangan, agribisnis, logistik, kehutanan, dan teknologi pertanian. Karena itu, pengenalan pemberi kerja dapat datang dari banyak jenis industri.
Mining ITB Berada di Posisi Kedua
Mineral & Mining Engineering ITB memiliki Employer Reputation 72,4 dan berada pada kelompok 51–100 dunia. Posisi itu menjadi salah satu performa terbaik Indonesia pada rumpun teknik dalam QS 2026.
Skornya lebih tinggi daripada bidang teknik lain yang telah dibandingkan, termasuk Chemical Engineering 64,2, Electrical & Electronic Engineering 61,8, dan Petroleum Engineering 50,4. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa sesama rumpun teknik pun memiliki reputasi pemberi kerja yang tidak sama.
UI Dominasi Bidang Sosial dan Bisnis
Enam posisi dalam 10 besar kompilasi ditempati bidang di UI. Communication & Media Studies menjadi yang tertinggi dengan 69,2, kemudian Economics & Econometrics 68,7, Accounting & Finance 68,5, Environmental Sciences 68,2, Business & Management 66,6, dan Law 65,7.
Dominasi itu tidak berarti UI menjadi kampus terbaik pada seluruh bidang yang tersedia di QS. Tabel hanya merangkum skor Employer Reputation tertinggi yang telah diverifikasi dalam kompilasi Dataloka.
Medicine juga memperlihatkan hasil menarik karena UI dan Unair sama-sama memiliki skor 66,5. Peringkat keseluruhan Medicine UI lebih tinggi, tetapi skor reputasi perusahaan keduanya setara.
Apa Arti Employer Reputation?
Employer Reputation berasal dari survei QS terhadap pemberi kerja. Responden diminta mengidentifikasi universitas yang mereka nilai menghasilkan lulusan kuat pada bidang yang relevan.
Skor tersebut tidak sama dengan persentase lulusan bekerja, jumlah perusahaan perekrut, atau median penghasilan. Karena itu, istilah “reputasi perusahaan tertinggi” perlu dibaca sebagai persepsi pemberi kerja dalam metodologi QS.
Apakah Bidang dengan Skor Tertinggi Pasti Prospeknya Terbaik?
Tidak. Skor tinggi memberi sinyal reputasi institusional yang kuat, tetapi peluang kerja aktual dipengaruhi jumlah lowongan, jenis industri, lokasi, regulasi profesi, kompetensi individu, dan kondisi ekonomi.
Calon mahasiswa sebaiknya memakai daftar ini sebagai pintu masuk untuk membandingkan bidang. Setelah itu, tracer study, biaya kuliah, kurikulum, dan jalur profesi tetap perlu diperiksa. (NKR/D-1)
Baca: Jurusan Kuliah Top 100 Dunia di Indonesia, Mana yang Paling Dilirik Perusahaan?













