DI Yogyakarta menjadi provinsi dengan rata-rata nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika tertinggi untuk jenjang SMA/SMK pada tahun ajaran 2025/2026. Berdasarkan dasbor resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, rata-ratanya mencapai 41,14.
Posisi berikutnya ditempati DKI Jakarta dengan nilai 38,79. Jawa Tengah berada di urutan ketiga sebesar 37,56, hanya sedikit lebih tinggi dibandingkan Bali yang memperoleh 37,52.
Di sisi lain, Nusa Tenggara Timur mencatat nilai terendah sebesar 31,82. Maluku Utara berada satu tingkat di atasnya dengan 32,94. Dengan demikian, jarak antara provinsi tertinggi dan terendah mencapai 9,32 poin.
Rata-rata Nasional TKA Matematika Hanya 36,10
Secara nasional, rata-rata nilai TKA Matematika SMA/SMK tercatat sebesar 36,097 atau dibulatkan menjadi 36,10. Angka tersebut berasal dari hasil 3.464.569 peserta pada 43.441 sekolah.
Hanya sembilan provinsi yang memiliki rata-rata di atas angka nasional. Kesembilan provinsi tersebut adalah DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Bali, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jawa Timur, Kepulauan Bangka Belitung, dan Kalimantan Selatan.
Riau dan Kalimantan Timur sama-sama mencatat 36,09 setelah dibulatkan dua angka desimal. Nilainya sangat dekat dengan rata-rata nasional, tetapi masih berada sedikit di bawah angka nasional yang belum dibulatkan.
Distribusi nasional juga memperlihatkan bahwa 44,71% peserta berada dalam kategori kurang untuk mata pelajaran Matematika. Selanjutnya, 33,90% peserta masuk kategori memadai, 19,21% kategori baik, dan 2,17% kategori istimewa.
Sebagai pembanding, rata-rata nasional Bahasa Indonesia mencapai 55,38, sedangkan Bahasa Inggris sebesar 24,93. Perbedaan itu tidak dapat langsung diartikan sebagai perbandingan tingkat kesulitan karena setiap mata pelajaran memiliki cakupan kompetensi dan karakter soal yang berbeda.
Gambaran Nasional Hasil TKA SMA/SMK 2025/2026
| Indikator | Bahasa Indonesia | Matematika | Bahasa Inggris |
|---|---|---|---|
| Jumlah sekolah | 43.454 | 43.441 | 43.424 |
| Jumlah peserta | 3.466.018 | 3.464.569 | 3.462.201 |
| Nilai rata-rata | 55,38 | 36,10 | 24,93 |
| Kategori istimewa | 39,92% | 2,17% | 13,20% |
| Kategori baik | 41,55% | 19,21% | 13,45% |
| Kategori memadai | 14,98% | 33,90% | 39,55% |
| Kategori kurang | 3,56% | 44,71% | 33,81% |
TKA Tidak Menentukan Kelulusan
TKA merupakan asesmen standar nasional untuk mengukur capaian akademik murid pada mata pelajaran tertentu. Tes ini bersifat tidak wajib, tidak dipungut biaya, dan tidak menentukan kelulusan siswa dari satuan pendidikan.
Untuk siswa SMA/MA/SMK, hasil TKA dapat digunakan sebagai validator nilai rapor dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Hasilnya juga dapat menjadi bahan pertimbangan jalur mandiri di perguruan tinggi negeri atau seleksi perguruan tinggi swasta, bergantung pada kebijakan masing-masing kampus.
Karena itu, peringkat provinsi dalam artikel ini sebaiknya dibaca sebagai potret agregat peserta TKA, bukan ukuran tunggal mutu pendidikan suatu daerah. Perbedaan tingkat partisipasi, komposisi peserta, dan kondisi sekolah juga perlu diperhatikan sebelum menarik kesimpulan yang lebih luas. (RK/D-1)
FAQ
Provinsi mana yang memiliki nilai TKA Matematika tertinggi?
DI Yogyakarta, dengan rata-rata nilai 41,14 pada jenjang SMA/SMK tahun ajaran 2025/2026.
Berapa rata-rata nasional nilai TKA Matematika?
Rata-rata nasionalnya sebesar 36,097 atau 36,10 setelah dibulatkan dua angka desimal.
Apakah TKA menentukan kelulusan siswa?
Tidak. Kelulusan tetap ditentukan oleh satuan pendidikan masing-masing.
Catatan metodologi: Data provinsi diurutkan berdasarkan rata-rata nilai Matematika pada filter SMA/SMK di dasbor Hasil TKA 2025/2026. Data diakses pada 25 September 2026. Urutan menggunakan angka yang ditampilkan hingga dua desimal; angka asli pada dasbor dapat memiliki lebih banyak digit.













